PENYAKIT asam urat berhubungan dengan sejumlah masalah metabolisme kolesterol dan protein. Dikatakan ahli gizi Klinik dari RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Yenita DCN MPH RD, Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin yang ada dalam tubuh. “Sedangkan purin adalah protein dari golongan nukleo protein yang yidak di butuhkan tubuh,” ujarnya.
Lanjut dia, kadar asam urat yang tinggi dalam darah menyebabkan timbulnya tofus, benjolan yang berisi semacam serbuk kapur di bagian kaki dan tangan. Kelebihan kadar asam urat menyebabkan pembentukan kristal asam urat yang terbentuk pada cairan sendi maka terjadilah gout atau asam urat.
Menurutnya, pola makan seseorang sangat mempengaruhi kadar asam urat dalam darah, makanan yang di konsumsi sehari – hari jumlah purin sekitar 600-1000 mg/hari. “Life style dan gaya hidup makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dan mempengaruhi asam urat dalam tubuh,” ungkapnya.
Apabila sudah terdiagnosa tinggi kadar asam urat dalam darah di perlukan pengaturan makanan yakni diet rendah purin. Tujuan diet, untuk mengendalikan produksi asam urat dalam tubuh dan membantu meningkatkan pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.
“Kadar asam urat darah, normal 5-7 mg% , 5,5 mg% batas tinggi pada wanita, 6,5 mg% batas tinggi pada pria,” jelasnya.
Dalam mengatur konsumsi makanan perlu di perhatikan bahan makanan yang di asup. Pertama, tidak dianjurkan untuk dikonsumsi (kadar purin 150-180mg) seperti hati, ginjal, paru-paru, otak, sarden kaldu daging, roti, kacang2an kering, udang.
Kedua, makanan yang di batasi (kadar purin 50-150 mg) yaitu daging, ikan, kerang, kacang, buncis, kembang kol, bayam, jamur. “Makanan yang dianjurkan (kadar purin 0-15 mg) seperti sayuran dan buah (kecuali di no 2 ), susu, nasi, ubi, jagung, gula,” terangnya.
Ketiga, daging atau ikan maksimal 50-70 gram per hari untuk dikonsumsi. “Tempe atau tahu atau kacang2an 50 gram per hari, sayuran dan buah 100-150 gram per hari,” pungkasnya. (qiw/via)

 

SAAT ini penyakit asam urat sering dialami banyak orang. Bahkan, orang yang masih muda juga sering ditimpa penyakit ini. Apalagi jika ayah dan ibunya memiliki penyakit tersebut, maka anaknya berisiko mengalami hal yang sama.
Menurut dr Muzakkie SpB SpOT dari Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, asam urat biasanya menyerang persendian pada kaki dan tangan. Gejala asam urat, kesemutan dan linu pada sendi, nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur dan sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi
Penyakit asam urat disebut juga dengan gout arthritis, dimana terjadi penimbunan asam urat yang merupakan suatu produk akhir metabolisme purin, dalam jumlah berlebihan di jaringan. Purin merupakan zat yang terdapat pada beberapa makhluk hidup yang apabila diproses akan mengahsilkan asam urat sebagai produk akhirnya.
”Peningkatan Kadar asam urat dalam tubuh membuat ginjal tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat tersebut sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan asam urat dipersendian” ujarnya.
Ia mengatakan, normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin. Tapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. “Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin,’’bebernya.
“Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak,”ungkapnya.
Jika demikian, lanjutnya, penderita harus melakukan kontrol kedokter untuk mengetahui kadar asam uratnya, jika belum menganggu purin dapat ditanggulangi dengan konsumsi obat anti purin. “Bila terjadi pembengkakan besar dan menimbulkan rasa nyeri maka harus dilakukan tindakan operasi,” tutupnya
DR Dr Zulkhair Ali SpPD K-GH, Spesialis penyakit dalam dari RSMH Palembang, menambahkan, menghindari asam urat sebanyak banyak mengonsumsi air putih. Asam urat akan disiram air putih dari ginjal dan dikeluarkan melalui urine. “Jadi, jangan lupa untuk minum air putih secara teratur dan mengonsumsi 500 miligram vitamin C per hari agar kadar asam urat turun,’’sarannya.
Asam urat tinggi tidak hanya dialami orang-orang yang usianya di atas 40 tahun. Beberapa orang yang usianya masih di bawah 35 tahun ada yang mengeluhkan asam urat tinggi. Jika mengalami hal ini, coba perhatikan lagi pola makan. Sebab pola makan yang berantakan bisa memicu naiknya asam urat.
Kadar asam urat yang tinggi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang pada puncaknya dapat mengakibatkan gout, alias peradangan sendi. “Peradangan sendi itu bersifat menahun dan apabila sudah beberapa kali menyerang, sendi bisa menjadi bengkok,”pungkasnya. (qiw/via)

Penelitian baru menunjukkan, makan burger terlalu banyak bisa meningkatkan risiko usus umum inflamasi atau membuat diagnosis kanker payudara menjadi lebih berbahaya. Ingat bahwa mengonsumsi daging merah bisa meningkatkan kolesterol dan lemak jenuh dan makan daging merah berlebihan meningkatkan risiko beberapa kondisi kesehatan kronis.
Kini, dua studi baru memberikan motivasi lebih untuk menghindari konsumsi daging merah. Daging merah bisa meningkatkan risiko divertikulitis, kondisi usus umum inflamasi. Kedua para peneliti menemukan hubungan antara daging panggang dan tingkat yang lebih tinggi dari kematian dini di kalangan penderita kanker payudara.
Hal ini disebabkan karena memasak daging pada suhu tinggi telah terbukti menghasilkan senyawa inflamasi dan karsinogenik. Daging dimasak pada suhu tinggi bisa meningkatkan risiko kanker dan baru-baru ini, diabetes.
Penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal Gut, melihat dampak potensial dari daging merah, unggas dan asupan ikan pada peluang seseorang mengembangkan divertikulitis, yakni suatu kondisi di mana kantong kecil pada lapisan usus meradang.
Peneliti menganalisis kesehatan dan mencatat diet pada hampir 46.500 orang yang mengambil bagian dalam studi nasional selama 26 tahun. Selama waktu itu, 764 orang mengembangkan kondisi peradangan berbahaya. Setelah menyesuaikan faktor seperti merokok, olahraga, penggunaan obat dan asupan serat, peneliti menemukan bahwa mereka yang makan daging merah paling sering memililiki risiko sebesar 58 persen dari mengembangkan divertikulitis dibandingkan dengan mereka yang makan sedikit.
Setiap porsi harian dari daging merah berhubungan dengan peningkatan risiko 18 persen. "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dengan tepat bagaimana daging merah terkait dengan diverticulitis," kata penulis utama, Andrew Chan, MD, seperti dilansir laman Health, Minggu (12/2).
"Tapi studi menunjukkan bahwa konsumsi tinggi daging merah mengubah keseimbangan bakteri dalam usus yang memengaruhi respon kekebalan tubuh dan kerentanan terhadap peradangan," pungkas Chan. Para peneliti juga menentukan mengganti satu porsi harian daging merah dengan ikan atau unggas bisa menurunkan risiko diverticulitis sebesar 20 persen.(fny/jpnn/nan)

 

JAKARTA – Usai menjalani operasi tumor payudara di Kuala Lumpur, Malaysia. Penyanyi dan aktris, Pevita Pearce makin percaya diri menjalani aktivitasnya di dunia entertain. ”Alhamdulillah, Kalau sudah disini, berarti sudah sehat walafiat,” ujar Pevita di Ritz Carlton, Jakarta Selatan, kemarin.
Tak hanya menerima tawaran menjadi brand ambassador salah satu alat komunikasi. Perempuan berusia 24 tahun ini pun mulai beraktivitas kembali di dunia peran. ”Sekarang aku lagi sibuk syuting film terbaru aku The Guys,” ujarnya.
Di film bergenre komedi itu. Artis berdarah Banjar dan Inggris itu beradu akting dengan Afgan Syahreza. ”Jujur ya aku senang banget bisa bekerja sama dengan Afgan,” kata. Sudah saling mengenal satu sama lain membuat Pemain film Aach..Aku Jatuh Cinta ini tak mengalami kesulitan. ”Karena aku dan Afgan memang sudah kenal lama, jadi it's a perfect match saja,” cerita anak ke-2 dari 3 bersaudara pasangan Bramwell Pearce dan Ernie Auliasari itu
Meski mulai disibukkan dengan beragam aktivitas di dunia yang membesarkan namanya. Pevita tak bisa melupakan kegitan sehat yang mendukung kesehatannya. ”Aku jalani saja sih. Aku olahraga dan berusaha untuk tak menjadikan itu beban,” katanya.
Yoga menjadi salah satu aktivitas sehat yang dilakukannya. ” Saya sekarag lagi acrobatic yoga,” jelasnya. Tak hanya itu, Pevita pun selalu meluangkan waktu untuk refreshing dan berusaha tak ngoyo dalam beraktivitas. ”Yang penting mindset juga. Kalau mindsetnya rileks kayaknya sehat terus,”sambung perempuan kelahiran jakarta, 6 Oktober 1992 itu.
Apalagi penyakit yang dideritanya bukanlah kanker. Pevita pun bisa terlihat santai. ”Kanker dan tumor itu sangat berbeda. Dan itu hal yang sangat sensitif ketika salah bicara, orang bisa tersinggung sekali. Maaf sekali ya saya ngomong begini karena it's very offending me,” tegasnya. (ash/nan)

Sistem metabolisme sangatlah penting bagi kesehatan tubuh. Sistem metabolisme cukup banyak berperan dalam menjaga kestabilan berat badan Anda.

Apabila sistem metabolisme tidak berjalan dengan baik, maka tubuh tidak mampu untuk mencerna nutrisi dan kalori dengan baik sehingga berakibat pada kenaikan berat badan.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh Anda, seperti dilansir laman Cheat Sheet, Kamis (9/2).

1. Anda tidak mendapatkan cukup tidur

SFGate menjelaskan bahwa mereka yang kurang tidur memiliki kesempatan yang lebih tinggi mengembangkan gangguan metabolisme.

Selain itu, hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur nafsu makan, ghrelin dan leptin juga terpengaruh ketika Anda tidak mendapatkan cukup tidur, sehingga Anda akan merasa tidak kenyang setelah makan dan merasa lapar dari biasanya yang memengaruhi metabolisme Anda.

Diabetes adalah gangguan metabolisme dan ketika Anda tidak mendapatkan jumlah tidur yang tepat,, maka tubuh Anda menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Hal ini pada akhirnya bisa menyebabkan resistensi insulin dan diabetes, jadi penting untuk menjaga metabolisme Anda.

2. Anda tidak minum cukup air

Tetap terhidrasi tidak hanya kunci untuk tetap waspada dan meningkatkan kinerja Anda, namun juga kunci untuk menjaga metabolisme Anda tetap sehat dan aktif.

Bahkan jika Anda hanya sedikit dehidrasi, Anda bisa memperlambat metabolisme hingga 3 persen yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan dalam jangka panjang.

3. Anda tidak mengangkat beban

Penting untuk diingat bahwa angkat berat adalah apa yang mendorong metabolisme Anda meningkat. Saat melakukan cardio penting untuk meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori. Karena pada saat itulah bangunan dari otot akan meningkatkan metabolisme menjadi lebih tinggi selama jangka waktu yang lama. Hal itu membuat Anda membakar lebih banyak lemak dan kalori bahkan selama waktu istirahat Anda.

4. Anda tidak makan cukup protein

Protein sangat penting untuk membangun otot. Mencerna protein membutuhkan lebih banyak usaha dari tubuh Anda daripada mencerna karbohidrat dan lemak. Dan karena metabolisme Anda akan bekerja lebih keras dan lebih cepat di pencernaan ketika Anda makan protein, efek termal yang terjadi itu akan jauh lebih tinggi dengan protein daripada dengan karbohidrat dan lemak.

Semakin banyak energi yang dimasukkan ke dalam penguraian makanan, semakin banyak panas yang dihasilkan dalam tubuh.

5. Terpapar sinar matahari

Sinar matahari tidak hanya menyediakan Anda dengan vitamin D, tetapi juga memberikan manfaat merevive metabolisme. Ketika Anda terkena sinar matahari, kulit Anda melepaskan oksida nitrat yang merupakan kunci dalam menjaga metabolisme yang sehat.

6. Anda melewatkan kopi pada pagi hari

Anda mungkin telah memutuskan untuk mengurangi asupan kafein Anda karena berbagai alasan, tapi ini bisa menjadi salah langkah. Sudah ada cukup banyak penelitian yang mendukung bahwa kafein bisa memengaruhi metabolisme.(fny/jpnn)

PAGARALAM – Guna menjamin sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Walikota, dr Hj Ida Fitriati MKes membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga kurang mampu di Dusun Pagar Bumi, kelurahan Kuripan Babas, kecamatan Pagaralam Utara, dipusatkan di Pustu Dusun Pagar Bumi.

KIS, kata Ida, merupakan progarm nasional sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pagaralam dalam mewujudkan masyarakat sehat, termasuk memberikan pelayanan secara gratis dibiayai Pemerintah Kota Pagaralam.

“Melalui KIS, Pemerintah berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan, bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pihaknya lanjut Ida, mengapresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Pagaralam yang sudah berupaya menjalankan program nasional KIS dengan baik. Tercermin dalam pemberian KIS di Dusun Pagar Bumi dan daerah lainnya.

“KIS bisa digunakan masyarakat secara gratis. Kalau sakit ya ke pusat pelayanan kesehatan. Bisa dipakai di mana saja,termasuk kalau sedang berada di Jakarta sekalipun,” ujar Ida. (ald)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Sabtu (11/2). 

 

BAU BADAN atau dalam istilah medik bromhidrosis merupakan masalah kesehatan kulit yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bau badan dapat menimbulkan masalah hubungan sosial seseorang bahkan dapat menyebabkan seseorang menjadi minder. Seperti yang dialami Rose (21), mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Palembang. Meski memiliki paras cantik, Rose selalu minder saat bergaul karena bau badannya yang kurang enak.
"Padahal sudah pake deodoran, tapi masih saja mau badan muncul. Apalagi kalau sudah banyak kegiatan," keluhnya.
Dr dr Yuli Kurniawati SpKK dari Dept Dermatologi dan Venereologi FK Unsri/RSMH Palembang mengatakan, sering kali orang yang mengalami bau badan tidak menyadari bahwa dirinya bau badan. Hal ini terjadi karena indra penciumannya sudah terbiasa dengan bau badannya sehingga orang lain di sekitar merasa terganggu.
Kapan mulai timbul bau badan? Dokter yang berpraktik di
Klinik Adhitia 2 Jl Cipto No 20 Palembang ini mengatakan, bau badan merupakan keadaan kronis yang ditandai bau tidak enak yang berlebihan. Lebih sering terjadi karena hasil sekresi kelenjar apokrin daripada kelenjar ekrein (keduanya merupakan kelenjar keringat ). "Bau badan umumnya mulai timbul pada masa pubertas, dapat berkaitan dengan kebersihan diri yang kurang dan penyakit tertentu," ujarnya.
Menurutnya, bau badan dihasilkan dari sekresi kelenjar keringat apokrin yang mulai berfungsi aktif pada masa pubertas. Fungsi kelenjar ini dipengaruhi faktor hormonal yaitu hormon androgen dan tingginya aktivitas enzim testoteron 5α reduktase yang merangsang sekresi kelenjar apokrin. "Aktivitas kelenjar ini dapat dipicu oleh faktor emosi," ungkapnya.
Kelenjar ekrin juga berfungsi sebagai kelenjar keringat yang peka terhadap rangsangan saraf kolinergik. Respons berkeringat tiap individu berbeda tergantung pada suhu, stres fisik yang dihadapinya. Selain itu kecepatan keringat juga ditentukan oleh aktivitas kelenjar keringat dan area tubuh.
Ia mengatakan, terdapat dua tipe bromhidrosis, yaitu bromhidrosis apokrin dan bromhidrosis ekrin. Bromhidrosis apokrin lebih sering ditemukan. Proses bau badan khususnya bau badan yang berasal dari ketiak dipengaruhi oleh aktivitas kelenjar apokrin, mikroorganisme tertentu, faktor hormon dan faktor keturunan. Beberapa penelitian menyatakan ukuran kelenjar keringat pada pasien bau badan lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak bau badan.
Sebenarnya hasil sekresi kelenjar keringat pada permukaan kulit tidak berbau. Bau yang terjadi karena dekomposisi bakteri yang banyak ditemukan di ketiak. Bakteri-bakteri ini dapat mengubah komposisi asam lemak yang terdapat dalam kandungan keringat sehingga menimbulkan bau yang tidak enak.
Beberapa penelitian juga menyatakan bau badan dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi seperti daging, bawang, minuman alkohol dan lainnya. Bromhidrosis ekrin lebih sering ditemukan pada telapak kaki, sela jari, sela paha. “Kondisi ini diperberat oleh faktor cuaca panas, stres emosional, keringat berlebih, obesitas dan penyakit diabetes serta beberapa penyakit kulit seperti eritroderma, psoriasis, iktiosis,” terangnya.
Penaganan medik yang dilakukan untuk mengatasi bau badan, antara lain penggunaan antiperspiran dan deodoran digunakan pada ketiak. Penggunaan antibiotik topikal harus dilakukan setelah konsultasi dengan dokter.
Selain itu, penggunaan obat antikolinergik dapat diberikan untuk mengurangi sekresi kelenjar keringat dengan menghambat saraf simpatik namun jarang dilakukan karena efek samping yang berbahaya dan tidak bisa diberikan jangka panjang. “Tindakan bedah, liposunction kuretasi dapat dilakukan untuk mengurangi kelenjar keringat pada ketiak,’’tukasnya.
Pengobatan populer yang dilakukan adalah dengan injeksi botulinum toksin (botox). Penggunaan botox pada keringat yang berlebihan bermanfaat, aman dan efikasi yang baik. Penggunaan laser NDYAG Q-Switched dapat mencapai 81,2 % kepuasan pasien setelah diterapi. Penggunaan modalitas terapi injeksi botox dan laser harus dilakukan oleh dokter SpKK berkompeten. (via/ce4)

TEBING TINGGI - Masyarakat di Kabupaten Empat Lawang yang kurang mampu bakal mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemkab. Namun penerima bantuan iuran ini bakal benar-benar diseleksi sehingga tepat sasaran.  

Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah meminta SKPD yang mengurus hal ini bisa benar-benar menyeleksi warga penerima bantuan iuran BPJS yang dibiayai Pemkab.

"Saya sudah menerima paparan dari Bapedda Empat Lawang. Saya minta data yang otentik untuk penerima BPJS Kesehatan ini," kata Syahril.

Menurutnya, selama ini kesalahan itu terletak di bagian pendataan bakal penerima bantuan. Terkadang, orang yang mendata ketika bertugas lebih mengutamakan sanak keluarga dan orang yang kenal dengannya.

"Kalau dia senang, dimasukannya. Apalagi kalau keluarganya, pasti masuk. Itu tidak kita inginkan lagi. Pokoknya 2017 ini kita inginkan yang benar-benar," ungkapnya. 

Selain bantuan Iuran BPJS Kesehatan, orang nomor satu di Empat Lawang juga akan menganggarkan kembali sembako murah bagi masyarakat. Namun, dalam penyalurannya, ia juga minta untuk dapat disalurkan tepat sasaran.

"Kita nanti akan bagikan sembako murah, tapi tidak hanya di kantor-kantor camat. Melainkan akan kita upayakan di beberapa titik strategis lainnya. Biar masyarakat bisa merasakan semua," tutur dia. (eno)

WASPADA bagi seseorang yang kerap marah-marah dengan alasan tertentu. Pasalnya kondisi sangat membahayakan kesehatan, salah satunya memicu serangan otak (stroke). Seperti yang dialami Surahman (48), Pagi itu, Surahman meluncur ke lokasi sebuah proyek yang sedang giat-giatnya dalam proses pembangunannya.
Setibanya di lokasi beliau disambut serombongan staf proyek dan langsung meminpin rapat di ruang konferensi. Dalam rapat telah timbul perdebatan sengit sebagai akibat telah terjadinya kesalahan proses pembangunan cukup serius yang harus cepat direvisi mengingat akhir masa kontrak yang semakin mendekat.
Pada puncaknya Surahman tampak meledak-ledak dalam amarah kepada para stafnya dan saat itu juga beliau mendadak pingsan terkulai dengan suara mengorok. Segera para staf beliau dalam kepanikannya menguhungi layanan ambulans gawat – darurat Rumah Sakit terdekat. Dari hasil pemeriksaan di UGD ternyata tekanan darah beliau 230/110 mm Hg dan hasil CT Scan Otak dinyatakan telah terjadi perdarahan otak yang cukup luas.
Kemudian, beliau dirawat dalam Ruang ICU. Keluarga yang dihubungi dan telah hadir di RS sangat tidak menyangka kejadian tersebut karena selama ini belau tidak pernah mengeluh sakit apapun, sehat, segar bugar, makan enak dan selalu giat bekerja tak kenal lelah.
Kabar duka tiba pada pukul 11.10 WIB, Surahman menghembuskan nafas terakhir. Menilik catatan medik almarhum ternyata beliau sebenarnya beberapa kali pernah melaku-kan Medical Check Up ( MCU ) tahunan yang dilakukan secara rutin oleh Perusahaannya.
Dalam MCU terungkap bahwa almarhum menderita tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol tinggi dalam darah (Hiper-kolesterolemia), mulai kadar gula dalam darah yang meningkat. Selain itu almarhum juga perokok dan bertemperamen, mudah emosi.
Dr H Aulia Syawal SpJP-K FIHA FAsCC, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Senior dari RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang menerangkan, Penyakit Stroke adalah penyakit yang tergolong dalam penyakit-penyakit Kardiovaskular ( PKV ) atau diterjemahkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Yang dimaksudkan dengan PKV adalah kelompok penyakit yang timbul sebagai akibat tersumbatnya aliran darah dan atau pecahnya pembuluh darah pada sebuah alat- tubuh ( organ ) yang sangat penting ( vital ) untuk kehidupan.
“Termasuk ke dalam kelompok ini yakni penyakit tekanan darah tinggi, penyakit jantung coroner, stroke, penyakit pembuluh darah ujung, dan gangguan pembuluh darah ginjal,’’ujar Pengurus Inti Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel ini.
Dikatakannya, PKV justru menjadi fatal dan ”mendadak” menyerang penderita sebagai mati mendadak yang menyerang usia produktif. Orang dengan beberapa faktor risiko yakni orang yang sangat cenderung menjadi calon pengidap salahsatu PKV yang di kemudian harinya berpotensi dapat menjadi korban mati mendadak. ”Seperti faktor risiko utama merokok, tekanan darah tinggi (hipertensi), tinggi kolesterol, Kencing manis dan alkoholisme,” terangnya. “Ditambah lagi dengan faktor tambahan seperti kegemukan, keturunan, kurang gerak, tekanan emosi, usia dan jenis kelamin,’’terangnya.
Dia mengatakan, Hipertensi dapat secara langsung menyebabkan pecahnya pembuluh arteri otak yang mengakibatkan Stroke karena perdarahan otak ( hemoragik ), dan secara bertahap juga me-nyebabkan rusaknya dinding bagian dalam arteri otak yang mengakibatkan sumbatan aliran darah otak yang disebut sebagai Stroke karena sumbatan otak ( iskhemik ) .
Kedua jenis ini meng-akibatkan seseorang dapat mati segera atau cacat seumur hidup dikarenakan kelumpuhan se-paruh badan. ”Pada kasus Bapak Surahman ini yang terjadi adalah Stroke Hemoragik akibat
Hipertensi derajat ( grade ) 3,” tegasnya.
Menurutnya, hipertensi juga mengakibatkan pembengkakan jantung yang pada gilirannya akan memu-dahkan seseorang terkena serangan jantung maupun Gagal Jantung .Gagal Jantung menyebabkan seseorang tak mampu lagi bekerja sehari-hari karena selalu di-rundung sesak napas setiap melakukan kegiatan. “Kondisi ini mengakibatkan seseorang menjadi tidak pro-duktif lagi karena jantung telah gagal memenuhi fungsinya memompakan ”kehidupan” ( darah ) ke seluruh tubuh !,’’ungkapnya.
Hipertensi dapat merusak dinding arteri ginjal sehingga pada gilirannya menimbulkan Gagal Ginjal atau Penyakit Ginjal Menahun yang mengharuskan sisakit manjalani cuci darah mini-mal dua kali seminggu seumur hidupnya !.
Tanda seseorang mengidap hipertensi bukannya harus sisakit selalu marah-marah, karena hal itu belum tentu disebabkan oleh hipertensi ,tetapi yang paling awal dialaminya ialah rasa sakit di sebelah belakang kepala ( tengkuk ) terutama pada saat fajar yang menghilang setelah siang hari, juga bila telah mengenai jantung sering ditambah dengan rasa mudah kelelahan dan kadang-kadang nyeri dada. “Marah-marah hanyalah dampak sekunder akibat sakit kepala tadi,’’bebernya.
Lebih jauh dikatakannya, jenis stroke ada dua, yakni Stroke Hemoragik, akibat pecahnya pembuluh darah di otak . Biasanya disebabkan karena tingginya tekanan darah di atas 180/100 mm Hg. Sedangkan Stroke Iskhemik terjadi akibat sumbatan mendadak arteri di otak pada daerah yang mengalami Aterosklerosis atau sumbatan oleh bekuan darah ( trombus ) yang terbawa mengalir dari tempat lain ( biasanya dari rongga dalam jantung ). “Kejadian ini disebut sebagai Tromboemboli. Pada gangguan jantung yang mendadak ( Infark Jantung Akut ) maupun yang menahun dengan Aritmia ( Kekacauan Detak Jantung ) atau Gagal Jantung Menahun sering terdapat trombus di serambi atau bilik kiri yang bisa menjadi awal kejadian Tromboemboli,’’katanya.
Kedua jenis Stroke ini menimbulkan dampak yang sama berupa kelumpuhan menetap se-belah sisi seumur hidup dan menjadi beban selamanya bagi orang-orang dekat sekitarnya. Le-bih celaka lagi bila daerah yang terkena di otak cukup luas sehingga mematikan sel-sel memori sisakit, maka biarpun ia hidup dan lumpuh tetapi juga tidak mengenal siapa-siapa serta tidak mempunyai ingatan apalagi kenangan samasekali plus ngompol seumur hidup ! Kerusakan otaknya biasanya bersifat menetap ( permanen ).
Tanda-tanda awal seorang mulai mendapat Stroke yaitu rasa kesemutan separuh badan, bicara pelo atau sedikit kacau kata-katanya namun masih bisa berjalan. Pada yang lebih berat sisakit akan lumpuh separuh, sulit bicara bahkan pingsan sampai koma atau bahkan mati men-dadak seperti yang terjadi pada almarhum Suherman. (qiw/via)

 

SELAIN cacingan, memiliki kuku kotor dapat mengakibatkan penyakit diare dan tifus. Ini dapat terjadi, ketika anak habis buang air besar kemudian tidak mencuci tangan dengan bersih. “Maka ini pun bisa menularkan penyakit diare dan tifus,” kata dr Rismarini SpA (K), dokter spesialis anak dari RSMH Palembang.
Mencuci tangan, lanjutnya, dapat dilakukan dengan menggunakan air mengalir ataupun menggunakan cairan antiseptic yang mudah dibawa saat berpergian. Ada standar cara mencuci tangan yang di keluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Ada beberapa langkah cara mencuci tangan yang di anjurkan oleh WHO untuk dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat dunia” ujarnya.
Diterangkannya, untuk langkah mencuci tangan dapat dimulai dari membasahi kedua telapak air lalu beri sabun, bila tidak menggunakan air dapat dilakukan dengan menggunakan cairan antiseptic. Usap dengan lembut dan ratakan di kedua telapak tangan. Gosok masing- masing pungung tangan secara bergantian, lalu berpindah pada jari-jari tangan dan saling masuk untuk membersihkan sela-sela jari.
Bersihkan pangkal Jempol saling bergantian dengan cara mengenggamnya kemudian diputarkan. Selanjutnya, gosokan ujung jari dengan mengatupkan jari tangan kanan terus gosokan ke telapak tangan kiri, lakukan bergantian untuk membersihkan ujung kuku. Lalu bilas dengan air bersih dan keringkan. Bila menggunakan antiseptik dapat didiamkan selama beberapa menit. “Lakukan langkah mencuci tangan tersebut selama 20 hingga 30 detik, saat sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Sehingga tangan dapat lebih higenis dan mencegah bakteri berpindah,” katanya.
Sementara itu, dr Novadian SpPD KGH FINASIM mengatakan, penyakit tifus atau sering juga disebut sebagai demam tifoid merupakan jenis penyakit yang dapat diderita oleh semua kalangan.
Dijelaskan, penyakit tifus merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman salmonella thypi, yang penularan bakteri ini biasanya melalui makanan. Lain dari itu, lanjut dr Novadian, penularan kuman penyebab penyakit demam tifoid ini juga dapat dari jari tangan atau kuku, muntah, lalat, dan feses. “Lalat dapat menjadi perantara penularan, saat lalat hinggap di makanan yang akan dikonsumsi seseorang,” pungkasnya. (qiw/lia)

Halaman 1 dari 18

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca