GO Live, Gambaran Datsun Masa Depan

Di GIIAS, Datsun membawa mobil konsep terbaru, GO Live, sebagai gambaran arahan desain Datsun di masa depan. Foto: Kris Samiaji/Sumeks

Nissan Tampilkan Dua Mobil Konsep Listrik

TANGERANG – Datsun di Indonesia memberikan andil besar bagi bisnis Nissan Motor Indonesia (NMI). Sejak kehadirannya, Datsun memberikan kontribusi lebih dari 50 persen dari total penjualan NMI. Hal ini lantaran Datsun memiliki rekam jejak panjang dan landasan kuat di pasar Tanah Air.

Di GIIAS, Datsun membawa mobil konsep terbaru, GO Live, sebagai gambaran arahan desain Datsun di masa depan. “Mobil konsep terbaru ini ditujukan untuk menarik perhatian publik yang lebih luas dan mereka yang berjiwa muda,” ujar Eichi Koito, president director NMI. Dari segi eksterior, konsep GO Live menawarkan gaya dan karakter fashion di kalangan anak muda Indonesia.

Sebagai contoh, pola warna cat camouflase-style, mencerminkan warna dan pola yang sering dijumpai pada busana, sepatu, dan aksesori masa kini. Dengan warna mobil kuning cerah, membuatnya lebih menonjol di keramaian. Kei Kyu, executive design director Datsun mengungkapkan, desain GO Live memancarkan karakter berbeda dari Datsun GO. Bagian depannya dengan lampu ukuran besar, grille hexagonal berani dan ramping dilengkapi canted headlight.

“Siluet kendaraan ini tinggi dan ramping, melengkapi bentuknya yang tinggi dengan velg 17 inci aksen kuning,” ujarnya. Dalam pameran, pihaknya juga menghadirkan versi baru Datsun GO dan GO+ Ultimate dan edisi terbatas GO PI Limited Edition. Varian T-Ultimate menawarkan tampilan lebih stylish bagi mereka yang ingin tampil beda. Sedangkan GO PI Limited Edition, ingin menarik lebih banyak car enthusiast yang senang melakukan personalisasi gaya mobil mereka.

Sementara Nissan, dalam pameran tersebut, menampilkan dua kendaraan konsep listrik, Blade Glider, yang merupakan mobil listrik tiga kursi revolusioner dan hatchback Nissan Note e-Power. Nissan Note e-Power yang diluncurkan di Jepang, November tahun lalu, ini menggunakan pemindah daya atau drive train listrik didukung baterai isi ulang oleh mesin bertenaga bensin, menggantikan fungsi dari alat pengisi daya baterai eksternal. Kendaraan ini jadi mobil terlaris di Jepang (berdasarkan kinerja paruh pertama 2017).

Yutaka Sanad, regional senior VP and head of Nissan in Asia and Oceania Nissan Motor Company mengatakan, kehadiran dua mobil ini menunjukkan posisi Nissan sebagai pemimpin teknologi global. “Serta menunjukkan keberhasilan dalam menghadirkan teknologi canggih dan terdepan dalam berkendara,” imbuhnya.(rei/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!