Dirikan Komunitas, Bina Petani

Komunitas petani yang didirikan PT Pinago Utama. foto: istimewa

KOMUNITAS tidak hanya berhubungan dengan hobi. Seperti otomotif, olahraga, dan lainnya. Contohnya PT Pinago Utama (Group) membentuk komunitas petani di Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Muba.

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam komunitas ini juga rutin diberi pelatihan pengelolaan kebun kelapa sawit dan teknik budi daya tanaman karet secara berkelanjutan.

Manager PTSNS (Group PT Pinago) Mirhas Djafaar, mengatakan pembentukan komunitas petani merupakan salah-satu dari tiga pilar penting (Triple Bottom Lines) yang menjadi komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis berkelanjutan. Yakni people, planet dan profit (3P).

“Pembentukan komunitas sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar (CSR),” kata Mirhas.

Anggotakomunitas petani ini, merupakan Gapoktan (Gabungan kelompok tani) KUD Sriwijaya dan UPPB yang berlokasi di Kecamatan Plakat Tinggi, Muba. “Para anggota komunitas, juga diberikan pelatihan pemberian pupuk organik Improbio TM dan bibit unggul tanaman karet,” imbuhnya.

Komunitas ini juga bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan sangat penting untuk menunjang keberlangsungan perekonomian secara berkelanjutan.

“Karena ini juga masuk dalam program pemberdayaan ekonomi dan pengembangan masyarakat,” pungkasnya.

Burhanuddin Lubis, SM Estate Departemen, menambahkan pengetahuan teknik budidaya kelapa sawit merupakan hal yang sangat mendasar guna meningkatkan produktivitastanaman kelapa sawit milik petani.

“Sehingga penerapan pengetahuan yang dimiliki petani, mendapatkan hasil yang maksimal,” tandasnya seraya menyebut begitu juga untuk tanaman karet. (chy/air)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!