Halaman Ruko Dijadikan Tempat Dagang, Pemilik Ngamuk

452
Keributan terjadi antara pemilik ruko dengan pedagang di Jl Letnan Sayuti, Sabtu (8/4) malam.
Keributan terjadi antara pemilik ruko dengan pedagang di Jl Letnan Sayuti, Sabtu (8/4) malam. foto: evan zumarli sumeks.co.id

PALEMBANG – Tak terima halaman rukonya dijadikan tempat berdagang, dua wanita warga keturunan Tionghoa mengamuk di pedestrian wisata, Jl Letnan Sayuti tadi malam (8/4).

Padahal, belum genap sebulan Pemerintah Kota Palembang berupaya memajukan kawasan wisata Sudirman dan berharap dukungan dari masyarakat. Wanita yang diketahui bernama Meri dan Lena itu bahkan sempat melempari warga bernama Yayak (28), yang berada di depan ruko mereka dengan pecahan botol sehingga jadi perhatian warga lain.

“Dak tau ibu itu ngamuk-ngamuk dewek,” ujar Wanto, warga yang kebetulan berada dekat
keributan.

Awalnya, menurut Wanto ia mengajak keluarganya menikmati suasana pedestrian wisata. Saat akan membeli jajanan yang memang difokuskan oleh Dinas Pariwisata di kawasan Jl Letnan Sayuti, keributan terjadi.

“Ngusir pedagang sambil ngomong kotor. Dio dak setuju halaman ruko dijadike tempat bedagang,” katanya. Lantaran itulah, Yayak menjadi korban.

“Aku lagi makan dengan anak, daktau dio langsung melempar aku pakai pecahan botol. Untung bae dipisah wong,” ujarnya.

Kasatpol PP Kota Palembang, Alex Ferdinandus mengungkapka segera memanggil yang bersangkutan. Sebab apa yang dilakukan Meri dan Lena dianggap tidak mendukung pemerintah. “Lewat RT/RW akan segera kami panggil. Sebab, in hal yang tidak kita inginkan,” tukasnya. (aja)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!