Diancam Gugatan, Penertiban Baliho Batal

Jauhar Fahri. foto: dok sumeks.co.id

PRABUMULIH – Rencana Pemkot Prabumulih untuk melakukan penertiban baliho dan reklame tak berizin nyatanya tak semudah membalikkan telapak tangan.

Meskipun penertiban dilakukan untuk menciptakan keindahan kota dan meningkatkan PAD, masih saja ada pihak yang keberatan, sampai rencana gugatan pemilik tiang pancang
baliho reklame atas surat peringatan Wako Prabumulih tersebut.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Prabumulih, Jauhar Fahri, Selasa
(13/2) menegaskan beberapa point penting.

“Memang benar wali kota Prabumulih telah melayangkan tiga kali surat peringatan untuk membongkar tiang pancang reklame sepanjang Jalan Sudirman Prabumulih,” kata Jauhar.

Surat peringatan tersebut, kata dia, sepenuhnya telah mengacu aturan yang berlaku meliputi Perda No 28/2003 tentang Ketenteraman dan Ketertiban, Perda nomor 2/2011 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Perda nomor 2/2014 tentang Retribusi IMB. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!