JAKARTA - Sidang lanjutan kasus penistaan agama gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali digelar di auditroium Kementerian Pertanian, Rabu (29/3). Sidang ke-16 ini, penasehat hukum mantan Bupati Belitung Timur ini menghadirkan tujuh saksi.

Saksi menguntungkan yang dihadirkan pertama adalah guru besar Linguistik Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta Bambang Kaswanti Purwo.

Bambang yang dimintai komentar awak terkait statusnya sebagai saksi yang menguntungkan, belum mau memberikan keterangan. Keterangan akan diberikan pada persidangan. (tvone/dom)

JAKARTA - Debat kampanye Pilkada DKI bertajuk "Babak Final Pilkada" yang dipandu Najwa Shihab, Senin (27/3) masih menjadi ajang saling serang antara pasangan calon. 

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menjawab lugas saat ditanya apakah pihaknya melakukan pembiaran karena merasa diuntungkan oleh kampanye SARA yang semakin vulgar belakangan ini. Dia hanya mengatakan bahwa tim kampanyenya tidak pernah menggunakan isu SARA sebagai materi.

Anies pun berkilah sudah berusaha menghentikan penggunaan isu SARA dengan mengeluarkan sebuah surat imbauan.

"Kita keluarkan surat untuk menghentikan saling ancam-mengancam, walaupun kami tidak punya kewajiban konstitusional untuk melakukan itu," ujar Anies saat tampil di acara debat bertajuk 'Babak Final Pilkada Jakarta' yang dipandu oleh Najwa Sihab, Senin (27/3) malam.

Anies pun menganggap penggunaan isu SARA oleh masyarakat bukan masalah yang sebenarnya. Masalah lebih besar, menurut dia, adalah petahana Basuki T Purnama alias Ahok terus-terusan mengeluarkan pernyataan kontroversial yang memprovokasi masyarakat.

Dia mencontohkan pernyataan Ahok soal surah Almaidah ayat 51, lalu soal password wifi Balai Kota DKI dan lainnya. "Masalahnya, ada pejabat publik, kepala daerah, calon gubernur memunculkan terus pernyataan-pernyataan enggak perlu. Giliran ada yang kebakaran kita semua yang disalahkan, padahal sumber kebakarannya siapa?" beber dia sambil sesekali menunjuk Ahok.

Menanggapi hal tersebut, Ahok mengatakan bahwa dirinya sudah biasa menjadi target kampanye SARA. Berdasarkan pengalamannya, strategi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak punya materi kampanye berkualitas.

"Saya sudah biasa menghadapi orang seperti itu (menggunakan SARA). Kalau programnya tidak jelas maka mainin agama. Pak Anies mungkin enggak, tapi oknum tim suksesnya mungkin lakukan," ujar Ahok. (dil/jpnn)

JAKARTA - Sikap pemerintah yang tidak memberhentikan sementara gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, disikapi umat Islam menggelar Aksi 313. 

Mabes Polri pun sudah mendengar kabar soal rencana Aksi 313 tersebut. Aksi yang digagas Forum Umat Islam (FUI) ini akan digelar pada Jumat (27/3).

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya tentu akan mengawal apa pun aksi yang dilakukan oleh masyarakat.

Namun, ia meminta koordinator lapangan menyurati Polri untuk kegiatan tersebut.

"Beredarnya brosur atau ajakan untuk Aksi 313 yang akan datang, sampai saat ini Polri belum menerima pemberitahuan tentang kegiatan tersebut," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (27/3).

Dia mengharapkan, setiap aksi masyarakat harus mendapat izin dari Polri agar memudahkan jalannya demonstrasi itu.

Sebab, imbas dari sebuah aksi massa, pasti ada masyarakat lainnya yang berpotensi terganggu kenyamanannya saat berada di jalan raya.

"Kami akan kelola supaya pelaksanaanya berjalan dengan baik lancar dan tentu masyarakat lainnya yang ada di sekitar kegiatan tersebut juga merasakan kelancaran dan keamanan mereka," pungkas dia. (Mg4/jpnn)

JAKARTA - Sumsel gak mau ketinggalan meramaikan turnamen terbuka taekwondo tingkat nasional "Menhan Cup 2017". Ajang ini dilaksanakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, pada 31 Maret hingga 2 April mendatang. Kejuaraan ini diramaikan atlet mulai usia 6 tahun karena itu tidak memperebutkan hadiah uang tapi hanya beasiswa dan peralatan latihan serta piagam penghargaan.

"Ini adalah kejuaraan pertama. Melalui kejuaraan ini diharapkan muncul atlet nasional yang bisa berbicara di level ASEAN, Asia, atau bahkan dunia. Ajang ini bisa menjadi jalan tingkatkan prestasi sekaligus meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dengan Korea Selatan," jelas perwakilan dari Kemhan RI Mayjen TNI Yoedhi Swastanto di Media Center Kemenpora Senayan, Jumat (24/3).

Dijelaskan Ketua Panpel turnamen, Junaidi Tanjung, selain Sumsel, ada 17 provinsi lainnya yang meramaikan ajang ini. Di antaranya Papua, Sumatera Utara, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kepuluan Riau, Kalimantan Tengah, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jogjakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bengkulu. Dua peserta dari luar negeri macam Thailand dan Malaysia. Total ada 2.500 peserta.

Ketua Harian PB TI Zulkifli Tanjung, tak mau melewatkan begitu saja ajang ini. Mengingat taekwondo ditandingkan di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, pihaknya akan mengirim tim untuk memantau skil peserta. "Yang bagus akan kita panggil untuk kepentingan jangka panjang," ujarnya.

Sesmenpora Gatot Dewa Broto menjelaskan, prestasi menjadi sesuatu yang sangat dirindukan masyarakat. Terlebih Indonesia memperoleh momentum membangkitkan kembali kejayaan olahraga melalui Asian Games 2018. "Namun prestasi lahir dengan adanya keseriusan dalam pembinaan olahraga sejak dini dan komitmen untuk selenggarakan kompetisi dan turnamen secara berjenjang di semua level," jelasnya. (kmd)

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan akan mendukung pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga S Uno pada Pilkada putaran kedua. 

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga S Uno.
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengaku akan menginstruksikan seluruh kadernya mengerahkan kekuatan untuk membantu memenangkan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Menurutnya, dukungan dari kader PAN sangat diperlukan untuk menambah kekuatan terhadap pasangan nomor urut tiga itu.

"Tentu PAN all out bekerja," ujar Zulkifli, Rabu (22/3).

Pria yang juga ketua MPR itu mengaku siap turun gunung dalam kampanye Anies-Sandi.

"Ya tentu, dong (akan turun kampanye juga)," tegas Zulkifli.

Dia menambahkan, sebelum menyatakan dukungan ini, PAN telah berkonsultasi tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya.

"Ormas Islam meminta kami bulat mendukung Anies-Sandi," katanya.

Sekadar informasi, PAN menjadi partai pertama pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, yang akan mendeklarasikan diri mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
PAN akan mendeklarasikan dukungannya di Jl Senopati, Rabu (22/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Anies dan Sandiaga juga akan hadir dalam deklarasi tersebut. (cr2/JPG)

JAKARTA - Sidang lanjutan kasus penistaan agama terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digelar Selasa (21/3) di auditorium Kementerian Pertanian, geger. 

Seorang ibu paruh baya yang berada di dalam ruangan, tiba-tiba berteriak dan membuat hadirin terkejut. Tak ayal, seluruh hadirin dalam ruang sidang, memusatkan pandangannya kepada sang ibu.

"Saya diutus Allah ke sini. Negara ini sudah makin enggak benar," teriak dia memecah suasana ruang sidang di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (21/3).

Mendengar itu, polisi dan wartawan pun langsung mengerubungi ibu tersebut. Polisi langsung menggiring ibu itu ke luar dari ruang sidang. "Saya ini datang diutus Allah untuk membela kebenaran," tambah ibu itu kembali.

Usai ibu tersebut dibawa ke luar, sidang pun kembali kondusif. Majelis hakim pun melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan ahli bahasa Indonesia Rahayu Surtiati yang juga merupakan Guru Besar Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. (mg4/jpnn)

JAKARTA - Pilkada DKI Jakarta putaran kedua sepertinya tidak pernah habis dengan kampanye hitam yang dilakukan timses pasangan tertentu. 

Pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga S Uno kembali diterpa kampanye hitam. Kali ini, pasangan yang diusung Gerindra dan PKS itu diterpa kampanye hitam tentang surat pernyataan atau akad kontrak bertandatangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan menerapkan syariat Islam di Jakarta.

Namun surat atau akad kontrak berjudul Akad Kontrak-Akad Al Ittifaq itu dipastikan tidak benar.

Ada pihak yang dengan sengaja menandatangani surat itu atas nama Anies dan Sandiaga. Padahal dipastikan tanda tangan itu tidak benar.

"Ini fitnah lagi, setelah fitnah-fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu," ujar calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (18/3) malam.

Senada dengan Anies, Sandiaga juga merasa kalau nama dan tanda tangannya dicatut. Dia sendiri heran kenapa ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak itu.

"Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya," ucapnya.

Akad itu sendiri dipastikan hoaks (kabar bohong). "Mas Anies atau Bang Sandi tidak pernah menandatangani akad itu. Dan itu palsu," tegas Naufal Firman Yursak, wakil ketua Tim Media Anies Sandi.
Naufal menambahkan, dengan makin sering munculnya fitnah-fitnah baru, pihaknya yakin sedang ada pihak yang panik.

"Kami makin yakin bahwa ada pihak-pihak yang sedang mengalami kepanikan yang luar biasa. Kami mengajak kepada para relawan, simpatisan dan warga untuk tetap fokus pada program kerja dan makin kerja keras memenuhi harapan warga Jakarta untuk menciptakan perubahan di ibu kota," pungkasnya. (prs/rmol)

JAKARTA - Tidak ada istilah kapok bagi musisi Ahmad Dhani untuk berpolitik. Kalah dalam Pilkada Bekasi tidak membuat mantan suami Maia Estianty itu untuk tidak lagi berpolitik. 

Bahkan, Ahmad Dhani langsung menentukan sikap mendukung pasangan calon kepala daerah DKI nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga S Uno. 

Dia menyatakan kesiapannya untuk terjun ke lapangan sebagai juru kampanye pasangan nomor urut tiga tersebut.

"Bersama-sama saya akan bantu kampanye Anies-Sandi, saya akan terjun ke masyarakat, mengenalkan program kerja dan inovasi untuk menjadikan Jakarta yang lebih bermartabat, Jakarta yang lebih sejahtera," ungkap pimpinan manajemen Republik Cinta ini di kediamannya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3) malam.

Dhani mendukung Anies-Sandi karena melihat keduanya punya visi dan misi yang baik, seperti memajukan UMKM. Dia juga melihat Anies-Sandi punya kepedulian terhadap budaya dan seni.

"Karena Jakarta sebagai ibu kota negara, aspek kesenian dan kebudayaan tidak boleh ditinggalkan dalam kehidupan bernegara untuk menciptakan masyarakat yang beradab," sebut mantan calon wakil bupati Kabupaten Bekasi ini.

Sandiaga Uno yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya dan Dhani adalah sahabat lama. Dia berharap dukungan yang diberikan Dhani dapat membawa Jakarta menuju kesejahteraan bersama.

"Lewat ekonomi kreatif, kita akan ciptakan pelaku usaha di bidang musik, perfilman dan bidang budaya. Kita punya terobosan festival seni dan budaya, kita akan hadirkan musik terbaik karya anak bangsa, semoga nantinya akan lahir Ahmad Dhani-Ahmad Dhani lainnya yang berasal dari anak-anak Jakarta," ungkap Sandi. (rus/rmol)

JAKARTA - Dukungan keluarga Cendana terhadap pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga S Uno dinilai Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti tidak terlalu memberikan keuntungan signifikan bagi pasangan calon kepala daerah tersebut. 

Dukungan kepada Anies-Sandi diberikan oleh Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Ray justru menilai sebaliknya, keuntungan akan lebih banyak didapat oleh keluarga Cendana.

"Kalau ada koalisi Anies dengan Mbak Titiek, sebetulnya lebih menguntungkan pihak Cendana dibandingkan pihak Anies," kata Ray di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/3).

Menurut Ray, keuntungan yang didapat keluarga Cendana adalah bisa meredam kritik publik mengenai masa orde baru. ‎Sebelumnya, dia menambahkan, orang-orang menanyakan mengenai kejahatan politik selama 32 tahun, namun sekarang tidak lagi.

‎Ray menjelaskan, keuntungan yang didapat Anies-Sandi adalah dukungan dari tokoh elit. Hanya saja dari segi elektoral, jumlahnya tidak terlalu besar, karena Titiek dan Tommy Soeharto tidak memiliki konstituen di Jakarta.

"Tommy enggak ada partai atau organisasi yang mumpuni. Kalau Mbak Titiek dapilnya Solo," ucap Ray. (gil/jpnn)

JAKARTA - Ketua DPW PPP DKI Jakarta Djan Faridz tidak mengakui keabsahan pemecatannya sebagai ketua partai di ibu kota negara tersebut. Dalam keterangan persnya, politikus bernama lengkap Abraham Lunggana ini mengatakan bahwa SK pemecatannya sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta tidak sah. Sebab, prosedur pemecatan tidak sesuai dengan aturan partai yang selalu diawali dengan surat peringatan I sampai III.

"Sama sekali saya tidak pernah menerima surat peringatan dari ketua umum," kata Haji Lulung, Selasa (14/3).

Dia menegaskan bahwa keputusan partai yang memecatnya karena perbedaan pandangan dalam menyikapi Pilkada DKI. "Saya berbeda pandangan di Pilkada karena membela umat di Jakarta," ujarnya. (tvone/dom)

Halaman 1 dari 23

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca