Diduga Aborsi, Polisi Akan Tes DNA Mayat Bayi di Pesawat Etihad

Ilustrasi (Pixabay.com)

Penyidik dari Polda Metro Jaya akan melakukan tes DNA terhadap Hani Binti Kahid Uta, 37, dan mayat bayi yang ditemukan dalam tong sampah di Pesawar Etihad. Hal ini untuk mengetahui apakah mayat bayi malang itu diaborsi atau tidak. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengaku pihaknya akan melakukan tes guna membuktikan apakah bayi yang dikandung warga Cianjur, Jawa Barat tersebut.

“Nanti dengan ibu dan anaknya kita lakukan pemeriksaan apakah bayi itu sudah meninggal duluan di dalam kandungan atau ibu itu meminum obat hingga dia bisa keguguran masih pendalaman. Sedang kita cek, kita perlu ahli,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Hingga kini, penyidik belum bisa memastikan apakah bayi itu hasil hubungan gelap atau tidak. Sehingga akhirnya diduga diaborsikan sendiri diatas pesawat. Saat ini, Hani bersangkutan belum bisa dimintai keterangan karena masih belum fit seutuhnya dan masih dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. “Jenazah itu sudah kita ambil untuk tes DNA juga nanti 30 hari ke depan kita dapatkan hasil,” ujarnya.(ipy/JPC)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!