Deteksi USG Kelainan, Tetap Kuat Melahirkan

TANPA TEMPURUNG: Bayi yang lahir tanpa tempurung kepala ini saat dalamperawatan di inkubator RSUD Sekayu. Foto: Yudi/Sumatera Ekspres

SEKAYU – Seorang bayi lahir tanpa tempurung kepala ( Anencephaly), dengan berat 2,3 kg di ruang kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Rabu (28/2), sekitar pukul 10.30 WIB. Sang bayi adalah anak ketiga pasangan Robinso (37), dan Paina Lasanti (30), warga Desa Muara Teladan, Kecamatan
Sekayu.

Sang bayi pun harus mendapatkan perawatan intesif pakai alat inkubator di ruang NICU. Pasalnya kondisinya cukup memprihatinkan sekarang ini. “ Kita sudah tahu kondisi sang bayi mengalami kelainan sejak dalam kandungan,” kata Robinson, sang bapak.

Ini diketahui ketika sang istri melakukan control kehamilan pakai USG (Ultrasonography,red) dokter kandungan RSUD Sekayu . “ Kami tetap bersabar dan kuat melahirkan sang bayi ini,” sedihnya pria yang berprofesi buruh bangunan itu.

Ditanya ada firasat? Robinso dan istri tak memiliki firasat apapun mengenai kelainan anaknya itu. Sementara kedua anak sebelumnya tumbuh normal.

“ Kita tetap sabar dan kuat melihat kondisi anaknya ini,” ungkapnya. (yud)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (2/3). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!