Empat Sekolah ini Jadi Pilot Proyek LSP

Salah satu siswa menyambut tamu dari Australia. foto: yudi afriandi sumeks.co.id

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Muba dipimpin H Dodi Reza Alex Noerdin, terus meningkatkan kualitas pendidikan. Buktinya mereka menggandeng Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU), mewujudkan sistem pendidikan yang komprehensif dan berstandar nasional.

Dipilihah empat sekolah negeri, menjadi pilot project menerapkan lighthouses school program (LSP) hingga tahun 2020 mendatang. Yakni SDN 1 Babat Toman, SDN Sungai Lilin, SMPN 1 Babat Toman, dan SMPN 1 Sungai Lilin.

“Keempat sekolah ini, menjadi pilot project sekolah berbasis teknologi,” kata Noviya Setyawaty, Project Leader SD, PSF. Lalu pelajarnya akan berkomunikasi, pakai Bahasa Inggris.

LSP, lanjutnya, bertujuan mendorong peningkatan kualitas sekolah secara intensif. Yakni melalui pendekatan komprehensif dan kolaboratif mewujudkan sistem manajemen sekolah yang akuntabel.

Setelah LSP berhasil diterapkan. Lalu dilanjutkan dengan School Leaders Conference (SLC) ini. “Diharapkan kepala sekolah LSP dan kepala sekolah lainnya bisa lebih memahami pentingnya manajemen sekolah yang efektif dan akuntabel,” harapnya.

Dengan tema utama improving schools, what works, para kepala sekolah mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sebagai pimpinan sebuah sekolah. PSF melalui SU mendatangi Margaret River, Senior High School, Perth, Western Australia.

Yakni Mr Andrew Host dan Ms Angela McCoy menjadi pembicara seminar LSP di Kantor Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muba, Senin (16/4).

Baca Juga :  Ijazah Palsu, Kades ini Ditahan

Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muba bekerjasama PSF melalui SU itu Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Muba. (yud)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!