Gelora Sriwijaya Tak Lagi Angker!

Foto: Kris Samiadji/Sumeks

0 Sriwijaya FC v Madura United 0

PALEMBANG – Magis kandang Sriwijaya FC sudah luntur. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tidak lagi angker bagi tim lawan. Buktinya Madura United mampu mencuri satu poin saat menghadapi Laskar Wong Kito sebutan Sriwijaya FC yang berkesudahan dengan skor 0-0 pada lanjutan Liga 1, tadi malam (27/5).

Hasil minor ini membuat tim asuhan Oswaldo Lessa masih terdampar di luar 4 besar klasemen sementara. Yu Hyo Koo menempati peringkat 8 dengan raihan 11 poin dari 8 laga yang sudah dijalani.

Tak hanya itu dari empat laga home, tim kebanggaan Wong Sumsel ini hanya meraih 2 kemenangan, 1 kali kalah, dan 1 kali imbang. Sedangkan donasi satu poin membawa Madura United naik posisi ke posisi tiga klasemen dengan poin 13.

Usai pertandingan, pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa mengaku menghadapi Madura United jadi laga berat. Terlebih, komposisi tim yang turun bukanlah yang terbaik. “Pertandingan berat, Madura tim bagus sekali, mereka punya pemain bagus dan kualitas. Kita memang ada salah sedikit babak pertama yang membuat nyaris gol. Tetapi babak kedua, saat kita mulai menaikkan intensitas menyerang sedikit terhalang dengan banyaknya pemain cedera,” ujar Lessa.

Ya, di laga ini tim berjuluk Laskar Wong Kito terpaksa harus kehilangan pilar penting. Seperti belum fitnya Tijani Belaid dan juga cederanya Rudolof Yanto Basna. Bahkan Hilton yang sempat meringis kesakitan, untuk meminta pergantian pemain, tidak bisa dilakukan lantaran habis pemain pengganti.

“Semua sudah kerja keras. Ini pelajaran untuk kita. Sedikit sulit untuk merotasi pemain karena banyak pemain yang cedera. Semua pertandingan beda, harus belajar lagi. Kehilangan poin, memaksa kita harus kerja keras dilaga meawan Persela. Wajib poin untuk kembalikan posisi kita lagi,” ujarnya.

Senada, bek tengah Bobby Satria, yang tampil jadi match off the match dengan satu penyelamatan krusial, mengaku satu poin ini jadi hasil yang terbaik.
“Untuk satu penyelamatan tadi, saya rasa itu memang kewajiban tim untuk bisa saling menutupi keselahan masing-masing pemain. Karena kita kerja untuk tim, dan saya rasa ini sudah jadi kerja keras kita bersama,” ujar pemain nomor punggung 5 ini.

Sementara itu, pelatih Madura Gomes de Olivera mengatakan satu poin didapat di kandang Sriwijaya FC adalah hasil yang tidak mengecewakan. Terlepas, beberapa peluang Madura yang nyaris berbuah tiga poin. “Satu poin tidak mengecewakan, pemain bagus sepanjang pertandingan, dan menjalankan intruksi sesuai yang diterapkan,” ujar Gomes.

Untuk rahasia mengenai kleberhasil mencuri poin ini, menurut gomes tidak ada yang menonjol. Karena semua sudah direncanakan, sesuai dengan latihan tim yang sudah direncanakan sebelumnya.” Tidak ada rahasia khusus. Hanya latihan saja. Pemain punya fisk yang bagus, kita punya tim yang kerjasama bagus. Sehingga, sampai delapan pertandingan ini tidak ada pemain yang mengalami cedera serius,” tukasnya. (cj11/nan)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!