Lima Tahun Lima Pimpinan

17 Feb 2017
88 kali dibaca
SANTAI: Dodi reza Alex setir sendiri mobilnya saat meninggalkan Graha Pena usai pengundian Kuis SFC, kemarin. Foto: Kris/Sumatera Ekspres SANTAI: Dodi reza Alex setir sendiri mobilnya saat meninggalkan Graha Pena usai pengundian Kuis SFC, kemarin. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Banyak pekerjaan rumah (PR) yang sudah menanti pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muba terpilih 2017-2022. Hal itu disadari betul oleh H Dodi Reza Alex bersama Beni Hernedi, yang menurut hasil hitung cepat (quick count) serta real count sementara KPU unggul dari pasangan Amiri Aripin dan Ahmad Toha.
“Prioritas kerja, kami titik beratkan pada perbaikan infrastruktur, utamanya jalan. Target saya dua tahun harus kelar,” ungkap Dodi dibincangi usai pengundian Kuis SFC kerja sama Harian Sumatera Ekspres dengan PT SOM di Graha Pena, kemarin (16/2).
Selain infrastruktur, pihaknya akan meningkatan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan gratis. Ini agar bisa dinikmati secara baik dan gratis oleh seluruh warga Muba.
Dia menilai, masyarakat Muba sudah cukup lama menunggu perubahan. Ada wasting time (waktu terbuang, red) 2-3 tahun. Muba satu-satunya kabupaten di Indonesia yang selama lima tahun terakhir berganti pemimpin hingga lima kali, termasuk bupati dan wakil bupati terpilih dalam pilkada ini.
“Artinya, ada sesuatu yang salah dan tidak beres dalam pengelolaan dan jalannya roda pemerintahan di Muba,” kata Dodi lagi. Nah, karena terus berganti pimpinan, berdampak pada tidak adanya kesinambungan program yang harus dilakukan untuk membenahi kondisi Muba.
Terkait statement Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang memintanya mengembalikan kejayaan Muba jika terpilih, Dodi menanggapi hal itu secara diplomatis. “Itu masuk dalam visi misi kami. Maksudnya agar kami bisa menyenangkan dan mensejahterakan warga Muba,” jelasnya.
Dengan infrastruktur yang baik, warga bisa memasarkan hasil pertanian dan perkebunan. Imbasnya, terjadi perbaikan taraf perekonomian warga Muba secara keseluruhan.
Terkait angka partisipasi warga di Pilkada Muba yang hanya sebesar 60 persen, Dodi mengaku hal itu telah diprediksi sebelumnya. Sekaligus menjadi PR mengingat faktor cuaca yang kurang bersahabat.
“Faktor cuaca sehari sebelum hari pemilihan dengan topografi yang sulit dan kualitas infrastruktur jalan yang buruk menyebabkan pemilih enggan ke TPS,” ungkapnya. Pihaknya bahkan memprediksi, angka partisipasi pemilih kurang dari 60%.
Ada sekitar 20 persen warga Muba yang tidak memilih paslon nomor satu, melainkan memberikan hak suaranya kepada paslon independen nomor dua, Amiri-Ahmad Toha, Dodi mengatakan hal itu wajar saja terjadi. Bukan karena mereka tidak suka kepada paslon satu.
Ada beberapa faktor penyebab. Seperti faktor keterikatan dan kekerabatan dengan paslon dua sejak dulu. Mantan anggota DPR RI itu mengaku tidak pernah berpikiran soal persentase perolehan suara. "Yang terpenting ini anugerah bagi warga Muba agar tetap solid dan kompak dalam mendukung dan menyukseskan keberlangsungan pembangunan ke depan,” pungkasnya.
Disinggung soal kansnya untuk maju di Pilgub Sumsel pada 2018, sama seperti sang ayah H Alex Noerdin, Dodi secara diplomatis mengaku belum memikirkan hal itu. “Sudah tahu aku, pasti bakal ditanya soal itu,” ujar dia sembari masuk ke dalam mobil yang dikendarainya sendiri.
Sebelumnya, Dodi mengatakan dirinya sekarang sedang tidak memiliki pekerjaan. Dia sudah mundur dari kursi legislatif sebagai anggota DPR-RI sejak namanya ditetapkan sebagai calon bupati Muba, Oktober lalu. “Saya sekarang masih pengangguran. Jadi bupati juga belum, anggota DPR tidak lagi,” tambah pria berkaca mata ini.
Makanya, suami Thia Yufada ini akan lebih menyibukkan diri untuk Sriwijaya FC. Kebetulan dia masih menjabat sebagai presiden klub berjuluk Laskar Wong Kito. “Ada kesempatan untuk ikut, kemungkinan Sabtu (18/2) nanti saya ke Bali untuk menyaksikan laga pamungkas penyisihan grup 4 Piala Presiden 2017, Sriwijaya FC akan melawan Pusamania Borneo FC. Ya, kami berharap Sriwijaya FC bisa menang dan menjadi juara grup,” tandas pria yang mimiliki putri kembar ini. (kms/ce1)

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca