Gelar Masirah Panji Rasulullah

104
MUSLIMAH: Ketua DPD HTI MHTI Sumsel, Syafrida Syafruddin (kanan) saat berkunjung ke redaksi Sumeks, kemarin. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan DPD I Muslimah HTI (MHTI) Sumsel, akan menggelar Masirah Panji Rasulullah pada Minggu (16/4) pagi. Ini untuk kembali mengenalkan, panji dan bendera rasullullah SAW berupa Al-Liwa dan Ar-Rayah yang merupakan simbol kenegaraan di zaman Rasulullah dan masa pemerintahan khilafah islamiyah dengan khilafah terakhir dari Bani Utsmaniyah di Turki.
Ketua DPD I MHTI Sumsel, Ustazah Syafrida Syafruddin, menyebut kegiatan ini agenda rutin tahunan menyambut bulan Rajab. Tahun ini, menekankan kegiatan show of education. “Mengenalkan apa itu panji Rasulullah Saw, sekaligus fungsinya sebagai pemersatu umat,” ucap Syafrida, yang berkunjung ke Sumatera Ekspres, kemarin (12/4).
Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, diawali pawai defile panji Rasulullah Saw. Diikuti sekitar 200 akhwat anggota MHTI dari beberapa wilayah di Sumsel, start dari plaza BKB, finish di Masjid Taqwa Jl Ki Ronggo Wirosantiko. “Di waktu bersamaan, para ikhwan juga menggelar konvoi kendaraan bermotor di lima titik Kota Palembang dengan membawa panji Rasulllah Saw,” papar Syafrida, diterima Pemimpin Redaksi Sumeks Hj Nurseri Marwah.
Termasuk di Sungai Musi, depan plaza BKB. Bakal dimeriahkan iring-iringan 50 perahu ketet hias, juga membawa panji Rasulullah Saw. Agenda selanjutnya pukul 08.00 WIB, tabligh akbar dihadiri tak kurang dari 2000 orang dengan mendatangkan tiga penceramah. “Dua orang dari Sumsel dan satu dari Jakarta,” sebut Syafrida didampingi Koordinator Lajnah Media DPD I MHTI Sumsel, Usnaini Unai dan Ratih Austin.
Kemudian dilanjutkan dengan Indonesia Khilafah Forum di Grand Ballroom lantai II Hotel Daira pada pukul 13.00 WIB. Dihadiri sekitar 200 tokoh masyarakat di Sumsel. “Puncak acaranya bakal digelar 23 April, dengan acara International Khilafah Forum yang bakal dihadiri tokoh-tokoh Hizbut Tahrir dari lima benua di Balai Sudirman Jakarta. Di sana nantinya bakal dikupas tuntas segala pertanyaan terkait khilafah,” ungkap Syafrida.(kms)

Diskusi & Komentar

More News!