Gugus Tugas Cegah Human Trafficking

GUGUS TUGAS: Sosialisasi pncegahan tindak pidana human trafficking dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , Rabu (12/9). Foto: Beri/Sumatera Ekspres

BATURAJA– Kejahatan human trafficking menjadi tindak kriminal yang di atensi khusus Mabes Polri. Tak heran, di Mabes Polri ada satgas khusus yang menangani tindak pidana perdagangan orang.

Di Kabupaten OKU,gugus tugas cegah human trafficking sudah dibentuk pada 2017 lalu yang diketuai Wakil Bupati OKU.

“Banyak modus yang dilakukan pelaku human trafficking,” sebut Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan saat menyampaikan materi dalam sosialisasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Grand Kemuning, Rabu (12/9).

Tindakan ini bisa sifatnya ekstrem dengan kekerasan seperti culik atau sekap, dan bujuk rayu atau janji.

Untuk memenuhi unsur human trafficking perlu unsur seperti syarat, proses, dan eksploitasi.Ini dilakukan dengan tindakan pemindahan, menampung, perekrutan tanpa
izin untuk dapat hak atas orang tersebut. (bis)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (13/9). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!