Honor PPDP Nunggak, ini Kata KPUD

Petugas KPUD Pagaralam mengecek warga yang sudah didaftar oleh PPDP. foto: almi diansyah sumeks.co.id

PAGARALAM – Honor Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) rupanya belum sepenuhnya dibayar. Dari dua bulan, honor sebulan yang baru dibayarkan. KPUD Kota Pagaralam sendiri enggan disalahkan dalam permasalahan tersbeut.

Persoalan itu terungkap setelah pelantikan Ketua KPPS se-kota Pagaralam di aula SDN 73 Model Pagaralam, Selasa (12/6). Beberapa eks PPDP yang kebetulan menjadi anggota KPPS mempertanyakan soal honornya yang sebulan belum dibayar.

Seorang mantan PPDP meminta yang menolak namanya disebut meminta KPUD untuk segera mencairkan sisa honornya. “Dulu kami pernah mendengar bahwa honor kami dua bulan, bukan sebulan,” kata anggota PPDP tersebut.

Honor PPDP sendiri sebesar Rp800 ribu per orang. Informasinya, honor yang sudah cair adalah untuk Februari. Sedangkan honor Maret belum cair.

Bagaimana tanggapan KPUD Kota Pagaralam? Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Kota Pagaralam Yenli Elmanoferi SE MSi membantah bila pihaknya sengaja menunda-nunda pencairan honor PPDP. Titik persoalannya menurut Yenli, ada pada surat edaran dari KPU Provinsi Sumsel. Surat itu meminta KPUD kabupaten/kota menunda dulu pencairan honor PPDP untuk satu bulan lagi.

“Kalau tetap dicairkan, kami menyalahi prosedur,” ujarnya. (ald)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!