Daya Tarik Kampung Unik

Siapa bilang wisata kota Palembang itu cuma Ampera dan Sungai Musi? Sebagai maskot kota Palembang, tentunya dua tempat itu emang sangat dikenal. Namun nyatanya wisata di Palembang dan Sumatera Selatan ini nggak sebates Ampera dan Sungai Musi saja lho, ada beberapa kampung unik yang kini jadi pilihan destinasi wisata yang lagi hits. Apa aja ya? (yal/edp)

Kampung Al-Munawar Palembang
Kampung unik yang berlokasi di 13 Ulu ini tengah gencar dikembangkan oleh pemerintah sebagai destinasi wisata religi baru di Palembang. Menariknya penghuni di kawasan ini semuanya masyarakat keturunan Arab. Berasa nggak lagi di Indonesia deh kalau dateng kesini karena kalian bakal bertemu dengan wajah-wajah khas orang Arab.

Memasuki area kampung, kamu bakal disuguhkan deretan rumah-rumah tua berusia hingga 300 tahun yang masih kokoh berdiri. Bentuk rumahnya pun beragam, ada yang berbentuk rumah panggung, ada yang menyerupai rumah limas, rumah adat Sumatera Selatan, ada juga rumah yang kental dengan sentuhan Timur Tengah dan Eropa.

“Beberapa rumah disini sudah berselang ratusan tahun sejak dibangun, ada rahasianya yaitu kayu yang dipakai adalah kayu Ulin dan batu marmer yang didatangkan langsung dari Eropa,” cerita Pak Muhammad, selaku Ketua RT di Kampung Al-Munawar.

Baca Juga :  Nyaris Terjun dari Ampera

Eits, jangan lupa abadikan momen kalian di Kampung Arab ini, banyak spot foto yang bagus untuk dijepret. Tapi nih ya ada peraturan yang mengatakan nggak memperkenankan pengunjung untuk foto berdua. Sebab, itu dilakukan agar menjaga suasana religiusnya.

Kampung Warna Warni Lubuk Linggau
Selain di Kampung Al-Munawar, masih ada satu lagi nih kampung unik nan cantik, yaitu Kampung Warna-Warni. Terletak di Kota Lubuk Linggau dengan dua kelurahan diantaranya Kelurahan Linggau Ulu dan Kelurahan Ulak Surung.

Warna-warni dinding dan atap rumah di tempat ini merupakan pesona tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Dengan warna terang layaknya pelangi membuat kampung ini tampak begitu artistik.

Nggak hanya dinding rumah dan jembatan yang dicat warna-warni, di lorong tertentu dihias dengan payung berwarna dan di setiap dindingnya terdapat lukisan aksen 3 dimensi (3D) yang kece. Perpaduan warna dan gambar grafiti menjadi daya tarik tersendiri lho.

Katanya nih, dulu kampung ini dianggap kawasan kumuh. Namun sejak dijadikan kampung warna – warni oleh pemerintah, kampung ini menjadi kampung ceria dengan cat warna yang mencolok. Ternyata oh ternyata, pemerintah setempat terinspirasi dari kampung warna yang ada di Malang, lho.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Rata-rata Tak Terselamatkan

Menjelma menjadi kampung indah, bersih dan sehat, bahkan membawa kesan positif yang cukup drastis dimana sekarang dapat menjadikannya icon wisata dengan masyarakatnya yang ramah siap menyambut kedatangan kalian yang ingin berkunjung. Selain itu banyak warga yang terbantu dan dapat meningkatkan perkenomiannya. Keren kan!

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!