Duel Borneo FC Kontra Sriwijaya FC, Tak Ada Dendam, Kedua Tim Fokus Menang

Bek Borneo FC, Abdul Rahman. Foto: JPG

SAMARINDA – Duel Borneo FC melawan Sriwijaya FC di Liga 1, pada 26 Maret, menguak kejadian tak menyenangkan antara Marckho Meraudjie dengan Abdul Rahman. Keduanya pernah bersitegang dan hampir adu jotos di lapangan saat kedua tim bertemu di Piala Gubernur Kaltim II, 2 Maret lalu.

Kejadian yang diawali tebasan Marckho ke kaki bek kiri Borneo itu berujung pengusiran kedua pemain setelah dikartu merah wasit. Abdul Rahman ketika dikonfirmasi mengaku sudah melupakan kejadian tidak mengenakkan tersebut.

Pada laga perdana Liga 1 nanti, dirinya lebih fokus memberikan yang terbaik untuk membawa Borneo FC menang. “Sama sekali tidak ada dendam. Biasa itu, kejadian di lapangan, dan sudah saya lupakan. Saya harus fokus karena laga kandang ini sangat penting bagi kami. Kami sudah siap menangkan pertandingan melawan Sriwijaya FC,” tegas bek yang pernah dipercaya mengisi bek kiri saat Timnas Indonesia berjuang di Piala AFF 2016.

Laga perdana Liga 1 ini memang penting bagi Borneo. Melawan Sriwijaya FC adalah laga kandang perdana musim ini. Selain menunjukkan kelasnya di depan pendukung sendiri, duel ini juga membuktikan bahwa tim berjuluk Pesut Etam tak kalah kualitas dibanding Sriwijaya FC. Sebab, di tiga pertemuan terakhir, Borneo FC selalu kalah ketemu Sriwijaya FC.

Baca Juga :  Menang Mudah, ini Kata Rahmad Darmawan

Saat Liga 1 2017, dua kali Borneo FC dipaksa menelan kekalahan dengan skor masing-masing 1-0. Kemudian, pertemuan terakhir di Piala Gubernur Kaltim II. Saat itu, Sriwijaya FC main imbang 3-3 di waktu normal. Lalu, Borneo FC dihempaskan melalui drama adu penalti.

“Sriwijaya FC punya kedalaman skuat yang bagus. Kualitas inti dan cadangan mereka beda tipis. Mereka tetap tim tangguh. Tapi, kami sudah siap meladeni permainan mereka,” tukas pemain yang pernah dilirik Sriwijaya FC jelang Liga 1 2017 tersebut. (kmd/ion/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!