Deadlock, Ancam Segel PTC Mall

DEMO: Warga yang berdemo membakar ban di pintu masuk PTC Mall, Rabu (12/9). Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Diduga sudah melanggar UU Lingkungan Hidup karena tidak memiliki izin mengenai Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) serta tidak membayar gaji karyawan,Rabu (12/9) puluhan orang yang tergabung dalam Komite Aksi Kedaulatan Kota Palembang (KAKKP) mendemo PT Pandawalima Halim Bersama di Palembang Trade Center (PTC) Mall.

Dalam melakukan aksinya, massa dengan membawa berbagai spanduk sempat melakukan aksi teatrikal dan membakar ban bekas sebagai bentuk aksi perlawanan terhadap perusahaan yang dianggap semena-mena oleh para pendemo tadi.

“ Dari hasil mediasi kita dengan pihak manajemen PT Pandawalima Halim Bersama, tidak ada itikat baik dari pihak perusahaan. Bahkan mengingkari kesepakatan yang kita buat bersama antara massa, general manager dan Disnaker Kota Palembang. Dimana manajemen tetap tidak mau membayar gaji karyawan,” ungkap Koordinator Aksi, Andreas OP ditemui usai mediasi, Rabu (12/9).

Bahkan selain gaji karyawan yang tidak dibayarkan, dikatakannya, ternyata PT Pandawalima Halim Bersaudara tidak bisa menunjukkan Izin Amdal dan izin lingkungan lainnya.

“ Kita akan teruskan. Bahkan akan membuat laporan ke polisi dan Pol PP Kota Palembang untuk memproses penyegelan PTC Mall sekaligu smenyetop izin operasional PTC Mall selama ada indikasi pelanggaran lingkungan,” bebernya. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (13/9). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!