Pak Bupati... Warga Muratara Pengin Kemb...

Pak Bupati... Warga Muratara Pengin Kembangkan Pupuk Kompos

‎MURATARA - Kendati banyak peminat, pengelolaan kotoran hewan ...

Sharing Anggaran Pilkada Belum Jelas

Sharing Anggaran Pilkada Belum Jelas

PAGARALAM - Anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2018 di Sumsel mendapat...

Sistem Pengairan Irigasi Ditata Ulang

Sistem Pengairan Irigasi Ditata Ulang

PAGARALAM - Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati ‎Mkes mengi...

APBD Minim, Pembangunan Dilanjutkan

APBD Minim, Pembangunan Dilanjutkan

PAGARALAM – Meski dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (A...

Mantan Walikota Jakarta Barat Ditetapkan...

Mantan Walikota Jakarta Barat Ditetapkan Tersangka

JAKARTA- Mantan Walikota Jakarta Barat Fatahillah akhirnya ditetapkan ...

Pertamina Punya Jubir Baru

Pertamina Punya Jubir Baru

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih melakukan rotasi di internal. ...

Nilai Tukar Rupiah Stabil

Nilai Tukar Rupiah Stabil

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masi...

Optimisme INKAI Kuasai Market Asia Selat...

Optimisme INKAI Kuasai Market Asia Selatan dan Afrika

SURABAYA - PT INKA (Persero) berambisi menguasai pasar perkeretaapian ...

Organda Harusnya Tetapkan Tarif Angkutan...

Organda Harusnya Tetapkan Tarif Angkutan Online

JAKARTA - Pakar Kebijakan Publik Universitas Indonesia Harryadin Mahar...

SPP Kuliah Kedokteran DItetapkan

SPP Kuliah Kedokteran DItetapkan

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenri...

Honorer Swasta Belum Gajian 10 Bulan

Honorer Swasta Belum Gajian 10 Bulan

SEKAYU – Permasalahan pembayaran gaji guru honorer SMA/SMK s...

Kejar Senjata Milik Teroris

Kejar Senjata Milik Teroris

JAKARTA— Densus 88 Anti-Teror berupaya melakukan antisipasi ...

Pengaduan Setnov Makin Menumpuk

Pengaduan Setnov Makin Menumpuk

JAKARTA – Kedatangan perwakilan Masyarakat Anti-Korupsi Indo...

Ratusan Anggota OPM Menyerahkan Diri

Ratusan Anggota OPM Menyerahkan Diri

JAKARTA – Ratusan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tur...

Pelaku Punya Catatan Kriminal Panjang

Pelaku Punya Catatan Kriminal Panjang

LONDON – Investigasi teror Westminster berlanjut. Kemarin (2...

Fokus di Bidang Maritim dan Ekraf

Fokus di Bidang Maritim dan Ekraf

JAKARTA – Indonesia dan Prancis akan teken beberapa kesepaka...

Lima Pemimpin Komunis Bertemu di Hongkon...

Lima Pemimpin Komunis Bertemu di Hongkong

HONGKONG – Sosok Fidel Castro berbaring tenang di atas kasur...

Pasang QR Code di Produk Obat

Pasang QR Code di Produk Obat

JAKARTA – Pengawasan obat-obatan dan makanan diakui Badan Pe...

Polisi Dirampok 4 Bandit Berpistol

Polisi Dirampok 4 Bandit Berpistol

MARTAPURA – Tak ada lagi rasa takut kawanan bandit bersenpi ...

Perbankan Beri Kemudahan

Perbankan Beri Kemudahan

PALEMBANG - Pelaku perbankan memberi kemudahan dan biaya bunga ringan ...

SEKAYU - Hari ini (23/2), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba akan melaksanakan rekapitulasi suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022. Pleno tersebut akan mendapat pengamanan ketat sekitar 486 aparat kepolisian.
Pengamanan tersebut terdiri 141 personil BKO Brimob, 35 personil BKO Dalmas, serta gabungan Polres dan Polsek. Tak hanya itu, mobil baracuda dan water canon disiagakan di Kantor KPU Kabupaten Muba yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu.
Pengamanan ketat karena bakal ada demo pendukung pasangan calon (paslon) nomor dua, Amiri Aripin-Ahmad Toha. Sekitar 10 ribu orang pendukung Amiri-Toha akan mengkepung kantor KPU Muba. “Kita tidak bisa menahan kehendak pendukung,” kata Asthawilah Darmawi, ketua Tim Sukses Amiri-Toha, kemarin (22/2).
Meski demikian, Astawilah mengaku, pihaknya akan menimalisir jumlah pendukung dan massa yang mengikuti demo. Para pendukung Amiri-Toha itu, menganggap Pilkada Muba 2017 tidak netral. Karena ada dugaan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengumpulkan masyakat dan membagikan alat peraga d itahapan kampanye. “ Kita kesulitan melakukan penangkapan dan pembuktian ASN yang berpihak dan melanggar aturan ini,” tegasnya.
Kapolres Muba AKBP Julihan Muntaha Sik melalui Kabag Ops Kompol Janton S membenarkan bakal ada demo mewarnai pelaksanaan pleno rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya melakukan pengamanan ketat di Kantor KPU Kabupaten Muba. “Kita berharap pendukung ini melakukan aksi dengan damai,” harapnya.
Ketua KPU Kabupaten Muba H Ahmad Firdaus Marvel’s SE MSi mengatakan, pelaksanaan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten akan dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB. Pleno tidak dihadiri kedua paslon, hanya kedua tim saksi. KPU Muba juga telah menerima suarat rencana aksi damai yang diikuti 10 ribu pendukung Amiri-Toha itu.
Diperkirakan pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten itu tak jauh berbeda jumlah suara di pleno tingkat PPK. Meliputi Kecamatan Babat Toman paslon 1 Dodi-beni meraih 12.004 suara, paslon 2 Amiri-Toha, 2.434 suara; Kecamatan Sungai Keruh paslon 1 Dodi-Beni (15.606 suara) dan paslon 2 Amiri-Toha (3.409 suara). Lalu, Kecamatan Sanga Desa, paslon1 Dodi-Beni (9.651 suara) dan paslon 2 Amiri-Toha (3.748 suara).
Di Kecamatan Lais, paslon 1 Dodi-Beni (16.424 suara) dan paslon 1 Amiri-Toha (6.205 suara), Kecamatan Keluang, paslon 1 Dodi-Beni (13.157 suara) dan palson 2 Amiri-Toha (2.754 suara). Kecamatan Babat Supat, paslon 1 Dodi-Beni (11.563 suara) dan paslon 2 Amiri-Toha (3.936 suara). Kecamatan Tungkal Jaya paslon Dodi-Beni (16.914 suara) dan palson 2 Amiri-Toha (5.886 suara).
Kecamatan Plakat Tinggi paslon 1 Dodi-Beni (11.536 suara) dan paslon 2 Amiri-Toha (1.588 suara). Kecamatan Lawang Wetan, Dodi-Beni (6.663 suara) dan Amiri-Toha (3.299 suara). Kecamatan Sekayu, Dodi-Beni (32.442 suara) dan Amiri-Toha (4.801 suara). Kecamatan Sungai Lilin, Dodi-Beni (18.700 suara) dan Amiri-Toha (7.484 suara). Kecamatan Bayung Lencir, Dodi-Beni (22.846 suara) dan Amiri-Toha (8.908 suara). Kecamatan Batang Hari Leko, Dodi-Beni (6.263 suara) dan Amiri-Toha (2.545 suara); Kecamatan Lalan, Dodi-Beni (19.331 suara) dan Amiri-Toha (2.057 suara). (yud)

SEKAYU – Rampung sudah semua proses pleno di 14 panitia pemilihan kecamatan (PPK) dalam Pilkada Muba. Tadi malam, pukul 23.00 WIB, PPK Sekayu menuntaskan perhitungan suara yang masuk dari 184 tempat pemungutan suara (TPS).
Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Dodi Reza Alex-Beni Hernedi meraih 32.142 suara. Sedang paslon nomor urut 2, Amiri Aripin-Ahmad Toha hanya 4.801 suara. Sementara yang tidak sah ada 621 suara.
Ketua PPK Sekayu, Drs HM Bambang EA MSi mengakui, petugasnya butuh waktu cukup lama menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara tingkat PPS. Setelah itu, barulah dilakukan pleno tingkat kecamatan.
“Kecamatan Sekayu memililiki TPS terbanyak, jumlahnya 184, tersebar di empat kelurahan dan 10 desa,” bebernya. Belum lagi, jumlah pemilihnya pun terbanyak. Angkanya, 61.105 pemilih. “Alhamdulillah kerja keras seluruh petugas rekapitulasi suara dan pleno kecamatan selesai malam ini (tadi malam),” pungkasnya.
Sementara 13 PPK lain telah menuntaskan pleno perhitungan suara pada Sabtu (18/2) lalu. “Hasil pleno tak berbeda dengan real count yang dilakukan sebelumnya,” ujar H Ahmad Firdaus Marvel’s SE MSi, Ketua KPU Kabupaten Muba. Saat real count, KPU menghitung perolehan suara berdasar lampiran C1 yang dikumpulkan.
Hasil keseluruhan, pasangan Dodi-Beni meraih 210.042 suara dan Amiri-Toha hanya 57.489 suara. Untuk jumlah yang tidak sah ada 5.073 suara. Total ada 272.604 pemilih yang memberikan suaranya. “Paslon nomor 1 menang mutlak di tiap kecamatan dari pasangan nomor 2,” tutur Firdaus.
“PPK yang telah menyelesaikan pleno lebih dulu sudah mengirimkan logistik ke KPU Muba. Sudah diterima,” katanya. Mulai 22-24 Februari, akan digelar Muba pun, akan melaksanakan pleno tingkat Kabupaten pada 22-24 Februari mendatang.
KPU Muba akan menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih pada 8-10 Maret. tanpa permohonan perselisihan hasil pemilih (PHP) pada 8-10 Maret. Lalu pengusulan pengesahan penangkatan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
“Nama bupati dan wakil bupati terpilih akan diajukan ke DPRD Kabupaten Muba,” jelasnya. Lalu, dewan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai surat keputusan (SK) pelantikan. Bila seluruh proses lancar. KPU Kabupaten Muba pastikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022 pada April mendatang.(yud)

Anies

18 Feb 2017

JAKARTA- Soepomo Institute, sebuah lembaga kajian ilmiah merilis hasil Pilgub DKI 2017-2022. Ada beberapa kejutan. Salah satunya, partisipasi pemilih kurang lebih 80 persen. Angka itu dinyatakan terbesar di antara semua pilgub DKI sejauh ini.
Andika Anwar, direktur kajian strategis Soepomo Institute menjelaskan, di antara sebab tingginya angka partisipasi tersebut adalah informasi media yang masiv, berpindahnya beberapa tokoh parpol yang berbeda sikap dengan DPP. ”Selain itu masyarakat DKI sudah semakin melek politik,” ucap dia kemarin.
Dia melanjutkan, putaran pertama telah berlangsung dengan damai. Peraturan di DKI mengharuskan raihan suara 50 plus 1 persen untuk menang. Kesimpulan saat ini menunjukkan pilgub DKI akan berlangsung dua putaran. ”Tidak ada pasangan calon yang menang di putaran pertama,” jelas dia.
“Dan menurut kami, pasangan nomor 3 Anies-Sandi akan menang mutlak dengan angka di atas 60 persen, pada putaran dua nanti,” cetus dia.
Sebab, sambungnya, suara pemilih Agus-Sylvi akan berpindah cepat kepada Anies-Sandi. Dika mengungkapkan, kesamaan target pemilih, kesamaan visi dan misi, serta kesamaan arah pergerakan dengan total hasil yang didapat pada putaran pertama mengarah kepada predisksi di atas.
Beberapa tandanya sudah terlihat. Misalnya, sehari yang lalu relawan Simpul Relawan Agus-Silvy menyatakan dukungan kepada Anies-Sandi,” sambung dia.
Menanggapi hal itu, politikus senior PKS, Hidayat Nur Wahid menyatakan, tidak ada kata puas dan bangga. Perjuangan tidak boleh kendur sampai kapan pun. ”Sekali lagi ini bukan untuk berpuas diri.Apa yang tergambar saat ini, boleh saja menjadi penambah semangat untuk menjamin kemenangan nanti,” tegas dia.
Sementara itu, Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Imelda Sari menyatakan, apa yang dilakukan tim relawan Agus – Sylvi tak bisa dikaitkan dengan partai koalisi pengusung pasangan itu. Partai Demokrat menurut dia masih terus melakukan konsolidasi internal sampai kemarin.
”Tim pemenangan Agus –Sylvi sampai saat ini masih melakukan konsolidasi internal. DPP Demokrat akan menunggu hasil penghitungan manual dan pleno KPU,” ucap dia.
Juru bicara Tim Pemenangan Agus – Sylvi, Rico Rustombi menambahkan partai-partai pengusung Agus – Sylvi belum memiliki keputusan bersama. ”Bila ada informasi resmi akan kami sampaikan secara resmi pula,” katanya.
Isu seputar peralihan suara Agus – Sylvi ke dua pasangan lainnya memang santer. PDIP dikabarkan sudah mulai ”merayu-rayu” Demokrat. Di sisi lain, peralihan suara memang sudah terjadi berdasarkan fakta di lapangan. Sehari yang lalu, sekelompok relawan Agus – Sylvi telah resmi mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Anies – Sandi. (ydh)

MUBA - KPU Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akan merampungkan pelaksanaan Pilkada. Agenda penetapan Bupati dan Wakil Bupati Muba dilakukan dalam rapat pleno 24 Februari mendatang. Saat ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bergerak cepat dalam menuntaskan rekapitulasi suara.
Kemarin, sehari setelah pencoblosan, petugas telah mengirim logistik ke Petugas Pemilih Kecamatan (PPK). Berbagai kendala dihadapi di lapangan. Petugas harus menerobos dan menghadapi buruknya infrastruktur jalan yang berlumpur. Logistik terpaksa diangkut dan diantar pakai motor dan mobil dobel gardan.
Kondisi tersebut seperti di Desa Sungai Labih, Kecamatan Lais. Di sana, mobil pembawa logistik terjebak di jalan berlumpur. Pemerintah desa terpaksa melakukan penarikkan mobil. “Barulah logistik dikirim ke PPK,” kata H Ahmad Firdaus Marvel’s SE MSi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba.
Diakuinya, beberapa PPK telah melakukan pleno terbuka. Seperti PPK Babat Toman, Lawang Wetan, Bayung Lencir, Tungkal Jaya, dan Sanga Desa. "Ini laporan yang diterima, ada PPK sudah lakukan pleno,” tegasnya.
Bahkan, di PPK Babat Toman telah menyelesaikan rapat pleno, sekitar pukul 14.00 WIB. Seluruh logistik Pilkada pun, telah tiba ke KPU Kabupaten Muba, sekitar pukul 16.00 WIB. Padahal pelaksanaan pleno dan pengembalian logistik, mulai 16-22 Februari mendatang
Logistik itu, ada sekitar 72 kotak suara yang dipakai dalam pemungutan suara yang tersebar di 13 desa yang ada.Lalu tiga kotak menyimpan surat suara yang dicoblos, diangkut menuju ruangan di lantai dua Kantor KPU Kabupaten Muba. “ Tiga kotak disimpan di rungan KPU dan dikunci,” kata Fajeri, ketua PPK Babat Toman.
PPK Babat Toman pun, menyelesaikan pleno dan mengembalikan logistic yang ada. Pada pleno itu, diketahui Paslon 1, Dodi-Beni meraih 12.004 suara dan Paslon 2, Amiri-Toha, meraih 2434. Jumlah suara sah calon 14.439 suara, jumlah surat suara tidak sah 301 lembar, surat suara yag rusak dan keliru mencoblos 14 lembar.
“ Pasangan Dodi-Beni unggul telak di Kecamatan Babat Toman,” tegasnya. Terpisah, calon Bupati (Cabup) Muba, Amiri Arifin terlihat santai di posko pemenangannya di Jalan Lingkar Randik Sekayu. Dia memantau hasil quick count perolehan suara yang dirilis berbagai lembaga survey dan media yang ada. “Kami akan mengaku kalah, bila tidak ada yang merusak dan mencederai pelaksanaan Pilkada Muba ini,” tegasnya.
Amiri masih menunggu perolehan suaranya yang tertuang dalan C1. “Masih ada beberapa perolehan suara belum masuk. Kita ingin melihat angka maksimal perolehan suara,” tegasnya. Yang terpenting, Amiri berharap tuhan tetap memberikannya kesehatan sekarang ini. “Saya siap mengaku kalah nantinya,” jelasnya.
Bila seluruh timnya mengakui dan menerima perolehan suara yang ada. Amiri pun, akan beraktifitas kembali secara normal. Yakni sebagai Komisaris Utama PT Mainmora dan Direktur Utama PT Seribu Satu Nian, dan Ketua Umum BPD Gapensi Provinsi Sumsel.
Barulah Calon Wakil Bupati (Cawabup), Ahmad Toha SPdI MSi, datang dan tiba di Posko Pemenangan Sekayu. Toha mengakui yang terpenting bukanlah menang kuantitas melainkan kemenangan kualitas sebagai pemimpin Kabupaten Muba. Telah sepatutnya pemimpin mengemban amanah dan merealisasikan janjinya itu. “ Kita telah berikan pelajaran politik kepada rakyat. Pilkada bukanlah ajang mencari keuntungan, melainkan memilih pemimpin yang berkualitas,” tegasnya.
Hal serupa Cawabup, Beni Hernedi, terlihat santai di Kantor DPD PDI-Perjuang Diaan. Beni terus mengawal proses tabulasi perolehan suaranya yang ada. “ Kita telah unggul telak,” ungkapnya. Meski demikian, seluruh pihak haruslah bersabar dan menunggu keputusan KPU Kabupaten Muba.
Yakni menetapkan pasangan yang terpilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022. Lantaran pasangan Dodi-Beni, meraih perolehan terbanyak di Pilkada Muba. Kediamaan rumah milik Dodi Reza Alex di Jalan Kol Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, telah dipenuhi ucapan selamat sepanjang jalan.
Berbagai ucapan tertulis selamat terpilih Bupati Muba, dikirimkan kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Muba Lantaran Dodi memenangkan Pilkada. Mulai banyak pejabat yang mencari muka kepada Dodi. “Ucapan ini, sangatlah tidak masuk akal dan over,” kata Hasan Usman, Ketua Pemenangan Dodi-Beni. Lantaran KPU Kabupaten Muba, belumlah menetapkan Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih.
Sementara, PPK Tungkal Jaya kemarin mulai menggelar rapat pleno terbuka di tingkat kecamatan. Antara lain Sungai Lilin, Bayung Lencir dan Babat Supat. "Pengamanan kita lakukan hingga surat suara diantar ke KPU," kata Kapolsek Babat Supat Iptu Zanzibar. Ketua PPK Bayung Lencir, Siarudin menegaskan rapat pleno PPK baru dilakukan Jumat (17/2). "Kotak suara masih disekretariat tidak dibawa kemana-mana. Besok (hari ini) kami baru berencana untuk pleno," pungkasnya.
Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaran KPU Sumsel, Liza Lizuarni SE mengungkapkan, seluruh anggota KPU Sumsel, sempat turun langsung ke Muba, saat pencoblosan dua hari lalu. Sejauh ini, samasekali tidak ada temuan berarti.
Namun, dari dua TPS di kota Sekayu, partisipasi masyarakat, diakui Liza memang agak kurang. Ia belum bisa memastikan penyebab kurangnya partisipasi masyarakat ini. Pihaknya pun, masih menunggu laporan resmi dari KPUD Muba.
“Dua TPS dilihat kemarin pun, belum bisa dikatakan sample, karena belum lihat di desa. Untuk kepastiannya, kami tunggu dulu laporannya,” jelasnya. Berdasarkan Pileg 2014 silam, partisipasi pemilih sudah mencapai 72 persen. Sehingga, di Pilkada Muba, pihaknya berharap, partisipasi bisa berada diatas angka tersebut. Jika pun kurang, pihaknya akan melakukan evaluasi.
“Apakah soal cuaca hujan kemarin, kurang sosialisasi, belum ada KTP elektronik atau Surat Keterangan dari Dukcapil? Nanti kami evaluasi,” jelasnya. Hasil laporan sementara didapat, hingga pukul 07.00 wib pagi kemarin (16/2), scan C1 sudah mencapai 1.1102. Dari total jumlah 1.464, diyakininya bisa diselesaikan kemarin. “Hari ini sampai tanggal 21 Februari, jadwalnya masih rekapitulasi tingkat kecamatan,” tukasnya.
KPU Muba akhirnya menyelesaikan pendataan tabulasi (pemindahan) dan scan form C, C1, lampiran C1 serta KWK, yang dituangkan dalam system informasi penghitungan suara (SITUNG). Pendataan tabulasi itu, telah selesai 100 persen pukul 15.06 WIB, kemarin.
Pasangan Dodi Reza Alex Noerdin-Beni Hernedi memperoleh 212.350 suara atau 78.49 persen suara. Pasangan Amiri Aripin-Ahmad Toha SPdI MSi memperoleh 58.197 suara atau 21.51 persen. Total pemilih 461.362 orang dengan jumlah pengguna hak pilih 279.076 orang. Partisipasi pemilih 60.5 persen. Jumlah suara sah 270.341 orang dan suara tidak sah: 5.056 orang.
Kinerja KPU Kabupaten Muba, sangatlah cepat dan professional. Sementara daerah lainnya, masih melakukan proses input dan scan. “ Data ini, terbukti pada portal resmi KPU RI,” kata H Ahmad Firdaus Marvel’s, Ketua KPU Kabupaten Muba.
Dia mengucap syukur proses SITUNG yang ditetapkan KPU RI dapat diselesaikan dengan lancar dan baik. Pasalnya pihaknya menyebar petugas dan mengambil C1 dari 1464 TPS yang tersebar di 14 Kecamatan. “ Pengambilan C1 ini, setelah pelaksaan penghitungan suara di TPS selesai,” ucapnya.
Tak ayal, diakuinya, berkat kerja keras seluruh petugas KPU Kabupaten Muba, yang bekerja lembur semalaman. Kerja keras ini, sebagai bentuk petugas KPU memiliki rasa tanggungjawab atas tugas yang diembannya. “ Kita telah buktikan Pilkada Muba, berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Meskipun, lanjutnya, jumlah partisipasi menurun di Pilkada Kabupaten Muba tahun ini. Bila dibandingkan di pelaksaan Pemilihan Legislatif (Pileg), tingkat partisipasi sekitar 60- 70 persen. Berbagai permasalahan dan kendala dihadapi di pemilihan itu.
Mulai dari hujan deras yang menguyur, infrastruktur jalan yang berlumpur serta georafis yang sulit. “ Kita telah melaksanakan Pilkada, dengan lancar dan baik,” tegasnya. (yud/kur/win)

 

JAKARTA - Mantan sekretaris jenderal DPP Partai Golkar hasil musyawarah nasional (munas) Ancol, Zainuddin Amali meyakini ketua umum partainya Aburizal Bakrie (Ical) tidak punya niat menunda pleno pembentukan panitia munas 2016, hanya karena menunggu terbitnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA), yang menguatkan keabsahan munas Bali.

Sebelumnya, rapat pleno dengan agenda penting jelang munas 2016 pada 24 Februari 2016 lalu, terpaksa ditunda karena Ical mendadak sakit. Kemudian pada Senin (29/2), MA mengeluarkan putusan yang menolak permohonan kasasi kubu Golkar Munas Ancol.

"Kan dia sakit. Saya percaya (pleno ditunda) karena dia sakit. Saya engga lihat ke sana lagi karena semua sudah bersatu. Tidak melihat kubu-kubuan," kata Zainuddin, di gedung DPR, Jakarta pada Senin (1/3).

Ia meyakini tidak ada niat Ical mengulur munas 2016. Terkait adanya putusan MA tersebut, Zainuddin menyerahkan pada pemerintah. Apakah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akan menindaklanjuti putusan kasasi itu atau tidak. Sementara SK perpanjangan munas Riau sudah diterbitkan.

"Ya tergantung pemerintah. Tergantung Menkumham menyikapinya. Kan dia sudah keluarkan SK Riau dan diharapkan segera rekonsiliasi. Artinya tak terganggu karena sudah kesepakatan antara Pak JK (Jusuf Kalla), Agung (Laksono) dan ARB bahwa akan selenggarakan munas," pungkasnya.

Pihaknya yakin munas tidak terganggu dengan adanya putusan MA karena Ical sendiri telah menyampaikan sikap dalam pidatonya ketika Rapimnas Golkar di Jakarta.(fat/jpnn)

MUARADUA - Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Selatan menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan bupati dan wakil bupati di Gedung Kesenian Muaradua, Selasa (22/12). 

MUSI RAWAS – Pemeriksaan 16 pelaku yang diduga hendak mengacaukan pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Musi Rawas Utara (Muratara) terus dilakukan.

PENDOPO - Pascaberhasil memenangi pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pasangan calon (paslon) Ir H Heri Amalindo MM-Ferdian Andreas Lacony Skom MM (Hafal) dan para pendukungnya tampak sepi dari hiruk pikuk masyarakat sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember lalu. 

MUARA BELITI - Proses pengamanan pascapleno rekapitulasi surat suara di KPUD Mura dan Muratara masih terus berlanjut.

MUSI RAWAS- Pelaksanaan pleno rekapitulasi surat suara di KPUD Kabupaten Musi Rawas (Mura) berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Kali ini giliran aparat kepolisian yang melakukan pemblokiran jalan Lintas Sumatera (Jalinsum),

Halaman 1 dari 2

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca