Hilang Ditelan Lematang

MUARA ENIM – Aprianto nekat terjun bebas ke Sungai Lematang. Pria 36 tahun ini melompat dari atas jembatan di Jalan Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Muara Enim, kemarin (10/6).

Anto, sapaan Aprianto, terpaksa melompat ke sungai terpanjang di Muara Enim ini karena berupaya melarikan diri. Diduga karena dikejar petugas lantaran dia kepergok melakukan pungutan liar (pungli) di Jembatan Teluk Lubuk.

Akibatnya warga Dusun 3 Desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing ini hilang terbawa derasnya arus sungai. Berdasarkan informasi dihimpun, pelaku diketahui kerap melakukan aksi pungli di sekitar jembatan di Jalan Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing dipergoki petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan lalu lintas mudik.

Pelaku kaget saat didatangi petugas langsung berupaya lari untuk menghindar dari kejaran. Namun diduga karena panik dan terdesak, pelaku malah nekat menantang maut. Dia pun memutuskan terjun bebas dari atas jembatan untuk berusaha kabur lewat
sungai.

Mirisnya pelaku yang melakukan aksi tanpa rasa takut tersebut membuatnya hilang.
Usai terjun ke sungai, pelaku tak sempat berenang menepi akibat terbawa deras arus Sungai Lematang.

Petugas yang sedang melakukan pengejaran pelaku pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim. Petugas BPBD kemudian langsung menerjunkan tim pencarian untuk menyelamatkan atau mengevakuasi korban.

Kepala BPBD Muara Enim Tasman mengatakan tim sudah tiba mengecek lokasi bawah jembatan Teluk Lubuk bergabung dengan tim polsek Gunung Megang, Belimbing. “Bahkan tim pencarian juga telah meminta bantuan tim Basarnas Palembang guna mencari
korban,”kata Tasman.

Tasman menuturkan, pelaku dinyatakan hilang ke sungai usai nekat terjun sungai saat hendak lari dari kejaran petugas. “Korban diduga pelaku pungli yang nekat terjun ke sungai setelah dipergoki petugas,” jelasnya

Hingga saat ini, Tasman mengatakan upaya pencarian seluruh tim yang dikerahkan masih belum membuahkan hasil. “Korban sampai saat ini belum ditemukan, diduga korban terbawa deras arus sehingga kami kesulitan menyelamatkan ataupun mengevakuasi korban,” pungkasnya. (way/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!