E-Money, Minimalisir Peredaran Uang

Ilustrasi

LUBUKLINGGAU – Pihak Lapas Kelas II A Lubuklinggau berencana menerapkan sistem e-money di lingkungan Lapas. Itu dimaksudkan untuk meminimalisir peredaran uang di dalam Lapas.

“Tanggal 17 sudah launching,” kata Kepala Lapas Kelas II A Lubuklinggau, Rochkidam.

Dalam hal itu pihaknya bekerjasama dengan Bank Mandiri dan Telkom. “Ketika diterbitkan edisi e-money, maka kita meminimalisir peredaran uang didalam. Nantinya belanja diwarung pake e-money. E-money itu maksimal isinya satu juta,” jelasnya.

Terlepas dalam hal itu, pihak Lapas juga mengakui sejauh ini personel jaga di Lapas jumlahnya belum ideal. Saat ini petugas pintu jaga hanya ada satu petugas. Padahal
idealnya antara empat sampai lima orang petugas.

“Idealnya minimal tiga. Itu meliputi untuk satu pemeriksaan dan penggeledahan, satu pintu utama satu dan satu untuk pintu utama dua,” bebernya. (wek)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (18/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!