Dipecat PSMS, Yoyok Angkat Bicara

MEDAN – Sempat memilih enggan bicara banyak, asisten pelatih PSMS Medan, Muhammad Yusuf Prasetyo, akhirnya buka suara terkait pemecatan dirinya.Hanya saja, pria yang akrab disapa Yoyok ini memilih menggunakan media sosial untuk mengekspresikan perasaannya.

Lewat akunnya di Instagram, Sabtu (9/6), Yoyok mengaku mendengar info pemecatan dirinya via berita online adalah hal yang tidak gentlemen. Terlebih dilakukan oleh manajemen tim yang kontestan Liga 1, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Lalu dia mengisahkan bagaimana sejatinya pemecatan bukan kali pertama dialaminya, namun sebelumnya caranya lebih manusiawi.

“Klub terakhir saya bekerja di China langsung memecat saya di depan staff pelatih lainnya setelah saya melakukan evaluasi hasil kinerja saya selama setengah musim kompetisi.

“Itu hal yg lebih menyenangkan bagi saya pribadi. Karena saya sangat paham bahwa di dunia profesional tidak ada proyek jangka panjang, anda harus menang jika tidak ingin mengalami masalah,” ungkapnya.

Baca: PSMS Datangkan Dua Pemain Asing dari Argentina dan Brasil

Yang membuatnya kecewa tentu karena faktanya Pelatih Kepala PSMS, Djadjang Nurdjaman pun tidak diberi tahu lebih dulu soal pemecatan dirinya dan pelatih fisik, Suwanda.

CEO PSMS, Dody Taher malah lebih dulu mengungkap ke media, Jumat (8/6/2018) malam saat media gathering dan buka puasa bersama.

“Tapi ini suatu hal yang cukup membuat saya tidak mengerti dan bertanya2, apa yang terjadi pada anak muda yg baru lahir kmrin sore di sepakbola, sedangkan pelatih kepala pun tidak tahu mengenai hal ini,” lanjutnya.

“Meskipun pada akhirnya bagi saya ini salah satu hal yang akan membuat saya lebih kuat dimasa depan karena terjadi di awal2 karir saya. Semoga hal yang demikian ini tidak terjadi dengan tim lainnya,” tulisnya.

Yang paling miris harus diterima Yoyok adalah hingga saat ini, belum ada pihak manajemen pun meneleponnya. “Karena sudah 17 jam kurang lebih sejak berita ini keluar, sampai detik ini tidak ada satupun manajemen yang mengkonfirmasi kepada saya mengenai berita ini,” tegasnya.

Tak lupa dia menyampaikan salam perpisahan untuk suporter Ayam Kinantan.

“Untuk fans fanatik PSMS Medan dimanapun berada, kalian satu-satunya harga diri yang masih dimiliki sepakbola Medan dan patut disegani oleh siapapun, suatu hal yang sangat mengesankan dalam karir saya bisa melihat kegilaan kalian terhadap klub ini. Sampai jumpa di lain waktu. Tetap berkarya dan sukses selalu,” tutupnya. (nin)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!