Divonis 8 Tahun Bui

133
PENJARA: Gatot Brajamusti dijatuhi 8 tahun penjara. Foto:JPG

Mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti divonis delapan tahun penjara dan denda Rp1 Miliar oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, NTB, Kamis (20/4).
Terdakwa kasus narkoba tersebut dinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana dalam dakwaan primer, melainkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana karena telah memiliki dan menguasai narkotika golongan sabu, bukan tanaman.
“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa, penjara selama delapan tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar. Jika denda tidak dibayar akan diganti kurungan tiga bulan,” kata Yapi, ketua majelis hakim saat membacakan putusan.
Gatot yang mengenakan peci putih, kemeja batik dan kain sarung, tersebut melalui kuasa hukumnya, Irfan Suryadiata menyatakan pikir-pikir.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Gatot dengan pidana kurungan penjara selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar. Ditemui usai sidang pengacara, Irfan Suryadiata menilai putusan ini masih berat.
“Dari fakta-fakta persidangan, barang bukti dan seterusnya, angka delapan tahun itu menurut pandangan kita itu masih sangat berat bagi terdakwa,” katanya.
Sementara itu, istri Gatot, Dewi Aminah, dijatuhi hukuman 18 bulan kurungan penjara oleh PN Mataram, NTB, Kamis (20/4). “Menerima,” kata Dewi usai berkonsultasi dengan penasihat hukumnya. (jpnn/jpg)

Diskusi & Komentar

More News!