Hanya Flu Biasa

OLEH_OELH: Jemaah haji sempatkan beli oleh-oleh di Asrama Haji Palembang setibanya di Tanah Air. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Dua jemaah haji kloter 1 Debarkasi Palembang yang mengalami panas tinggi saat tiba di Tanah Air ternyata hanya terkena sakit flu biasa. Diduga akibat kelelahan dan faktor cuaca. Setelah dinyatakan sehat, kini keduanya sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing bersama rombongan.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang, Kuncahyo berharap jemaah selanjutnya semuanya sehat. Tidak ada lagi yang mengalami panas tinggi bahkan terjangkit wabah Virus Mers CoV. “Kami akan terus melakukan pengawasan seperti saat kepulangan kloter 1,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel, Drs H M Alfajri Zabidi MPdI Mmengungkapkan, hari ini ada dua jadwal kepulangan jemaah. Yakni kloter 2 asal Prabumulih, IGM, Aziziah dan Mandiri berjumlah 449 orang termasuk petugas. Jadwal kedatangan pukul 10.55 WIB.
Kemudian kloter 3, jemaah asal Muaraenim dan Raudha ada 449 orang dengan jadwal kedatangan pukul 19.30 WIB. “Hingga saat ini, baik kloter dua maupun tiga tidak ada jemaah yang tanazul. Mudah-mudahan semuanya bisa tiba tepat waktu dan menjadi haji yang mabrur,” tukasnya.
Seperti diberitakan, suasana haru menyelimuti kepulangan rombongan jemaah kloter 1 debarkasi Palembang yang berjumlah 445 orang, Rabu (13/9), sekitar pukul 17.45 WIB. Saat turun dari pesawat, beberapa jemaah tampak melakukan sujud syukur karena dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Dari rombongan kloter 1 tersebut, tercatat 12 jemaah yang sakit. Bahkan dua di antaranya harus diobservasi di Poliklinik Asrama Haji Palembang karena mengalami panas tinggi. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Kuncahyo, mengungkapkan, dua jemaah tersebut adalah H Mukrodi Soleh dengan suhu tubuh mencapai 37,8 derajat celcius dan H Ahmad Sulaiman Bakri dengan suhu tubuh 37,2 derajat celsius.
“Tapi kondisi tubuhnya sehat, hanya flu. Jika terjadi sesak napas, ini yang harus diwaspadai,” terangnya. Untuk tindak lanjut bagi kedua jemaah tersebut, lanjut Kuncahyo, masih terus dilakukan pemeriksaan. Jika suhu tubuhnya turun, kedua jemaah tersebut boleh dibawa pulang ke kampung halamannya di Lahat. “Mudah-mudahan semua jemaah sehat, meski sudah dipulangkan ke kampung halamannya,” bebernya. (uni/vin)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!