GPN Pangkas Biaya Transaksi

Ilustrasi.

PALEMBANG – Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) menurut Pengamat Ekonomi Sumsel, Yan Sulistyo memang seharusnya sudah digulirkan. Karena, untuk regulasi sendiri GPN sudah ditetapkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) sejak tahun lalu. Apalagi, untuk GPN sendiri bakal memberikan keuntungan bagi nasabah dalam melakukan transaksi lebih murah, karena sifat single price yang diberlakukan. Sedangkan bagi perbankan, hal ini juga akan memacu volume transaksi.

“GPN seharusnya sudah jalan,” terangnya kepada sumeks.co.id, kemarin (11/3). Karena, tujuan dari aturan ini sendiri, menurutnya sudah sangat jelas, untuk efisiensi.

“Efisiensi bagi nasabah dalam melakukan transaksi, dan efisiensi bagi perbankan dalam pembangunan jaringan infrastruktur ATM, serta dari sisi manejemen juga dapat mengurangi risiko hingga kontrol pemerintah terhadap transaksi yang mencurigakan,” terangnya.

Dengan interkoneksi antarbank, maka tak ada lagi tarif yang berpatokan pada salah satu bank saja. Sehingga, jika biasanya biaya transaksi yang dilakukan nasabah berkisar Rp7.500 sampai Rp15.00 per transaksi, maka bisa terpangkas menjadi lebih murah,” ujarnya. (cj10)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!