Pak Bupati... Warga Muratara Pengin Kemb...

Pak Bupati... Warga Muratara Pengin Kembangkan Pupuk Kompos

‎MURATARA - Kendati banyak peminat, pengelolaan kotoran hewan ...

Sharing Anggaran Pilkada Belum Jelas

Sharing Anggaran Pilkada Belum Jelas

PAGARALAM - Anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2018 di Sumsel mendapat...

Sistem Pengairan Irigasi Ditata Ulang

Sistem Pengairan Irigasi Ditata Ulang

PAGARALAM - Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati ‎Mkes mengi...

APBD Minim, Pembangunan Dilanjutkan

APBD Minim, Pembangunan Dilanjutkan

PAGARALAM – Meski dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (A...

Mantan Walikota Jakarta Barat Ditetapkan...

Mantan Walikota Jakarta Barat Ditetapkan Tersangka

JAKARTA- Mantan Walikota Jakarta Barat Fatahillah akhirnya ditetapkan ...

Pertamina Punya Jubir Baru

Pertamina Punya Jubir Baru

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih melakukan rotasi di internal. ...

Nilai Tukar Rupiah Stabil

Nilai Tukar Rupiah Stabil

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masi...

Optimisme INKAI Kuasai Market Asia Selat...

Optimisme INKAI Kuasai Market Asia Selatan dan Afrika

SURABAYA - PT INKA (Persero) berambisi menguasai pasar perkeretaapian ...

Organda Harusnya Tetapkan Tarif Angkutan...

Organda Harusnya Tetapkan Tarif Angkutan Online

JAKARTA - Pakar Kebijakan Publik Universitas Indonesia Harryadin Mahar...

SPP Kuliah Kedokteran DItetapkan

SPP Kuliah Kedokteran DItetapkan

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenri...

Honorer Swasta Belum Gajian 10 Bulan

Honorer Swasta Belum Gajian 10 Bulan

SEKAYU – Permasalahan pembayaran gaji guru honorer SMA/SMK s...

Kejar Senjata Milik Teroris

Kejar Senjata Milik Teroris

JAKARTA— Densus 88 Anti-Teror berupaya melakukan antisipasi ...

Pengaduan Setnov Makin Menumpuk

Pengaduan Setnov Makin Menumpuk

JAKARTA – Kedatangan perwakilan Masyarakat Anti-Korupsi Indo...

Ratusan Anggota OPM Menyerahkan Diri

Ratusan Anggota OPM Menyerahkan Diri

JAKARTA – Ratusan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tur...

Pelaku Punya Catatan Kriminal Panjang

Pelaku Punya Catatan Kriminal Panjang

LONDON – Investigasi teror Westminster berlanjut. Kemarin (2...

Fokus di Bidang Maritim dan Ekraf

Fokus di Bidang Maritim dan Ekraf

JAKARTA – Indonesia dan Prancis akan teken beberapa kesepaka...

Lima Pemimpin Komunis Bertemu di Hongkon...

Lima Pemimpin Komunis Bertemu di Hongkong

HONGKONG – Sosok Fidel Castro berbaring tenang di atas kasur...

Pasang QR Code di Produk Obat

Pasang QR Code di Produk Obat

JAKARTA – Pengawasan obat-obatan dan makanan diakui Badan Pe...

Polisi Dirampok 4 Bandit Berpistol

Polisi Dirampok 4 Bandit Berpistol

MARTAPURA – Tak ada lagi rasa takut kawanan bandit bersenpi ...

Perbankan Beri Kemudahan

Perbankan Beri Kemudahan

PALEMBANG - Pelaku perbankan memberi kemudahan dan biaya bunga ringan ...

SEKAYU – Satuan Kerja khusus (SKK) Migas perwakilan Sumbagsel dan PT Pertamina EP melakukan kunjungan kerja dan bersilahturahmi dengan Pj Bupati Muba, H Yusnin S Sos MSi di ruang kerjanya, Jumat (17/3). Perwakilan PT Pertamina EP, Dadang Soewargono menyampaikan progres pekerjaan survei seismik 2D Selingsing tengah dilaksanakan di Kabupaten Muba.

"Proses pencarian data lapangan sudah mencapai tahapan perekaman data walaupun baru sebagian saja,” kata Dadang didampingi Muhammad Zaki serta Haswanto Jaya, perwakilan SKK Migas Sumbagsel.

Data lapangan inilah akan dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut. 

Yusnin memberikan dukungannnya terhadap survei migas di Muba. Melalui survei diharapkan dapat ditemukan cadangan migas baru di Bumi Serasan Sekate. Melalui migas diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Muba. Karena itu dia menginstrusikan kepada seluruh jajarannya membantu kelancaran survei seismik di Muba. (yud)

PALEMBANG - KH Hasyim Muzadi meninggal dunia di kediamannya di Kota Malang, Kamis (16/3) pukul 06.20 WIB. Sebagai ulama kondang, Hasyim Muzadi selalu mendapat undangan untuk memberikan tausiyah kepada warga NU di Tanah Air. Salah satunya, ke Kabupaten Muba.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pernah berkunjung ke Muba pada 2006 lalu. Saat itu Bupati Muba dijabat H Alex Noerdin. Kedatangan ulama kharismatis ke Muba tersebut menjelang Pilkada 2016 dan diundang Pemkab.

Saat itu Hasyim Muzadi sempat memberikan tausiyah kepada ribuan waarga NU di stabel berkuda, Kota Sekayu. Hasyim Muzadi yang sudah mengetahui kedatangannya masih ada kaitan dengan Pilkada sempat berguyon kepada warga nahdliyin.

"Kalau sudah ribuan warga NU hadir di sini, saya kira pak bupati (Alex Noerdin) tidak perlu lagi membentuk tim sukses. Cukup kerahkan warga NU," kata Hasyim Muzadi kala itu yang langsung disambut tawa warga NU dan pejabat yang hadir. (dom)

PETENIS meja putri Kabupaten OKU Tri Margareta berhasil menjadi juara pada Kejurprov Sumsel yang digelar di PTM Union, Minggu (12/3). Mantan pemain Kaltim ini menjadi jawara setelah mengalahkan petenis meja putri Muba Yuni Purnamasari dengan skor 3-0. Penyerahan hadiah dilakukan Ketua Pengprov PTMSI Sumsel Kurmin Halim (kanan) didampingi ketua pelaksana Fauzi. (dom)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Senin (13/3)

PALEMBANG – Sriwijaya FC batal pakai Stadion Serasan Sekate, Sekayu, Musi Banyuasin. PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), selaku pengelola Sriwijaya FC, akhirnya menemukan solusi perihal penggunaan home base tim berjuluk Laskar Wong Kito itu pada kompetisi resmi Liga 1 2017.

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid, menanggapi adanya protes tiga kelompok suporter, yang ingin pertandingan tetap digelar di Palembang. Itu karena dua stadion utama Palembang, Gelora Jakabaring, dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya, direncanakan renovasi bersamaan untuk persiapan Asian Games XVIII/2018.

Pihaknya langsung menghubungi PU Cipta Karya sebagai pelaksana renovasi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya jelang Asian Games. "Kami sudah mendapatkan solusinya. Karena kami menanggapi protes kemarin dari adik-adik kami, para suporter Sriwijaya FC," tutur Faisal, kemarin (1/3).

Faisal menjelaskan, renovasi akan dimulai pertengahan Maret ini. Nah, pihaknya meminta proyek dilakukan fokus ke Stadion Madya Bumi Sriwijaya terlebih dulu sehingga tim Sriwijaya FC bisa tetap menggunakan Stadion Gelora Jakabaring (GSJ) awal-awal kompetisi Liga 1 nanti. "Setelah renovasi Stadion Bumi Sriwijaya selesai, kita bisa pindah ke Bumi Sriwijaya dan renovasi di Jakabaring baru dilakukan," paparnya.

Menurut pria asal Padang ini, pembangunan stadion hanya bersifat renovasi, bukan melakukan perombakan besar-besaran seperti dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Stadion di Palembang hanya sekitar 30 persen renovasi, khususnya tribun dan rumput.

"Pembangunan juga paling memakan waktu empat bulan. Kita juga dulu pernah pas Asian University Games, masih ada yang bekerja, tapi tim Sriwijaya FC tetap bertanding, bisa saja kan," tuturnya.

Terkait kebijakan Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, untuk pindahkan kandang ke Sekayu, diakui Faisal, hanyalah opsi. Tentunya hal terburuk apabila skuat Jakabaring sulit menemukan solusi.

"Hanya berupa plan B kalau memang kita tidak bisa di Palembang. Tentunya akan ada opsi lain. Tapi, kami tetap perjuangkan agar Sriwijaya FC berlaga di Palembang. Sebab, regulasi AFC tidak akan mengizinkan liga resmi (liga domestik) berlaga di stadion yang tidak layak," pungkasnya.

Sebelumnya, opsi memindahkan homebase membuat kelompok suporter meradang. Mereka dengan kompak melakukan pemboikotan di pertandingan kasta tertinggi Liga 1. Sriwijaya Mania (S-Man), Singa Mania, dan Ultras Palembang tidak akan memberikan dukungan selama laga di Liga 1. (cj11/ion/ce4)

SEKAYU – Rencana sekitar 10 ribu pendukung pasangan calon nomor nomor 2, Amiri Aripin-Ahmad Toha, “menduduki” kantor KPU Muba tak terealisasi. Ratusan polisi yang disiagakan tetap tak ditarik. Mereka mengamankan jalannya Rapat Pleno.
“Ada 486 polisi terus berjaga melakukan pengamanan,” ujarnya. Hanya saja, pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, yang dipimpin H Ahmad Firdaus Marvel’s, Ketua KPU Kabupaten Muba, berjalan panas dan tegang.
Ketua tim saksi paslon Amiri-Toha, Astawilah D langsung interupsi. Rapat pleno mulai berjalan pukul 09.30 WIB. Mantan Anggota DPRD Kabupaten Muba itu, berteriak kepada pimpinan rapat. Minta agar KPU menghadirkan Camat Babat Supat, Marko Susanto SSTP MSi, Kepala Kesbangpol Provinsi Sumsel, Richard Cahyadi AP MSi, dan Camat Babat Toman, Agus Kurniawan SIP.
Astawilah menduga, ketiga pejabat ASN itu, melakukan kegiatan politik dan mendukung paslon 1 Dodi-Beni. Lantaran tak mendapatkan tanggapan Ketua KPU Kabupaten Muba, H Firdaus Marvel’s SE MSi, tim saksi paslon Amiri-Toha dengan komando Astawilah langsung walk out (WO). Meninggalkan ruangan rapat di Kantor KPU Muba.
“Kita minta rapat pleno diskor terlebih dahulu. Sebelum menghadirkan ketiga pejabat ASN ini,” teriak Astawilah. Dirinya menginginkan pengakuan ketiga pejabat ASN itu, di rapat pleno yang ada. Lantaran laporannya ke Panwaslih, tidak tindaklanjuti dan diproses.
Ketua KPU selaku pimpinan rapat bersikukuh meneruskan rapat pleno rekapitulasi hasil penghtiungan perolehan suara. “ Kita persilakan rapat dilanjutkan dan tim WO,” jelasnya.
Setelah tim saksi Amiri-Toha meninggalkan ruangan dan kantor KPU Muba, rapat pleno rekapitulasi perolehan suara, terus dilanjutkan. Satu persatu petugas 14 PPK, membuka kotak suara dan bacakan DA1 KWK yang ada. ”Alhamdulillah rekap selesai 17.30 WIB,” ujar Ketua KPU H Ahmad Firdaus Marvel’s SE MSi.
Dalam pleno itu, ada evaluasi beberapa pemilih wanita dan laki yang masuk daftar pemilihan tetap (DPT). Mengenai saksi Amiri-Toha yang melakukan WO, kata Firdaus, itu sebuah keputusan.
Berdasarkan rekapitulasi, dipastikan paslon 1 Dodi-Beni memenangkan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Muba periode 2017-2022 mendatang. Pasangan yang memborong dukungan dari semua partai itu, paslon 1 Dodi-Beni. Mereka meraih total 212.800 suara atau 78,51 %. Sedangkan paslon 2 meraih total 58.244 suara atau 21,49%. KPU Kabupaten Muba pun, melakukan penetapan pasang calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, pada 8-10 Maret mendatang. (yud/ce1)

 

PALEMBANG - Delapan pemenang beruntung kuis Sriwijaya FC dan Sumatera Ekspres diumumkan. Dalam undian yang berlangsung di Graha Pena itu dihadiri langsung Presiden klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex, Kamis (16/2).

Turut hadir pula jajaran manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) seperti Direktur Pertandingan dan Kompetisi Augie Bunyamin, Sekertaris PT SOM Faisal Mursyid, Direktur Keuangan Yuliar, dan Sekertaris tim Sriwijaya FC Ahmad Haris.

Dodi yang baru saja terpilih sebagai Bupati Musi Banyuasin ini menyambut atas antusias besar dari kuis Sriwijaya FC. Wajar mengingat tim berjuluk Laskar Wong Kito, memang salah satu tim sepakbola terbesar sekaligus ikon di Sumsel.

Sedangkan Sumatera Ekspres yang juga menjadi koran terbesar di Sumsel juga sukses menjadi media partner Sriwijaya FC dari tahun ke tahun.

"Insya Allah kuis ini kita harap akan terus belanjut. Bahkan tahun depan kita harap konsepnya kita perbesar lagi, hingga ke pelosok-pelosok kabupaten," kata Dodi di sela kata sambutannya.

Lebih besar lanjut Dodi, maksudnya yakni di setiap kabupaten juga siap digelar satu kuis undian. Dengan begitu, pecinta klub Sriwijaya FC yang ada di setiap daerah juga bisa ikut dalam kuis undian tahun depan.

"Kita harap Sriwijaya FC bisa terus ditopang, dalam hal kerja sama publikasi bersama Sumeks Grup," tuturnya.

Senada Wakil GM Harian Sumatera Ekspres H Mahmud juga menyambut baik, dengan kerja sama yang dilakukan Sriwijaya FC dan Sumeks Grup. "Untuk menampung partisipasi Sriwijaya FC yang cukup besar tidak hanya di Palembang. Maka tahun depan kita siap membuat kuis dengan konsep lebih melebar di setiap regional kabupaten. Seperti Sekayu, Muba, LubukLinggau, ataupun Lahat," jelasnya. (cj11)

Daftar Pemenang Kuis Sriwijaya FC:

1 Unit Sepeda Motor
-Sri Mastuti (32 Ilir Palembang) NIP :1671016603770004

1 Unit Televisi
-M Hasan Haikal (Palembang) Nip :167111070985002

1 Unit Kulkas
-M Wahyudi (Lubuk Linggau)Nip :1673062904840003

5 Jersey Original Sriwijaya FC
-Kemas Ramadhan (Palembang) Nip :1671046607900003
-Yuliana A(Palembang) Nip: 1671046607900003
-Sri intaniah (Palembang) Nip: 1671086710630001
-Yolanda Aresta (Lubuk Linggau)Nip : 1673054212970001
-Jumana (Kertapati Ogan baru)Nip :1671134608930002

SEKAYU - Pasangan calon kepala daerah Muba yang maju dari jalur independen, ternyata hanya Cawabup Ahmad Toha yang mempunyai hak pilih. Cabup Amiri Arifin tidak mempunyai hak pilih. Ahmad Toha sendiri menggunakan hak pilihnya di TPS 9 Desa Srigunung, Kecamatan Sungai Lilin. 

Dia datang didampingi sang istri yang juga mempunyai hak pilih. Toha berharap Pilkada Muba berjalan aman dan lancar dan menghasilkan pemimpin sesuai harapan rakyat Muba. "Siapa pun yang terpilih adalah terbaik bagi masyarakat Muba," kata Toha. (kur)

SEKAYU - Cawabup Muba Beni Hernedi dan istri Susi Imelda menggunakan hak pilihnya di TPS Desa Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan Beni di kampung halamannya itu disambut hangat warga desa tersebut. Mereka menyapa mantan Wabup Muba tersebut. 

Setibanya di TPS, Beni ikut antrean bersama warga lainnya yang akan menggunakan hak pilihnya. Setelah menunggu beberapa saat, Beni dipanggil dan langsung masuk ke bilik suara. 

"Semoga pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik dan lancar. Semoga pemimpin yang terpilih sesuai harapan masyarakat," kata Beni. (yud)

SEKAYU - Pilkada Muba dilakukan serentak bersama 75 kabupaten/kota lainnya di Tanah Air, Rabu (15/2). Calon Bupati Muba Dodi Reza Alex menggunakan hak pilihnya di TPS Kelurahan Kayuara, Kota Sekayu pada pukul 10.15 WIB. Dia didampingi sang istri Thia Yufada. Namun yang menggunakan hak pilih ini hanya Dodi. Sedangkan Thia Yufada tidak terdaftar sebagai mata pilih. Saat tiba di TPS, warga menyalami putra Gubernur H Alex Noerdin itu.

Penjabat Bupati Muba H Yusnin, anggota DPD RI H Hendri Zainuddin dan pejabat Pemkab lainnya melakukan monitoring ke beberapa TPS di Kota Sekayu. "Kita berharap Pilkada Muba berjalan aman dan lancar," kata Yusnin. (yud)

JAKARTA – Potensi ketidakserentakan penyelenggaran Pilkada 2017 di 101 daerah, hari ini (24/2) muncul dari faktor eksternal. Yakni adanya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. “Kalau secara administratif semuanya sudah beres, tapi itu (bencana alam, red) sulit diantisipasi,” ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Hotel Burobudur, Jakarta, kemarin.
Diakuinya, ada sejumlah daerah dilaporkan masih terkena dampak cuaca ekstrem, di antaranya Kabupaten Pandeglang, Lebak, Pati, dan sejumlah wilayah lain di Indonesia timur. Meski demikian, dia menegaskan kondisinya masih memungkinkan dilakukan pemungutan suara.
Karena itu, sebagai antisipasinya, pihaknya menginstruksikan agar dilakukan penyesuaian lokasi TPS jika sewaktu-waktu ada kondisi alam yang tidak terduga. “Nanti dilihat dari relokasi pemilihnya di sana, misalnya ditempatkan di pengungsian, nanti di sana akan didirikan,” imbuhnya.
Selain aman, tuturnya, syarat mendirikan TPS harus aksesibel. Meski dibayangi cuaca kurang bersahabat, mantan Ketua KPU Jawa Barat itu berharap semangat pemilih datang ke TPS tidak redup. Pasalnya, semakin tinggi tingkat partisipasi pemilih, kualitas dan legitimasi atas kepala daerah terpilih lebih kuat.
Dalam Pilkada kali ini, terangnya, KPU menetapkan angka partisipasi 77,5 persen. Angka itu meningkat dari capaian partisipasi Pilkada 2015 lalu di angka 69 persen. Dengan sejumlah upaya, dia optimis itu bisa tercapai. “Mudah-mudahan ekspektasi yang kita lakukan tercapai,” tuturnya.
Berdasarkan data dihimpun, adanya bencana alam sempat pengaruhi proses tahapan Pilkada. Di Pati misalnya, sejumlah TPS dilaporkan mengalami sejumlah pergeseran lokasi. Sementara di Banten, banjir yang menerjang sejumlah wilayah membuat distribusi logistik sempat terhambat.
Bagaimana di Sumsel? Staf BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Dara Kasihairani mengatakan, hampir seluruh wilayah Sumsel juga diprediksi diguyur hujan hari ini. “Untuk wilayah Muba, Mura, Muara Enim, dan Lahat perlu diwaspadai adanya potensi hujan sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir,” ujarnya.
Potensi hujan turun di siang hari. Intensitas curah hujannya sedang, 20-50 milimeter dan hujan lebat 51-100 milimeter. “Untuk Palembang diperkirakan akan hujan sejak pagi hari sampai siang,” bebernya.
Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz, mengatakan, adanya cuaca yang tidak stabil menjadi tantangan bagi penyelenggara. Pasalnya, antusiasme masyarakat memilih mengalami penurunan. Selain aspek antusiasme masyarakat, Masykur menilai kondisi cuaca juga bisa berdampak pada adanya mobilisasi oknum tertentu. “Kalau hujan, keinginan datang ke TPS malas. Maka potensi menggerakkan orang dengan uang bisa terjadi,” ujarnya.
Meski demikian, dia mengingatkan agar pemilih bisa tetap datang tanpa harus tergadaikan kemandiriannya. “Kemandirian pemilih melakukan pemungutan suara menentukan masa depan daerah,” ujarnya. Bukan hanya menggunakan hak pilih, dia juga menyarankan agar pemilih tidak langsung pulang. Melainkan, ikut mengawal pelaksanaan penghitungan suara. “Dengan menyediakan waktu di TPS, kita dapat mengawal proses pemungutan suara secara lebih jujur dan adil, serta memastikan suara kita di TPS tidak dicurangi,” tambahnya. Apalagi, hari ini telah ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah.
Terpisah, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Daniel Zuchron menambahkan, hingga H-2 pemungutan suara, pihaknya masih menerima adanya sejumlah persoalan administratif yang belum klir. Di antaranya distribusi surat keterangan (suket) pengganti e-KTP belum terbuka maupun di temukannya formulir C6 bermasalah. “C6 bermasalah ditemukan di Bangka Belitung, Jakarta selatan, hingga Sulawesi Barat Karena berlebih jumlahnya,” ujarnya di Kantor Bawaslu RI, kemarin.
Sementara distribusi suket yang tertutup nyaris terjadi di semua daerah. Padahal, lanjutnya, dengan angka ditribusi yang terbuka, maka upaya pencegahan atas adanya upaya penyalahgunaan bisa dilakukan lebih dini. “Di beberapa lokasi kabarnya sudah ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Selain yang bersifat administratif, persoalan lain yang masuk ke jajarannya menyangkut netralitas petugas penyelenggara di tingkat KPPS. Di beberapa wilayah, kasus dugaan keberpihakan KPPS banyak dilaporkan, di antaranya Jakarta Barat dan Mamuju.
Meski demikian, dia optimis, dalam waktu sehari dua hari ini sudah dilakukan sejumlah pembenahan oleh penyelenggara, sehingga saat pemungutan suara hari ini persoalannya relatif sudah lebih diminimalkan.

Coblos Pakai Hati
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan pelaksanaan pilkada momentum kedaulatan rakyat. Untuk melaksanakannya, masyarakat diminta menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara hari ini. “Jangan sampai kedaulatan ditukar sembako ataupun uang ratusan ribu,” kata Zulkifli.
Menurut Zulkifli, KPU dan Bawaslu diharap bisa menjadi wasit yang adil. Hal ini penting supaya pelaksanaan pilkada berjalan aman, tertib, dan damai. “KPU dan Bawaslu harus bisa mengawal, supaya pilkada berjalan jujur dan hasilnya legitimate,” ujar Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.
Lebih lanjut, pilkada adalah ajang adu konsep dan gagasan. Pilkada adalah pertarungan demokratis antar anak negeri. Karena itu, perbedaan pilihan jangan sampai menjadi pemicu adanya perpecahan. “Pilihan boleh berbeda, tapi persaudaraan dan persatuan tetap yang utama,” tandasnya.
Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan, setiap pasangan calon (paslon) sudah menyampaikan visi misinya baik melalui kampanye maupun debat terbuka. Jadi, masyarakat sudah mengetahui sosok calon kepala daerah yang akan ikut berkompetisi dalam pilkada.
Menurut Ketua DPP Partai Golkar itu, saatnya rakyat memilih sesuai dengan hati nuraninya. Meski disertai dengan suasana hingar-bingar, kasak-kusuk dan riuh, cukuplah kebisingan yang menguras pikiran itu sebagai pembelajaran untuk semua. “Masa depan daerah kita dan masa depan bangsa dan negara kita berada di tangan rakyat sebagai pemilik suara,” ucapnya.
Dia menjelaskan, pilkada adalah ajang kontestasi yang sejatinya menghasilkan pemimpin yang betul-betul dipercaya mampu membenahi persoalan yang ada. Persoalan yang terkait dengan hajat hidup rakyat dalam menggapai kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.
Setnov mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilih dengan jujur, bebas langsung dan rahasia. Tanpa intimidasi, tanpa rekayasa serta tanpa intervensi dari pihak manapun. Jadikan pilihan sebagai penentu kebaikan. “Untuk diri kita, untuk keluarga kita, untuk masyarakat kita dan untuk generasi kita masa depan,” paparnya.
Meski berbeda pilihan politik, kesatuan bangsa dan negara serta keutuhan sebagai sesama anak bangsa harus dikedepankan. Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin adalah bagian dari rakyat. Pilkada serentak merupakan awal yang baik untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan mengisinya dengan semangat kerukunan. “Perbedaan adalah sumber kekuatan, dan sebaliknya perpecahan hanya akan membuat tujuan berbangsa dan bernegara kita semakin jauh dari harapan,” tuturnya.
Pernyataan senada juga disampaikan Wakil Presiden RI Jusauf Kalla. JK menuturkan, pilkada yang damai merupakan dambaan seluruh rakyat. Masyarakat tidak hanya menginginkan kepala daerah yang berkualitas, namun juga suasana pesta demokrasi yang meriah nan sejuk. Kemeriahan dan kesejukan itu akan dibuktikan saat para pemilik suara menggunakan hak pilihnya di masing-masing TPS.
Karena itu, JK mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga agar proses pemungutan suara hari ini berjalan dengan damai dan lancar. Bagaimanapun, pilkada merupakan bagian dari proses demokrasi di Indonesia. “Demokrasi yang baik adalah demokrasi yang damai, bertanggung jawab, dan juga tentu bersifat rahasia dan bersih,” ujarnya.
Bila prosesnya bisa berjalan dengan baik dan lancar, lanjut JK, masyarakat akan mampu memilih dengan jernih sehingga menghasilkan pemimpin yang tepat. Kriterianya sederhana. Pemimpinnya baik, bersih, dan memang memiliki kemampuan untuk memimpin daerahnya masing-masing. Dengan demikian, barulah bisa dihasilkan kemajuan di tiap-tiap daerah.
Proses demokrasi yang meriah dan sejuk akan berdampak positif bagi masyarakat. Ujungnya tentu adalah kemajuan daerah. Karena untuk selanjutnya, kepala daerah terpilih bisa langsung bekerja tanpa disibukkan menyelesaikan persoalan yang terjadi selama pilkada. “Mari kita semua bersama-sama ke TPS dengan senyum, bahagia, mengharapkan pemimpin yang baik,” tambahnya.

Jokowi-JK ikut Nyoblos
Hari ini, sejumlah tokoh juga akan ikut serta memberikan suaranya di pilkada. Termasuk di antaranya Presiden Joko Widodo dan Wares Jusuf Kalla. Jokowi akan menunaikan hak suaranya bersama Ibu Negara Iriana Jokowi di Pilgub DKI Jakarta. Keduanya terdaftar sebagai pemilih di TPS 04 Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Sementara, Wapres Jusuf Kalla sekeluarga akan nyoblos di dekat kediaman JK di kawasan Brawijaya Jakarta Selatan. JK, Mufidah Jusuf Kalla, dan tiga anaknya, yakni Chairani Jusuf Kalla, Muchlisa Jusuf, dan Solihin Jusuf Kalla terdaftar di TPS 03, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru Jaksel. (far/bay/lum/byu/uni/ce1)

Halaman 1 dari 18

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca