Dukungan Tunggu Arahan Gubernur

DIMINATI: Inugroho,Ketua IV KONI beri keterangan pada awak media di KONI Pusat, kemarin. Foto: Kumaidi/Sumatera Ekspres

JAKARTA – Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi magnet tersendiri bagi provinsi di Indonesia. Buktinya, lima provinsi siap berebut menjadi tuan rumah PON 2024. Mereka yang bertarung perebutkan menjadi penyelenggara PON 2024 adalah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Dijelaskan Inugroho, selaku Ketua 4 KONI Pusat, Bali dan Nusa Tenggara Barat bergabung menjadi tuan rumah bersama. Demikian juga dengan Aceh dan Sumatera Utara. Adapun Kalimantan Selatan maju sendiri.

“Kami akan bahas siapa yang layak menjadi tuan rumah PON 2024 di Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) pada 24 April nanti di Hotel Bidakara Jakarta. Kenapa harus dibahas saat ini? Karena sesuai ketentuan tuan rumah PON harus ditentukan enam tahun sebelum tahun pelaksanaan. Karena ini PON 2024 maka ditentukan pada 2018,” terang Inugroho kepada media di Kantor KONI Pusat, kemarin (20/4).

Dijelaskan Inugroho, syarat untuk maju bidding memperebutkan tuan rumah PON adalah harus tersedia minimal 30 persen dari venue keseluruhan. Selain mereka, awalnya ada Sumatera Barat yang kemudian memutuskan mundur.

Untuk menetapkan kelima provinsi itu berhak bersaing perebutan status tuan rumah PON 2024, KONI melakukan pengecekan administrasi dan peninjauan lapangan sekaligus memastikan politik anggaran dari Pemerintah Daerah. 24 April menjadi waktu yang tepat bahas provinsi yang berhak jadi tuan rumah karena saat itu KONI menggelar Musornaslub dan sehari kemudian Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Baca Juga :  KONI Upayakan Adaptasi Venue demi 10 Besar

“Di rapat nanti juga akan dibahas pembatasan usia bagi atlet yang turun di PON agar ada jenjang atlet ke even yang lebih besar, seperti Asian Games dan Olimpiade. Begitu juga dengan rencana pelaksanaan PON yang dua tahunan berikut jumlah cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan,” ujarnya.

Surya Dharma, Wakil Ketum 5 KONI Pusat yang juga penanggung jawab Rakernas menambahkan, rencananya rapat pada 24-25 April nanti akan dibuka Presiden Joko Widodo. “Ada juga pembekalan dari perwakilan Korea Selatan. Dia akan memberikan pembekalan bagaimana sportscience dijalankan di sana. Ini sebagai pembanding supaya kita bisa serap ilmunya,” ujarnya seraya menjelaskan jika acara nanti akan dihadiri 600 orang.

Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel, H Dhennie Zainal mengatakan Sumsel sudah diminta dukungan secara langsung oleh Aceh-Sumut dan Bali-NTB. “Kita akan minta arahan pak gubenur (Alex Noerdin) dulu. Jadi kita belum bisa pastikan dukung yang mana,” timpal dia. (kmd/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!