TEBING TINGGI - Untuk menekan aksi kejahatan pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) atau 3C, polsek yang ada di Kabupaten Empat Lawang melakukan giat patroli.

Salah satunya Polsek Pendopo, pada Rabu (15/2) mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB kembali melakukan giat patroli di jalan umum Pendopo-Muara Pinang. Anggota polsek tidak hanya melakukan giat patroli, namun juga mengedepankan giat dialogis dengan warga dan pengendara.

"Kami berdiskusi dengan masyarakat, mampir di pos, bahkan membantu kendaraan yang sedang mogok," ujar Kapolsek Pendopo, Iptu Hariyanto, Kamis (16/2).

Pihaknya telah menentukan sasaran dan lokasi yang menjadi prioritas dalam giat patroli. Prioritas pertama di Jalan Poros sampai perbatasan Kecamatan Muara Pinang dan prioritas ke dua di kawasan Pendopo Barat, seperti di kawasan Padang Surau, Padang Bindu, Lingge hingga perbatasan Kecamatan Ulu Musi.

"Pioritas selanjutnya yakni di perbatasan Lintang Kanan di Desa Jarakan sampai Desa Tanjung Raman. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dengan tujuan menekan tindak kriminalitas khususnya 3C," ujarnya.

Sementara Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro menambahkan, giat patroli dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan terutama pada saat jam rawan. Sesuai dengan analis Bagian Ops, rata-rata pukul 12.00 WIB–18.00 WIB di jalan raya termasuk dalam jam rawan.

"Kami terutama polsek-polsek lebih mengedepankan tangkal cegah di jam tersebut sehingga tindak kriminal berkurang," tukasnya. (eno)

TEBING TINGGI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Empat Lawang akan mengirim semua cabang olahraga (Cabor) untuk bertarung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Palembang, November 2017.  Cabor yang ada sekarang yakni berjumlah 14 cabang. Namun rencana tersebut gagal dikarenakan ketersediaan anggaran yang tidak mencukupi. KONI akan mengikutsertakan sepuluh cabor saja, sedangkan empat cabor yang tidak ikut belum bisa dipastikan.

Ketua KONI Empat Lawang, Isnaini Kasmir mengatakan penentuan Cabor yang akan dikirim ke Porprov akan diumumkan setelah Training Centre (TC) Maret mendatang selama 50 hari. Jadi, dalam TC pihaknya akan seleksi, cabor mana yang punya potensi untuk meraih medali di Porprov.

"Verifikasi atlet dan kesiapan tim pelatih juga menjadi pertimbangan dalam seleksi cabor nanti. Jadi, banyak faktornya yang kami nilai, intinya cabor yang paling berpotensilah yang akan dikirim," kata Isnaini, Kamis (16/2). 

TEBING TINGGI - Tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Empat Lawang, khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi masih tergolong aman. Di sejumlah agen dan warung kelontongan di Kecamatan Tebing Tinggi masih terlihat menjual elpiji 3 Kg.

"Kalau di Empat Lawang masih aman. Memang di daerah lain ada yang sudah langka, tapi di Empat Lawang masih aman," kata Syaiful, salah satu agen elpiji di Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (16/2).

Pasokan elpiji 3 kg ke sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang masih terkendali. Bahkan di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang merupakan kecamatan paling ujung distribusi elpiji melon masih aman dan lancar.

"Suplai ke sejumlah kecamatan masih lancar dan hingga sekarang tidak terjadi kelangkaan gas melon. Kami juga sebagai agen berupaya, supaya gas melon tidak langka di wilayah Kabupaten Empat Lawang," ujarnya.

Mengenai harga, hingga saat ini masih stabil berkisar Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per tabung, khusus untuk elpiji ukuran 3 Kg atau elpiji Melon. Bahkan sejumlah PNS dan warga kalangan menengah ke atas sudah ada yang menggunakan produk LPG Bright Gas. (eno)

TEBING TINGGI - Warga Kabupaten Empat Lawang, khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi bakal mendapat hiburan baru di bidang kesenian tradisional. Pasalnya, Rabu (15/2) telah diresmikan Paguyuban Kesenian Kuda Lumping Jaranan Kreasi Karang Taruna Bedeng Depo.

Peresmian yang digelar di lapangan dekat Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi itu cukup menghibur warga sekitar, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga orang tua. Peserta paguyuban menampilkan atraksi kuda lumping, tari reog serta atraksi ekstrem makan bambu, beling dan kebal dicambuk.

Ketua Umum Paguyuban Jaranan Kreasi Bedeng Depo, Supaham mengatakan paguyuban ini baru berdiri 15 September 2016 lalu. Anggotanya berjumlah 41 orang yang semuanya berasal dari warga Bedeng dan warga Depo, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang.

"Kami ingin melestarikan seni tradisional asli Jawa ini di Empat Lawang dan kami merasa Empat Lawang masih kurang kesenian tradisionalnya. Mudah-mudahan paguyuban ini bisa diandalkan dan bisa menghibur warga Empat Lawang," kata Supaham. (eno)

TEBING TINGGI - Satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Empat Lawang benar-benar serius untuk memberantas pungli di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Bahkan anggota Polres Empat Lawang sekali pun, jika terbukti melakukan pungli akan ditindak.

"Kita tidak pandang bulu, jika terbukti melakukan pungli, ataupun suap akan kita tindak. Termasuk anggota polisi," kata Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Empat Lawang, Kompol M Rizvy Q, Rabu (15/2).

Untuk hukuman, Rizvy yang juga Wakapolres Empat Lawang ini menjelaskan akan disesuaikan dengan pelanggaran berdasarkan pasal yang berlaku. Pihaknya, akan terus berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Empat Lawang, untuk mengantisipasi pungli khususnya di lingkungan Pemkab Empat Lawang.

"Saya contohkan jika ada penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pihak Polantas damai di tempat, nah itu masuk kategori suap," jelasnya. (eno)

TEBING TINGGI - Cuaca gerimis di malam hari dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan tindakan pencurian trafo PLN. Namun aksi para pelaku yang diketahui berjumlah empat orang itu masih diketahui warga yang sedang jaga ronda malam. Percobaan pencurian tersebut terjadi, Minggu (12/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Martapura, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang.

Saat itu warga yang sedang ronda malam melihat empat pelaku sedang sibuk melepaskan sebuah trafo PLN. Warga langsung menangkap para pelaku dan sempat dihakimi. Tapi nasib baik masih memihak para pelaku, mereka berhasil melarikan diri meskipun salah satu dari pelaku berinisial Ed sudah kena bacok.

"Ya benar, kejadiannya di Ulu Musi. Para pelaku sudah kami kantongi identitasnya dan masih dalam pengejaran," kata Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro, Senin (13/2).

Dijelaskan Bayu, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti (BB), mengejar pelaku dan mengecek di Puskesmas jikalau pelaku melakukan pengobatan di Puskesmas, namun pelaku tersebut tidak ada.

"Kerugian belum bisa di taksir karena masih menunggu pihak PLN. PLN sebagai korban belum lapor tapi kita masih selidiki lagi untuk cari alat bukti lainnya," jelasnya. (eno)

TEBING TINGGI - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Empat Lawang menugaskan 170 anggota taruna siaga bencana (Tagana) yang disebar di sepuluh kecamatan di kabupaten tersebut. Tujuannya supaya cepat memberikan pelayanan kepada warga jika terjadi bencana.

"Tiap Kecamatan sudah kami tempatkan Tagana. Jika terjadi bencana, mereka langsung datang membantu dan langsung mengirimkan data kepada kami," kata Kepala Dinsos Empat Lawang, Hasbullah melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Umar Hasan, Jumat (10/2).

Setelah menerima informasi dan data kerugian akibat bencana itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan sesuai data yang diterimanya oleh anggota Tagana. Makanya data yang diterimanya harus akurat sehingga bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. (eno)

TEBING TINGGI - Masyarakat di Kabupaten Empat Lawang yang kurang mampu bakal mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemkab. Namun penerima bantuan iuran ini bakal benar-benar diseleksi sehingga tepat sasaran.  

Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah meminta SKPD yang mengurus hal ini bisa benar-benar menyeleksi warga penerima bantuan iuran BPJS yang dibiayai Pemkab.

"Saya sudah menerima paparan dari Bapedda Empat Lawang. Saya minta data yang otentik untuk penerima BPJS Kesehatan ini," kata Syahril.

Menurutnya, selama ini kesalahan itu terletak di bagian pendataan bakal penerima bantuan. Terkadang, orang yang mendata ketika bertugas lebih mengutamakan sanak keluarga dan orang yang kenal dengannya.

"Kalau dia senang, dimasukannya. Apalagi kalau keluarganya, pasti masuk. Itu tidak kita inginkan lagi. Pokoknya 2017 ini kita inginkan yang benar-benar," ungkapnya. 

Selain bantuan Iuran BPJS Kesehatan, orang nomor satu di Empat Lawang juga akan menganggarkan kembali sembako murah bagi masyarakat. Namun, dalam penyalurannya, ia juga minta untuk dapat disalurkan tepat sasaran.

"Kita nanti akan bagikan sembako murah, tapi tidak hanya di kantor-kantor camat. Melainkan akan kita upayakan di beberapa titik strategis lainnya. Biar masyarakat bisa merasakan semua," tutur dia. (eno)

TEBING TINGGI - Kuota beras untuk rumah tangga miskin (Raskin) tahun 2017 ini kemungkinan besar akan bertambah dibandingkan 2016 lalu. Selain itu pendistribusian raskin akan diawasi lebih ketat sehingga tepat sasaran.

"Kemungkinan bertambah dan mudah-mudahan demikian, karena sejauh ini kita sudah melakukan komunikasi dengan Perum Bulog Lahat, kuota raskin akan ditambah. Tapi itu belum pasti," kata Kabag Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Empat Lawang, Marwan Effendy, Rabu (8/2).

Hanya saja, tambah Marwan, mengenai realisasi distribusi raskin, pihaknya masih menunggu pedoman dari pusat. Sebab surat keputusan (SK) dari Kementerian Sosial (Kemensos) belum turun.

"Kemudian kami masih menunggu pagu angaran dari pihak provinsi juga. Yang jelas kita akan selalu berkoordinasi mengenai hal ini," jelasnya. (eno)

TEBING TINGGI - Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menegaskan pembangunan di wilayahnya tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Namun harus dilakukan secara bersama-sama seluruh elemen, termasuk media massa.

"Meskipun bupatinya berpendidikan tinggi, kaya, muda, kalau tidak ada bantuan dari semua pihak tidak akan berhasil membangun," ujar Syahril saat silaturrahmi dengan awak media di ruang Setda Empat Lawang, Selasa (7/1).

Dirinya meminta kepada seluruh awak media massa yang bertugas ada di Kabupaten Empat Lawang, untuk bersama-sama dalam membangun Kabupaten Empat Lawang. Di sisa masa jabatannya sebagai bupati ini, ia berusaha membangun Empat Lawang semaksimal
mungkin.

"Media sebagai koreksi dan promosi juga bisa mendukung program Empat Lawang. Saya bukan tidak mau dikoreksi, namun harus konfirmasi dulu kebenarannya," jelas Syahril.

Di sisa masa jabatannya sebagai bupati ini, Syahril berusaha meningkatkan kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemkab Empat Lawang. Sebab, disiplin merupakan kunci segalanya, jika pegawai sudah disiplin maka hasilnya atau pekerjaannya pasti akan baik dan teratur.

"Sebaliknya, kalau disiplin kurang, hasil juga akan kurang maksimal. Disiplin inilah yang harus ditanamkan oleh pegawai sehingga bisa membangun Empat Lawang supaya tidak kalah dengan daerah lain," tukasnya. (eno)

Halaman 1 dari 17

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca