Hindari Banyak Obat bagi Lansia

POLI GERIATRI: Salahseorang pasien lansia berkonsultasi dengan dokter di ruang Poli geriatri. Foto: Wely/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Seiring bertambahnya usia, banyak juga penyakit yang mungkin menyerang. Akibatnya, bagi yang lanjut usia (lansia) banyak mengonsumsi obat atas lebih dari satu penyakit yang dideritanya. Mengonsumsi banyak jenis obat, juga tidak baik bagi tubuh.
Makanya, Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, meresmikan Poli Geriatri, Rabu (9/5) lalu. “Jadi jika pasien lansia memiliki dua penyakit atau lebih, bisa langsung ke Poli Geriatri dan akan dilakukan pemeriksaan secara terpadu,” ujar dr Nur Rivianti SpPD, Wakil Ketua Terpadu Tim Poli Geriatri RSMH Palembang.
Dengan mendatangi Poli Geriatri, pasien lansia tidak perlu repot-repot ke Poli Umum lagi. Pasien juga dapat terhindari banyak jalan, ke ruangan dokter-dokter dari jenis penyakit yang dideritanya dan berbagai obat yang diberikan. “Di Poli Geriatri, selain kondisi medik, mental pasien juga diperiksa. Ada pemeriksaan secara berkala,” jelasnya.
Kata dr Nur, RSMH Palembang juga memilki kelengkapan fasilitas sempurna paripurna. RSMH Palembang menuju paripurna karena ada ruangan kronik. Selain itu, ada pelayanan Day Care dan Home Care. “Day care pelayanan di poli. Kalau Home Care, petugas medis datang ke rumah, jika pasien tidak bisa bangun dari tempat tidur lagi,” paparnya.
Sebelumnya, saat meresmikan Poli Geriatri RSMH Paalembang, Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Djuwita F Moeloek SpM, mengatakan, penyakit yang paling banyak diderita lansia, adalah jantung, diabetes, gagal ginjal dan kanker. ”Maka dari itu mulailah jaga kesehatan dari sekarang, tidur yang teratur dan berolahraga,” imbaunya.
Dikatakan, selain di rumah sakit yang sudah memiliki poli spesial Labsi (Laboratorium Sistem Informasi), Posyandu dan Pobindu (Pos Pembinaan Terpadu) juga sudah ada dan melayani pemeriksaan kesehatan. Terkhusus Posbindu, pihaknya terus menggalakkan agar melayani cek kesehatan secara berkala.
“Cek kesehatan dan lainnya bisa di Posbindu, bagi pasien yang tidak memiliki penyakit tidak menular agar dapat dideteksi dini dan menjaga kesehatan,” pungkasnya. (wly/air/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!