Dua Kali Bangun Intake, Warga Masih Sulit Air

Ilustrasi. foto: dok sumeks.co.id

RUPIT – Krisis air bersih merupakan masalah utama yang saat ini tengah dihadapi oleh masyarakat di Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. Keberadaan intake sebagai suplai air bersih dari sungai ke PDAM tidak berfungsi, bahkan nyaris hilang tenggelam ke aliran Sungai Rawas.

Irlanto, warga Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, mengaku kecewa dengan kinerja pemkab. Pasalnya, dua kali pembangunan intake di wilayah Karang Dapo, gagal berfungsi, sehingga menelan kerugian ratusan juta uang negara. Awalnya pemerintah membangun intake di 2016 untuk mengatasi krisis sumber air bersih. Intake lama dianggap tidak layak pakai, karena sumber air berwarna hitam.

“Pembangunan intake di 2016 di wilayah kita ternyata gagal, karena intake-nya hanyut terseret arus. Di 2017 dianggarkan lagi Rp600 juta, namun saat ini intake itu juga gagal fungsi bahkan nyaris terancam longsor,” kata Irlanto, Rabu (7/3). (cj13)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!