PULUHAN mahasiswi yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dari beberapa perguruan tinggi di Palembang menggelar aksi  menutup aurat dengan berhijab di Bundaran Air Mancur (BAM), Palembang, Minggu (19/2). Gerakan mari menutup aurat ini digelar untuk memperingati Hari Jilbab sedunia yang jatuh setiap 14 Februari. (kms)

JAKARTA - Palembang dipercaya menjadi bagian dari rencana pembentukan Timnas Aquatik menatap SEA Games Malaysia 2017. Di Kota Pempek, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Untuk renang dilaksanakan pada pekan kedua April kemudian polo air di pekan ketiga April.

"Ada tiga event yang bisa menjadi jembatan pembentukan timnas. Kejuaraan di Singapura, Palembang, dan Malaysia. Itu maret sampai april. Kemudian dari tiga ajang ini akan diberlakukan promosi dan degradasi sehingga terbentuklah timnas untuk SEA Games 2017," ungkap Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo kepada wartawan usai Rapat Kerja Nasional PB PRSI di Jakarta, Sabtu (18/2).

Lanjut Harlin, setelah skuad timnas terbentuk selanjutnya akan diasah kualitasnya ke kejuaraan di luar negeri. Untuk renang akan di arahkan layihan di Australia, try out ke Eropa hingga kejuaraan dunia di Budapest pada Juli. Dengan persiapan ini, diharapkan PB PRSI bisa sumbangkan emas sebanyak mungkin.

Sebagaimana diketahui, PB PRSI membawahi renang, renang indah, loncat indah, polo air, dan renang perairan terbuka. Dari sekian cabang, renang menyajikan medali paling banyak, yakni 38 emas. Ketum PB PRSI Anindya Bakrie mengaku enggan membocorkan target emas di SEA Games Malaysia Agustus nanti. "Dari tiga kejuaraan itu, nanti bisa dilihat lawan kita seperti apa. Mei mungkin sudah bisa dilihat kekuatan kita ada di mana dan dari sanalah mulai bicara berapa potensi emas yang bisa kita ambil," jelasnya.

Yang pasti, lanjut pria yang karib disapa Anin ini, perolehan emas Indonesia dari aquatik tidak akan sejeblok di Singapura 2015 lalu yang dapat satu emas. Keseriusan Anin bangun olahraga air ini bisa dilihat dari pelatih yang didatangkan. Untuk polo air impor pelatih Milos Sakovic, dari Serbia yang merupakan juara dunia polo air 2015, juara Eropa 2016, dan peraih medali emas Olimpiade 2016. Kemudian renang indah dilatih pelatih Anna Nasekina asal Rusia yang pernah lima kali juara dunia dan juara Eropa renang indah.

"Saya sangat yakin berikan emas di polo air putra. Saat ini saya sedang persiapkan fisik mereka teruatama dalam pencegahan cedera. Ini akan baik untuk masa depan tim karena April ke Australi dan Mei ke ISG kemudian latihan di Serbia untuk persiapan SEA Games,"terang Milos. (kmd)

PALEMBANG – Griya Kain Tuan Kentang akan dijadikan galeri dan pusat penjualan kain karya warga Kampung Kain di Jl Aiptu A Wahab, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I, Palembang. Menampung lebih dari 200 perajin, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tuan Kentang. Sebab potensi produksi kain di kawasan ini cukup besar.
Bahkan kerap menjadi penyuplai di pusat penjualan suvenir dan kain khas tradisional Palembang di kawasan Tangga Buntung. Hanya saja, selama ini belum dilirik. “Selama ini dapat orderan sendiri-sendiri. Kadang kalau tidak sanggup baru diberikan ke rekan. Tapi dengan adanya galeri dan pusat penjualan ini, ditambah lagi wadah yang menampung kami para perajin diharapkan ekonomi akan lebih maju,” kata Khoiron, salah satu perajin.
Dia sendiri dari kecil telah belajar menenun, generasi kedua dari keluarganya. Memfokuskan diri dalam menenun kain tajung menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), yang diwariskan kepadanya. Dalam sebulan, ia dan sekitar 100 perajin kain tajung lain, mampu memproduksi sampai lebih dari 1.000 meter kain.
“Potensinya besar, makanya kami lempar sampai ke Tangga Buntung. Ada juga pesanan lain dari luar kota. Tapi selama ini yang terkenal bukan di sini, melainkan di sana,” bebernya. Selain kain tanjung, di kawasan Kampung Kain Tuan Kentang ini terdapat pula penenun kain Songket dan kain Jumputan.
Inilah yang jadi mata pencarian sebagian warga termasuk apra pemuda-pemudi yang mulai melirik potensi bisnis ini. Sebab, untuk harga bervariasi. Mulai dari Rp100 ribu, sampai Rp500 ribu tergantung waktu pengerjaan dan motif yang ada pada kain tersebut. Khoiron dan perajin lain berharap dengan adanya gaelri ini, karya mereka bisa “naik kelas”.
Wali Kota Palembang H Harnojoyo meresmikan Griya Kain Tuan Kentang, kemarin (17/2), menyebut upaya ini untuk mendukung pengembangan pariwisata di kota Palembang. Terlebih menyambut Asian Games 2018, sehingga sentra kerajinan (handmade), juga salah satu yang dicari oleh wisatawan baik local maupun mancanegara.
“Istilahnya tidak ada yang bisa dijual. Karena Palembang tidak punya batu bara, atau kebun karet. Tapi yang kita miliki, kebudayaan, kuliner dan kerajinan. Yang seperti inilah yang harus kita maksimalkan,” kata Harnojoyo. Ke depan, galeri ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00-18.00 WIB.
Selain memamerkan hasil kerajinan juga terdapat bagian dari galeri dimana para pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan kain tenun khas Palembang ini. “Nantinya juga bisa mencoba. Dan tentu kami (pemerintah) berharap akan mendapat dukungan serupa seperti yang dilakukan Bank Indonesia kali ini ke depannya,”kata Harnojoyo.
Di lain pihak, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan komitmen BI untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Termasuk di Palembang yang dalam hal ini memiliki potensi yang patut untuk dikembangkan. Ia menilai pemerintah setempat harus mahir memanfaatkan momentum.
“Sebagai buah tangan bagi pengunjung yang datang, bisa dimulai saat tahapan awal perhelatan. Dimana perwakilan Negara datang melakukan pengecekan persiapan. Sehingga, akan membantu promosi. UMKM ini jadi perhatian karena dari total 57,9 juta UMKM, menyerap lebih dari 107 juta pekerja. Bisa dibayangkan, mengapa harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Selain menyokong perekonomian, ke depan BI juga akan memberikan dukungan pada UMKM lain yang meliputi kegiatan ekonomi kreatif dan kemasyarakatan yang memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah dan Negara secara global. Dalam peresmian tersebut, juga digelar fashion show menggunakan kain yang dibuat oleh tangan-tangan warga Kampung Kain. (aja/air/ce1)


`

PALEMBANG - Malang dialami M Abdu Nugroho (18). Saat tengah menunggu temannya di Jl Tasik, Lr Kartini, Kecamatan Ilir Barat (IB ) I, Kamis (16/2) sekitar pukul 02.00 dini hari, korban ditikam dibagikan leher dan tangan kirinya, usai berduel dengan pelaku begal yang hendak merampoknya.

Akibatnya, warga Komplek Permai Indah, Blok A 07, Kecamatan Kalidoni Palembang ini harus dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jumat (17/2) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ayah korban Mayor (47) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Terpadu Polresta Palembang.

Diceritakan Mayor, bahwa pagi itu anaknya sedang menunggu temannya. Kemudian datanglah dua pelaku mendekati korban ambil mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

"Mereka minta anak saya serahkan ponsel, dan kunci kontak mobil BG 1785 MN," kata Mayor di hadapan petugas. (wly)

PALEMBANG – Razia sajam yang dilakukan Polsek di Zona 4 Polresta Palembang berhasil menjaring pemuda yang membawa senjata tajam (sajam), Rabu (15/2) malam. 

“M Wawan diamankan karena kedapatan bawa sajam," kata Kabag Operasional Polresta Palembang Kompol Andi Kumara, Kamis (16/2).

Pemuda berusia 19 tahun itu, diketahui tinggal di Jl Sabar Jaya, Lr Sepakat, Kelurahan Mariana Banyuasin. (chy)

SEORANG pengunjung menikmati Pameran Lukisan dan Jumputan khas Palembang di hotel 7 Dream Bukit Besar Palembang, Rabu (15/2). Pameran lukisan karya seniman Palembang Suharno Manaf yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palembang ini diminati masyarakat. (*) 

PALEMBANG - Mengapresiasi seniman yang ada di Metropolis, Dinas Pariwisata akan membuka Pasar Seni di Kawasan Monpera yang dilaunching dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani mengatakan bahwa Pasar Seni tersebut bisa dimanfaatkan para seniman untuk menampilkan lukisannya kepada masyarakat, khususnya pengunjung. "Jumat nanti kami akan melakukan paparan di depan wali kota dan investor mudah-mudahan tertarik jadi sponsor," kata Isnaini, Rabu (15/2).

Tapi sebelumnya harus dikaji terlebih dulu kondisi kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan semua merasa nyaman. Pasalnya, lokasi ini menjadi satu kawasan yang terintegritas.  (uni)

PALEMBANG – Modus butuh uang untuk membayar utang, Feryandra (27) nekat melakukan aksi pencopetan di Jl Dwikora II, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Selasa (14/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, sial bagi dirinya. Usai mendapatkan dompet korbannya Hj Rukiyah, warga Jl Dwikora II, Kecamatan IT I Palembang, tersangka terjatuh saat hendak kabur. Tak ayal, tersangka pun menjadi bulan–bulanan warga.

Diakui warga Komplek Bukit Sejahtera, Blok EA No 10 Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini, ia pulang dari bermain warnet di kawasan Sekip. Kemudian saat pulang, ia melintas di Jl Dwikora II dan melihat korban tengan berjalan sambil membawa dompet yang dipegang di tangannya.

“Terdesak untuk bayar hutang HP Rp300 ribu,” kata residivis jambret ini saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsekta IT I Palembang.

Sementara, Kapolsek IT Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap menyatakan, saat itu korban sedang berjalan kemudian datang tersangka yang menggunakan sepeda mototr Honda Beat BG 2552 NC, langsung memepet korban dan menarik dompet korban.

“Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan satu buah dompet berisi uang Rp50 ribu, satu bilah pisau yang ditemukan di jok motornya,” katanya.

Tersangka ini merupakan residivis jambret. Saat beraksi tersangka hanya seorang diri dan dari pengakuannya, ia terdesak hutang sehingga menjambret. "Akibat ulahnya dikenakan pasal 363 KUHP,” terangnya. (wly)

PALEMBANG - Pelaku kejahatan di Jakabaring masih bebas beraksi. Kendati polisi sudah berhasil meringkus kawanan begal dan pelaku pencurian kendaraan ranmor di kawasan tersebut, nyatanya masih ada korban yang mengalami kejadian serupa.

Kali ini, korbannya merupakan petugas security LRT (light rail transit) Zzona 4 Jakabaring yang diketahui bernama Rachman (27). Korban kehilangan sepeda motor kesayangannya itu saat melakukan patroli di Zona 4 Jl Gubernur HA Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I  Palembang, tepatnya di Simpang Pasar Induk Jakabaring, Rabu (15/2).

"Saya sedang mengecek lokasi di sekitar sana dengan kawan lainnya dan motor juga diparkirkan tak jauh dari sana," kata korban kepada petugas SPKT Polresta Palembang. (chy)

PALEMBANG - Kerja keras warga yang tinggal di Perumahan Istana Arofatuna, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Km 7 Palembang yang resah karena sering melihat buaya muncul di kolam ikan, terobati.

Buaya Sinyulong yang panjangnya 3,2 meter dan diameter 1,1 meter berhasil ditangkap warga, Selasa (14/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Predator sungai itu tertangkap karena masuk perangkap jaring yang dipasang warga. Tak ayal, tertangkapnya buaya tersebut menarik perhatian warga.

Jamal, salah satu warga yang berhasil menangkap buaya mengatakan bahwa dia bersama rekannya sudah dua minggu ini mengintai hewan buas tersebut. Sudah beberapa hari warga melihat kemunculan buaya di permukaan air. "Baru hari ini (14/2) pacak ditangkap," kata Jamal. (dom)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Rabu (15/2)

 

Halaman 1 dari 39

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca