Fokus Perbaiki Mental

Para pemain SFC sedang latihan beberapa waktu lalu. Foto:Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Seabrek pekerjaan rumah (PR) menanti caretaker pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan. Apa langkah pertama pelatih asal Solo, Jawa Tengah itu, pascadipercaya menggantikan posisi Oswaldo Lessa, (17/6) lalu.
“Jadi, fokus pertama saya nanti dalam hal mengembalikan mental bertanding mereka. Ini utamanya dulu, harus diangkat lagi,” ujar Hartono, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi, kemarin (18/6).
Bagi mantan asisten pelatih Kas Hartadi di Sriwijaya FC musim 2011/2012 ini, mental cukup mempengaruhi gaya permainan Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC yang kini merosot. Terlebih, empat pertandingan terakhir, Yu Hyun Koo dan kawan-kawan gagal memetik hasil maksimal.
“Tetapi, saya kira jika mental mereka sudah kembali membaik. Semua tidak akan sulit. Karena itu, pemain juga harus cepat sadar, jika kita ini sedang terpuruk. Jangan terus menerus meratapi. Tapi harus segera bangkit,” tambahnya.
Untuk membangkitkan mental ini, memang tidak mudah. Lantaran setiap pelatih, biasanya harus berbincang dengan pemain satu persatu. Pembicaraan inipun, bisa dibilang langsung dari hati ke hati.
“Karena itu, setelah betemu langsung dengan seluruh pemain barulah kita bereskan permasalahan semuanya. Masalah ini juga harus kita selesaikan bersama-sama,” tutur mantan pelatih Persik Kediri itu.
Klub kebanggaan masyarakat Sumsel akan kembali ke barak, 28 Juni nanti. Sehari usai kalah 0-1 atas Persija, (16/6) para pemain diliburkan. Usai libur lebaran Idul Fitri tahun ini pemilik titel double winner edisi 2007/2008 ini akan jamu Perseru Serui di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, (3/7).
“Wajib menang lawan Perseru. Kemenangan melawan Perseru jelas secara otomatis akan menaikkan mental tanding para pemain,” terang dia.
Hartono tidak akan mengubah strategi Oswaldo Lessa. Warisan formasi 4-3-3 kombinasi 4-2-3-1 tetap akan dimaksimalkan. “Tidak karena pemain sudah terbiasa dengan formasi 4-3-3. Ya, kalau saya harus merubah sebenarnya bisa saja namu justru akan menyulitkan kita sendiri,” terang dia.
Pascadidepaknya Oswaldo Lessa berbagai wacana muncul. Beberapa nama pelatih top dikait-kaitkan dengan skuat Jakabaring. Sebut saja pelatih yang berhasil mengantarkan Sriwijaya FC meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, Kas Hartadi. Selain pelatih klub Liga 2 Kalteng Putra itu juga ada nama arsitek yang sukses persembahkan gelar juara Liga Indonesia 2008, Rahmad “RD” Darmawan.
Kedua nama ini paling santer diinginkan para fans klub bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya FC. Namun ketika dikonfirmasi Kas masih jual mahal. “Saya sudah komitmen untuk fokus di Kalteng Putra. Ya, kalau suporter menginginkan saya kembali saya berterima kasih banyak, namun saya mohon maaf belum bisa memenuhi keinginan mereka,” terang pria kelahiran Solo ini. (cj11/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!