Dor… DPO ini Akhirnya Dihadiahi Timah Panas

Tersangka Hendra. foto: dian cahyani sumeks.co.id

PALEMBANG – Setelah menangkap tiga pelaku kasus pencurian dengan pemberatan, dengan cara bobol ruko Mega Fashion milik korbannya, Mofrijal (38) di Jl Ki Merogan, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, bulan lalu.

Jumat (11/8) sore sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Opsnal Pidum Satreskrim Polresta Palembang, berhasil mengamankan satu orang DPO (daftar pencarian orang) yang juga terlibat.

Dia adalah Rendra Rosmita alias Hendra (32), warga Jl Robani Kadir, Perum Bukit Hujau I, Kelurahan Jasa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Banyuasin.

“Tersangka berhasil diamankan di rumahnya. Karena mencoba kabur, petugas terpaksa memberikan hadiah timah panas,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum AKP Robert, kemarin (12/8).

Lebih lanjut, dirinya mengaku atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan pasal 363 KUH Pidana.

Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti (BB) berupa tiga buah jam tangan merk Seven Freeday, 2 buah jam tangan merek Fuma. “Kita juga amankan satu unit sepeda motor merek Yamaha Fino warna silver oranye BG 3389 ABC yang digunakan saat beraksi,” imbuhnya.

Sebelumnya, anggota sudah berhasil menangkap 3 orang tersangka yang merupakan temannya membobol ruko. Yakni Refi Marlando, Mukhlis Akbar, dan tersangka Indra Saputra.

Modus operandi yang digunakan ketiga tersangka melakukan pencurian tersebut bersama-sama Rendra Rosmita alias Hendra (DPO) yang ditangkap saat ini dengan cara membongkar pintu roling door ruko, lalu mengambil uang dan barang-barang berupa jam tangan berbagai merek milik korban.

Baca Juga :  Lihat Nih... Agung Laksono Pimpin Gotong Royong di Palembang

Sedangkan tersangka Hendra saat dibincangi di Mapolresta Palembang mengaku uang hasil curian sudah habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Uangnya dibagi empat pak, dan bagian saya sudah habis,” akunya.

Sebelumnya dirinya pun berniat untuk menjualkan jam tangan yang saat ini disita polisi. “Rencananya jam tangan itu juga mau dijual, tapi keburu ditangkap,” tandasnya. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!