Deputi 1 Gerakkan Pemuda Sukseskan Asian Games 2018

PANPEL: Deputi 1 Kemenpora salami pegawai Kemenpora usai serah terima jabatan di PP PON Cibubur.Foto: Kumaidi/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora tak mau ketinggalan sukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018. Mereka turun ke daerah melakukan sosialisasi kepada pemuda Indonesia terkait program Asian Games dan Asian Para Games. Program itu khususnya adalah menyangkut perekrutan volunteer dan pemberdayaan ekonomi kreatif pemuda.

“Bagaimana kami sosialisasikan Asian Games melalui kegiatan kita. Volunteer kita kelola lalu kita serahkan ke INASGOC (Panpel Asian Games) dan INAPGOC (Panpel Asian Para Games). Mereka yang lebih tahu kebutuhannya. Kita bantu sosialisasi. Kemudian untuk kewirausahaan, bagaimana pemuda berperan dalam Asian Games,” ungkap Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah usai serah terima jabatan di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON), Cibubur, Jakarta Timur, Senin (9/4).

Faisal menjelaskan, tugas pokok Deputi 1 adalah membantu pelaksanaan. Kawasan geraknya di luar pertandingan. Misalnya mengurusi terkait expo. “Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik. Baik itu berkaitan dengan venue maupun non venue. Terkait wira usaha muda, karna kita coba komunikasikan. Mereka bisa mengisi booth-booth dan acara pendukung Asian Games,” lanjut pria bertitel profesor ini.

Dikatakan Faisal, serah terima jabatan Deputi 1 dilakukan di PP PON dengan tujuan mengangkat kembali marwah PP PON. Dulu PP PON adalah ikon pemuda. PP PON ini sempat puluhan tahun sebagai kawah candradimuka penggemblengan kepemimpinan tunas muda harapan bangsa.

Baca Juga :  Venuas Asian Games Tinggal Finishing

“Harapannya dari mutasi ini bagaimana kita peroleh komposisi kepegawaian sesuai kemampuan masing-masing. Sesuai kompetensi mereka. Jadi mutasi ini tak hanya perpindahan tugas tapi harus juga menghayati pekerjaan dan meningkatkan kompetensi,” tukasnya.

Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh yang hadir di acara serah terima jabatan menjelaskan, dalam mengembangkan potensi pemuda, pihaknya menempatkan pemuda sebagai subjek bukan obyek. Karena itu, berbagai kegiatan dilakukan. Salah satunya adalah melakukan kegiatan bersama dengan tujuan membangun kebersamaan. Belum lama ini, pihaknya menyatukan Anshor dengan Pemuda Muhammadiyah di Candi Prambanan Jogjakarta.

“Pada 2-5 Mei kita akan lakukan pertemuan pemuda se-ASEAN. Untuk Asian Games, kami
mendorong kewirausahaan muda berbasis olahraga. Sesuai komitmen Kemenpora bahwa
Asian Games harus sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi. Yang
tidak kalah penting adalah sukses ekonomi. Salahsatunya ekonomi kreatif,” ucap Niam.(kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!