Anies

18 Feb 2017

JAKARTA- Soepomo Institute, sebuah lembaga kajian ilmiah merilis hasil Pilgub DKI 2017-2022. Ada beberapa kejutan. Salah satunya, partisipasi pemilih kurang lebih 80 persen. Angka itu dinyatakan terbesar di antara semua pilgub DKI sejauh ini.
Andika Anwar, direktur kajian strategis Soepomo Institute menjelaskan, di antara sebab tingginya angka partisipasi tersebut adalah informasi media yang masiv, berpindahnya beberapa tokoh parpol yang berbeda sikap dengan DPP. ”Selain itu masyarakat DKI sudah semakin melek politik,” ucap dia kemarin.
Dia melanjutkan, putaran pertama telah berlangsung dengan damai. Peraturan di DKI mengharuskan raihan suara 50 plus 1 persen untuk menang. Kesimpulan saat ini menunjukkan pilgub DKI akan berlangsung dua putaran. ”Tidak ada pasangan calon yang menang di putaran pertama,” jelas dia.
“Dan menurut kami, pasangan nomor 3 Anies-Sandi akan menang mutlak dengan angka di atas 60 persen, pada putaran dua nanti,” cetus dia.
Sebab, sambungnya, suara pemilih Agus-Sylvi akan berpindah cepat kepada Anies-Sandi. Dika mengungkapkan, kesamaan target pemilih, kesamaan visi dan misi, serta kesamaan arah pergerakan dengan total hasil yang didapat pada putaran pertama mengarah kepada predisksi di atas.
Beberapa tandanya sudah terlihat. Misalnya, sehari yang lalu relawan Simpul Relawan Agus-Silvy menyatakan dukungan kepada Anies-Sandi,” sambung dia.
Menanggapi hal itu, politikus senior PKS, Hidayat Nur Wahid menyatakan, tidak ada kata puas dan bangga. Perjuangan tidak boleh kendur sampai kapan pun. ”Sekali lagi ini bukan untuk berpuas diri.Apa yang tergambar saat ini, boleh saja menjadi penambah semangat untuk menjamin kemenangan nanti,” tegas dia.
Sementara itu, Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Imelda Sari menyatakan, apa yang dilakukan tim relawan Agus – Sylvi tak bisa dikaitkan dengan partai koalisi pengusung pasangan itu. Partai Demokrat menurut dia masih terus melakukan konsolidasi internal sampai kemarin.
”Tim pemenangan Agus –Sylvi sampai saat ini masih melakukan konsolidasi internal. DPP Demokrat akan menunggu hasil penghitungan manual dan pleno KPU,” ucap dia.
Juru bicara Tim Pemenangan Agus – Sylvi, Rico Rustombi menambahkan partai-partai pengusung Agus – Sylvi belum memiliki keputusan bersama. ”Bila ada informasi resmi akan kami sampaikan secara resmi pula,” katanya.
Isu seputar peralihan suara Agus – Sylvi ke dua pasangan lainnya memang santer. PDIP dikabarkan sudah mulai ”merayu-rayu” Demokrat. Di sisi lain, peralihan suara memang sudah terjadi berdasarkan fakta di lapangan. Sehari yang lalu, sekelompok relawan Agus – Sylvi telah resmi mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Anies – Sandi. (ydh)

MUBA - KPU Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan merampungkan pelaksanaan Pilkada. Agenda penetapan Bupati dan Wakil Bupati Muba dilakukan dalam rapat pleno 24 Februari mendatang. Saat ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bergerak cepat dalam menuntaskan rekapitulasi suara.
Kemarin, sehari setelah pencoblosan, petugas telah mengirim logistik ke Petugas Pemilih Kecamatan (PPK). Berbagai kendala dihadapi di lapangan. Petugas harus menerobos dan menghadapi buruknya infrastruktur jalan yang berlumpur. Logistik terpaksa diangkut dan diantar pakai motor dan mobil dobel gardan.
Kondisi tersebut seperti di Desa Sungai Labih, Kecamatan Lais. Di sana, mobil pembawa logistik terjebak di jalan berlumpur. Pemerintah desa terpaksa melakukan penarikkan mobil. “Barulah logistik dikirim ke PPK,” kata H Ahmad Firdaus Marvel’s SE MSi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba.
Diakuinya, beberapa PPK telah melakukan pleno terbuka. Seperti PPK Babat Toman, Lawang Wetan, Bayung Lencir, Tungkal Jaya, dan Sanga Desa. "Ini laporan yang diterima, ada PPK sudah lakukan pleno,” tegasnya.
Bahkan, di PPK Babat Toman telah menyelesaikan rapat pleno, sekitar pukul 14.00 WIB. Seluruh logistik Pilkada pun, telah tiba ke KPU Kabupaten Muba, sekitar pukul 16.00 WIB. Padahal pelaksanaan pleno dan pengembalian logistik, mulai 16-22 Februari mendatang
Logistik itu, ada sekitar 72 kotak suara yang dipakai dalam pemungutan suara yang tersebar di 13 desa yang ada.Lalu tiga kotak menyimpan surat suara yang dicoblos, diangkut menuju ruangan di lantai dua Kantor KPU Kabupaten Muba. “ Tiga kotak disimpan di rungan KPU dan dikunci,” kata Fajeri, ketua PPK Babat Toman.
PPK Babat Toman pun, menyelesaikan pleno dan mengembalikan logistic yang ada. Pada pleno itu, diketahui Paslon 1, Dodi-Beni meraih 12.004 suara dan Paslon 2, Amiri-Toha, meraih 2434. Jumlah suara sah calon 14.439 suara, jumlah surat suara tidak sah 301 lembar, surat suara yag rusak dan keliru mencoblos 14 lembar.
“ Pasangan Dodi-Beni unggul telak di Kecamatan Babat Toman,” tegasnya. Terpisah, calon Bupati (Cabup) Muba, Amiri Arifin terlihat santai di posko pemenangannya di Jalan Lingkar Randik Sekayu. Dia memantau hasil quick count perolehan suara yang dirilis berbagai lembaga survey dan media yang ada. “Kami akan mengaku kalah, bila tidak ada yang merusak dan mencederai pelaksanaan Pilkada Muba ini,” tegasnya.
Amiri masih menunggu perolehan suaranya yang tertuang dalan C1. “Masih ada beberapa perolehan suara belum masuk. Kita ingin melihat angka maksimal perolehan suara,” tegasnya. Yang terpenting, Amiri berharap tuhan tetap memberikannya kesehatan sekarang ini. “Saya siap mengaku kalah nantinya,” jelasnya.
Bila seluruh timnya mengakui dan menerima perolehan suara yang ada. Amiri pun, akan beraktifitas kembali secara normal. Yakni sebagai Komisaris Utama PT Mainmora dan Direktur Utama PT Seribu Satu Nian, dan Ketua Umum BPD Gapensi Provinsi Sumsel.
Barulah Calon Wakil Bupati (Cawabup), Ahmad Toha SPdI MSi, datang dan tiba di Posko Pemenangan Sekayu. Toha mengakui yang terpenting bukanlah menang kuantitas melainkan kemenangan kualitas sebagai pemimpin Kabupaten Muba. Telah sepatutnya pemimpin mengemban amanah dan merealisasikan janjinya itu. “ Kita telah berikan pelajaran politik kepada rakyat. Pilkada bukanlah ajang mencari keuntungan, melainkan memilih pemimpin yang berkualitas,” tegasnya.
Hal serupa Cawabup, Beni Hernedi, terlihat santai di Kantor DPD PDI-Perjuang Diaan. Beni terus mengawal proses tabulasi perolehan suaranya yang ada. “ Kita telah unggul telak,” ungkapnya. Meski demikian, seluruh pihak haruslah bersabar dan menunggu keputusan KPU Kabupaten Muba.
Yakni menetapkan pasangan yang terpilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022. Lantaran pasangan Dodi-Beni, meraih perolehan terbanyak di Pilkada Muba. Kediamaan rumah milik Dodi Reza Alex di Jalan Kol Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, telah dipenuhi ucapan selamat sepanjang jalan.
Berbagai ucapan tertulis selamat terpilih Bupati Muba, dikirimkan kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Muba Lantaran Dodi memenangkan Pilkada. Mulai banyak pejabat yang mencari muka kepada Dodi. “Ucapan ini, sangatlah tidak masuk akal dan over,” kata Hasan Usman, Ketua Pemenangan Dodi-Beni. Lantaran KPU Kabupaten Muba, belumlah menetapkan Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih.
Sementara, PPK Tungkal Jaya kemarin mulai menggelar rapat pleno terbuka di tingkat kecamatan. Antara lain Sungai Lilin, Bayung Lencir dan Babat Supat. "Pengamanan kita lakukan hingga surat suara diantar ke KPU," kata Kapolsek Babat Supat Iptu Zanzibar. Ketua PPK Bayung Lencir, Siarudin menegaskan rapat pleno PPK baru dilakukan Jumat (17/2). "Kotak suara masih disekretariat tidak dibawa kemana-mana. Besok (hari ini) kami baru berencana untuk pleno," pungkasnya.
Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaran KPU Sumsel, Liza Lizuarni SE mengungkapkan, seluruh anggota KPU Sumsel, sempat turun langsung ke Muba, saat pencoblosan dua hari lalu. Sejauh ini, samasekali tidak ada temuan berarti.
Namun, dari dua TPS di kota Sekayu, partisipasi masyarakat, diakui Liza memang agak kurang. Ia belum bisa memastikan penyebab kurangnya partisipasi masyarakat ini. Pihaknya pun, masih menunggu laporan resmi dari KPUD Muba.
“Dua TPS dilihat kemarin pun, belum bisa dikatakan sample, karena belum lihat di desa. Untuk kepastiannya, kami tunggu dulu laporannya,” jelasnya. Berdasarkan Pileg 2014 silam, partisipasi pemilih sudah mencapai 72 persen. Sehingga, di Pilkada Muba, pihaknya berharap, partisipasi bisa berada diatas angka tersebut. Jika pun kurang, pihaknya akan melakukan evaluasi.
“Apakah soal cuaca hujan kemarin, kurang sosialisasi, belum ada KTP elektronik atau Surat Keterangan dari Dukcapil? Nanti kami evaluasi,” jelasnya. Hasil laporan sementara didapat, hingga pukul 07.00 wib pagi kemarin (16/2), scan C1 sudah mencapai 1.1102. Dari total jumlah 1.464, diyakininya bisa diselesaikan kemarin. “Hari ini sampai tanggal 21 Februari, jadwalnya masih rekapitulasi tingkat kecamatan,” tukasnya.
KPU Muba akhirnya menyelesaikan pendataan tabulasi (pemindahan) dan scan form C, C1, lampiran C1 serta KWK, yang dituangkan dalam system informasi penghitungan suara (SITUNG). Pendataan tabulasi itu, telah selesai 100 persen pukul 15.06 WIB, kemarin.
Pasangan Dodi Reza Alex Noerdin-Beni Hernedi memperoleh 212.350 suara atau 78.49 persen suara. Pasangan Amiri Aripin-Ahmad Toha SPdI MSi memperoleh 58.197 suara atau 21.51 persen. Total pemilih 461.362 orang dengan jumlah pengguna hak pilih 279.076 orang. Partisipasi pemilih 60.5 persen. Jumlah suara sah 270.341 orang dan suara tidak sah: 5.056 orang.
Kinerja KPU Kabupaten Muba, sangatlah cepat dan professional. Sementara daerah lainnya, masih melakukan proses input dan scan. “ Data ini, terbukti pada portal resmi KPU RI,” kata H Ahmad Firdaus Marvel’s, Ketua KPU Kabupaten Muba.
Dia mengucap syukur proses SITUNG yang ditetapkan KPU RI dapat diselesaikan dengan lancar dan baik. Pasalnya pihaknya menyebar petugas dan mengambil C1 dari 1464 TPS yang tersebar di 14 Kecamatan. “ Pengambilan C1 ini, setelah pelaksaan penghitungan suara di TPS selesai,” ucapnya.
Tak ayal, diakuinya, berkat kerja keras seluruh petugas KPU Kabupaten Muba, yang bekerja lembur semalaman. Kerja keras ini, sebagai bentuk petugas KPU memiliki rasa tanggungjawab atas tugas yang diembannya. “ Kita telah buktikan Pilkada Muba, berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Meskipun, lanjutnya, jumlah partisipasi menurun di Pilkada Kabupaten Muba tahun ini. Bila dibandingkan di pelaksaan Pemilihan Legislatif (Pileg), tingkat partisipasi sekitar 60- 70 persen. Berbagai permasalahan dan kendala dihadapi di pemilihan itu.
Mulai dari hujan deras yang menguyur, infrastruktur jalan yang berlumpur serta georafis yang sulit. “ Kita telah melaksanakan Pilkada, dengan lancar dan baik,” tegasnya. (yud/kur/win)

 

JAKARTA - Mantan sekretaris jenderal DPP Partai Golkar hasil musyawarah nasional (munas) Ancol, Zainuddin Amali meyakini ketua umum partainya Aburizal Bakrie (Ical) tidak punya niat menunda pleno pembentukan panitia munas 2016, hanya karena menunggu terbitnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA), yang menguatkan keabsahan munas Bali.

Sebelumnya, rapat pleno dengan agenda penting jelang munas 2016 pada 24 Februari 2016 lalu, terpaksa ditunda karena Ical mendadak sakit. Kemudian pada Senin (29/2), MA mengeluarkan putusan yang menolak permohonan kasasi kubu Golkar Munas Ancol.

"Kan dia sakit. Saya percaya (pleno ditunda) karena dia sakit. Saya engga lihat ke sana lagi karena semua sudah bersatu. Tidak melihat kubu-kubuan," kata Zainuddin, di gedung DPR, Jakarta pada Senin (1/3).

Ia meyakini tidak ada niat Ical mengulur munas 2016. Terkait adanya putusan MA tersebut, Zainuddin menyerahkan pada pemerintah. Apakah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akan menindaklanjuti putusan kasasi itu atau tidak. Sementara SK perpanjangan munas Riau sudah diterbitkan.

"Ya tergantung pemerintah. Tergantung Menkumham menyikapinya. Kan dia sudah keluarkan SK Riau dan diharapkan segera rekonsiliasi. Artinya tak terganggu karena sudah kesepakatan antara Pak JK (Jusuf Kalla), Agung (Laksono) dan ARB bahwa akan selenggarakan munas," pungkasnya.

Pihaknya yakin munas tidak terganggu dengan adanya putusan MA karena Ical sendiri telah menyampaikan sikap dalam pidatonya ketika Rapimnas Golkar di Jakarta.(fat/jpnn)

MUARADUA - Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Selatan menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan bupati dan wakil bupati di Gedung Kesenian Muaradua, Selasa (22/12). 

MUSI RAWAS – Pemeriksaan 16 pelaku yang diduga hendak mengacaukan pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Musi Rawas Utara (Muratara) terus dilakukan.

PENDOPO - Pascaberhasil memenangi pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pasangan calon (paslon) Ir H Heri Amalindo MM-Ferdian Andreas Lacony Skom MM (Hafal) dan para pendukungnya tampak sepi dari hiruk pikuk masyarakat sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember lalu. 

MUARA BELITI - Proses pengamanan pascapleno rekapitulasi surat suara di KPUD Mura dan Muratara masih terus berlanjut.

MUSI RAWAS- Pelaksanaan pleno rekapitulasi surat suara di KPUD Kabupaten Musi Rawas (Mura) berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Kali ini giliran aparat kepolisian yang melakukan pemblokiran jalan Lintas Sumatera (Jalinsum),

MUARA BELITI - Adanya kumpulan massa saat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi suara di kantor KPUD Kabupaten Mura, Rabu (16/12) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, membuat  akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura ditutup.

MURATARA- Pelaksanaan rapat pleno di KPUD Kabupaten Muratara diwarnai aksi penyerangan yang dilakukan oleh beberapa oknum tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Ada sekitar puluhan lebih orang yang menggunakan pakaian bebas

Halaman 1 dari 2

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca