Diwarnai Suasana Tegang

TEGANG: Atalarik dan Tsania Marwa begitu tegang saat mengikuti sidang perceraian di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Selasa (18/4). Foto: JPG

SIDANG perceraian artis Atalarik Syah dan Tsania Marwa kembali berlanjut di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Selasa (18/4). Kali ini keduanya hadir untuk membahas kasus perceraian mereka.
Sebelum sidang dimulai Atalarik memilih berdiam diri di mobil sembari menunggu panggilan sidang. Begitu sidang dimulai, Atalarik dikawal 14 bodyguard berseragam safari warna hitam menuju ke ruang sidang.
Dia tak mengucap sepatah kata pun ketika berjalan menyusul Tsania Marwa ke ruang sidang. Wajah gantengnya begitu datar tak menampakkan ekspresi apapun, bersembunyi di balik bodyguard yang mengawalnya.
Berbeda dengan Tsania Marwa yang datang lebih dulu dan tampak begitu santai. Sambil mengenakan kacamata hitam, ia mampu memberikan senyum pada awak media. “Nanti aja yah (wawancaranya). Ini mediasi dulu,” kata Tsania Marwa sembari keluar dari ruang sidang 1 menuju ruang mediasi.
Dalam proses persidangan tersebut terdapat momen rahasia diantara mereka. Di mana para pengacara diminta meninggalkan ruangan. Dalam sidang tersebut, Atalarik dan Tsania memutuskan hanya membicarakan masalah mereka di depan majelis hakim selaku mediator.
Terlepas dari rahasia yang mereka sampaikan di depan hakim, ketegangan memang nampak jelas saat keduanya duduk berjajar di depan hakim dan mengikuti jalannya sidang. Memang hanya orang-orang dekat saja yang mendapat izin untuk mengikuti sidang di dalam ruangan.
Dalam perceraian tersebut, keduanya berlangsung alot. Curhatan Tsania di Instagram, aksi datang ke rumah Arik dengan polisi, dan lain-lain membuat kasus mereka semakin disorot publik.
Hamdan selaku kuasa hukum Tsania Marwa mengklarifikasi beberapa berita yang dianggap keliru. “Pertama, terkesan klien kami kabur dari rumah tapi ini tidak benar. Justru Atalarik menelepon ke mertuanya untuk menitipkan istri dan anak-anaknya,” ujar Hamdan.
Kedua, menurut Hamdan, adalah kesepakatan barang-barang yang harus dikembalikan. “Klien kami punya list kesepakatan barang-barang yang harus dikembalikan. Tapi sampai saat ini belum terpenuhi. Ada setengah kurang lebih barang-barangnya belum dikembalikan,” ujarnya.
Selain itu, adanya pernyataan Tsania Marwa meninggalkan anak-anaknya bersama Atalarik. “Ketiga, pada saat anak-anak dibawa oleh Atalarik, itu direncanakan terlebih dahulu,” tutur Hamdan.
Kemudian, keduanya sempat cek cok sehingga Tsania turun dari mobil. “Klien saya ikut di mobil, mereka cekcok karena tidak ada kesepakatan. Lalu Tsania diturunkan di jalan di depan anak-anak mereka. Itu tragis,” jelas Hamdan. (jpg/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!