KAYUAGUNG - Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah OKI, Daud mungungkapkan bahwa dengan kondisi keuangan saat ini, maka untuk penyaluran dana KPUD OKI tidak bisa dilakukan sekali. Sehingga dilakukan dua tahap, yakni pada tahun 2017 dan tahun 2018.

"Walaupun harapannya bisa dilakukan satu kali. Namun kita tidak bisa," kata Daud.

Untuk dana Pilkada yang disalurkan ke KPUD pada 2017 sekitar Rp16 miliar. Selanjutnya sisanya diberikan pada 2018 mendatang.

Sementara Ketua KPUD OKI Dedy Irawan SIP menyatakan bahwa dana yang diusulkan sebelumnya sebesar Rp70 miliar. Namun hasil pertemuan dengan pemerintah daerah disanggupi Rp67 miliar. Kapan pencairan belum tahu lantaran menunggu nota perjanjian hibah daerah (NPHB).

"Kalau rencananya akan disalurkan antara Juni hingga September. Namun kita berharap lebih cepat karena perkiraan bulan Juni sudah masuk tahapan Pilkada," ujarnya. (gti)

KAYUAGUNG - Prestasi yang diraih Tim U-12 sepakbola OKI, mendapat ganjaran bonus dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI setempat. Walaupun nilainya tak seberapa, namun harapannya agar para genarasi muda tersebut dapat teris berprestasi. Terutama ke arah positif.

Tim U-12 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sendiri maraih juara dalam turnamen sepakbola antarSSB se-Sumsel atau FOSSBI Lahat Cup I tahun 2017 beberapa waktu lalu.

Karena itu, H Subhan Ismail, ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI OKI memberikan bonus berupa kostum tim dan perlengkapan sekolah. “Kita juga akan terus mensupport mereka untuk dapat mempertahankan bahkan lebih berprestasi lagi tidak hanya di ajang tingkat provinsi tetapi juga pada tingkat nasional,” kata Subhan usai memberikan bonus secara simbolis kepada Harun Al Rasyid, Kapten Tim, di lapangan Makodim 0402/OKI, Minggu (26/3).

Selain itu, harapanya tim sepakbola U-12 bisa berprestasi di bidang pendidikan. “Anak-anak ini semuanya masih duduk di bangku sekolah, tentunya kita mengharapkan agar mereka juga tetap mengedepankan pendidikannya, makanya mereka kita juga berikan bonus
perlengkapan sekolah," ujarnya. (gti)

KAYUAGUNG - Musim hujan yang cukup panjang tahun ini membuat beberapa petani gagal panen dan gabah menjadi basah. Akibatnya beberapa petani rugi karena tak bisa panen dan harga gabah yang basah menjadi turun. Seperti yang terjadi pada petani di Desa Karang Agung.

Diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Syarifuddin bahwa untuk penamaan Ip200 tahun ini ada 100 hektare yang digarap petani. "Dari 100 hektre itu ada yang gagal panen dan ada yang gabah basah," kata Syarifuddin.

Namun demikian, ada 25 hektare lahan telah diasuransikan para petani. Sehingga mereka mendapatkan subsidi dari pemerintah. Petani diharapkan dapat mengikuti program asuransi dari pusat tersebut. Dengan menjaminkan risiko gagal panennya kepada pihak asuransi, maka akan mendapat jaminan Rp 6juta per hektare. Selain itu, untuk premi juga sudah disubsidi oleh pemerintah. Karena premi yang seharusnya dibayar Rp180 ribu, petani hanya membayar Rp36ribu.

"Premi ini disubsidi pemerintah sebesar 80 persen dan petani diharuskan membayar 20 persen atau sebesar Rp36 ribu per hektare dengan nilai jaminan sebesar Rp 6  juta per hektare," ujarnya. (gti)

KAYUAGUNG - Selain aktif dan memakmurkan masjid di sekitarnya, Ikatan Remaja Masjid (Irma) diminta untuk aktif di masyarakat. Seperti pengembangan di bidang olahraga dan ekonomi kerakyatan.

"Memang harapan kita para remaja masjid bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di masyarakat," kata Direktur Daerah Lembaga Pembinaan Pengembangan Dakwah Sumber Daya Manusia (LPPDSDM) Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) OKI Suparjon Ali Haq Al Tsabit SPdI MPdI usai pelantikan pengurus Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM) Kecamatan Kayuagung di Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Jua-Jua.

Perlunya pengembangan di masyarakat misalnya si bidang olahraga. "Saat ini Irma yang telah membentuk di Desa Arisan Buntal ada pembinaan karate," ucapnya.

Selain itu diharapkan pula pengembangan ekonomi kerakyatan seperti pengembangan jamur, kerajinan maupun usaha kecil lainnya. "Sehingga masyarakat setempat bisa berkembang perekonomiannya," jelasnya.Lanjutnya dalam pelantikan Forum Komunikasi Remaja Masjid ini ada 85 remaja yang tergabung dalam 15 IRMA di Kecamatan Kayuagung. Dengan adanya forum ini maka Irma ada wadah dan organisasi yang bisa mengkoordinirnya. 

Ditambahkan Camat Kayuagung Dedy Kurniawan SSTP, agar  Irma dapat lebih peka terhadap permasalahan di masyarakat. Selain itu adanya wadah ini mampu melakukan koordinasi dengan intansi terkait lainnya.(gti)

KAYUAGUNG - Bupati OKI H Iskandar SE melalui Wakil Bupati OKI HM Rifai mengharapkan agar FKPPI menjadi wadah pemersatu bangsa dan menumbuhkan semangat potritisme di lingkungan masyarakat sekitat. Sehingga pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.  Selain itu, dengan hadirnya FKPPI dapat menjembatani pemerintah daerah sebagai corong dan motivator pembangunan di masyarakat.

"Juga diharapkan mendukung pembangunan di OKI menuju OKI Mandira," kata Rifai saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri Indonesia (FKPPI) Kabupaten OKI masa bakti 2017-2021 di gedung Kesenian Kayuagung, Kamis (23/3).

Sambung Dewan Penasehat FKPPI OKI ini, agar pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan organisasi sebaik mungkin. Selain itu dapat menjaring lebih banyak lagi anak- anak pejuang baik TNI dan Polri bisa bergabung.

"Saya juga anak prajurit. Masih banyak lagi putra putri prajurit yang ingin bergabung, untuk itu dapat diajak. Karena kebersamaan memperkokoh persatuan," tukasnya.

Sementara Ketua Daerah Pengurus FKPPI Sumsel Ir Muzakir Sai Sohar mengungkapkan agar kader FKPPI harus berada di garis depan di setiap masyarakat. Termasuk bila berkaitan dengan politik, maka jangan jadi "jongos" namun berada di dalam pengurus partai politik. Selain itu kader FKPPI baik pengurus mauoun anggota agar bersih dari narkoba.

"Serta meneruskan cita cita pendahulu kita untuk meneruskan pembangunan," ujar Bupati Muara Enim ini.

Kepengurusan FKPPI yang baru, Heri Sutanto dilantik menjadi ketua Pengurus Cabang FKPPI OKI. (gti)

KAYUAGUNG - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar membuka pendidikan dan latihan (Diklat) bagi para calon pengawas sekolah yang digelar di Teluk Gelam, Jumat (17/3).  Dia berharap pengawas mampu mengawasi dan memanajerial guru.

“Hal ini agar kualitas pendidikan di OKI terus baik,” kata Iskandar.

Dikatakannya, pengawas juga dapat melaksanakan tugas mendata kondisi fisik setiap sekolah, terutama yang ada di pelosok. Menurutnya, pihaknya sangat membutuhkan data yang akurat, sehingga pembangunan fisik sekolah, seperti penambahan gedung, rehap gedung, rehap lokal atau penambahan meubiler benar-benar merata.

"Jika yang mendata adalah pengawas, pasti datanya benar-benar akurat. Ini demi kenyamanan anak-anak yang sedang belajar, jika mereka belajar di gedung atau di ruang kelas yang layak tentu mutu pendidikan akan meningkat," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI Zulkarnain menambahkan bahwa tahun lalu pihaknya telah merehabilitasi gedung–gedung SD dan SMP  dengan prioritas gedung yang rusak berat. Di tingkat pendidikan dasar, telah dilakukan pembangunan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 139 lokal, laboratorium dan ruang pratikum sebanyak 3 gedung, pembangunan perpustakaan sekolah sebanyak 21 gedung. Serta rehabilitasi bangunan sekolah sebanyak 46 unit. Sementara untuk PAUD telah dilakukan pembangunan gedung sebanyak 36 unit.

"Kesemuanya itu dilakukan dalam upaya meningkatkan pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ilir baik dari segi kualitas maupun kuantitas," pungkasnya. (gti)

KAYUAGUNG -  Bencana banjir menimpa Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hujan deras beberapa hari terakhir dan limpahan air di hulu sungai, membuat Sungai Mesuji, OKI meluap. Akibatnya ratusan rumah yang dihuni 159 kepala keluarga (KK) di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji OKI terendam banjir. Tidak tanggung-tanggung, ketinggian air mencapai dua meter.

Selain merendam rumah di desa Pematang Panggang, perkebunan dan persawahan lainnya yang dilintasi Sungai Mesuji dan Sungai Lempuing juga terendam air.

Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia SH SIK melalui Kapolsek Mesuji AKP Indrawono mengungkapkan bahwa rombongan Pemkab, Polsek, TNI dan, Dinas Pertanian dan lainnya telah melakukan pengecekan di wilayah banjir tersebur. "Ya rombongan telah ke lapangan mengecek kondisi. Sejauh ini kondisi kondusif dan tidak ada korban. Namun kita tetap siaga dan berjaga," ungkap Indrawono.

Camat Mesuji, Mukhlis menambahkan bahwa posko-posko telah didirikan seperti posko pengungsian dan posko kesehatan. Namun sebagian warga memilih bertahan dan ada yang mengungsi ke rumah kerabatnya. "Lokasi banjirnya ada yang dalam hingga 1,5 meter lebih dan ada yang tidak terlalu dalam. Terparah memang yang berada di dekat sungai," ujarnya. (gti)

KAYUAGUNG – Tiga warga tewas dalam kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Sepucuk, Kayuagung. Selain itu tujuh warga juga mengalami luka bakar dan lima orang lainnya hilang. Namun kejadian tersebut tak benar- benar ada, lantaran hanya simulasi yang dilakukan Kodiklat TNI bersama pihak perusahaan, BPMPD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dispora, BPBD, Manggala Agni, TNI serta intansi terkait lainnya. Simulasi yang digelar di gedung olahraga (GOR) Sepucuk dan GOR Perahu Katjang tersebut melibatkan ratusan personel gabungan.

Skenarionya ada kebakaran lahan dan hutan dan menjalar ke pemukiman warga. Selanjutnya, petugas gabungan langsung bertindak cepat melakukan pemadaman.Ternyata walau sudah dipadamkan, petugas gabungan juga mendapatkan masalah lantaran warga kelaparan, sehingga harus bertindak cepat dan menenangkan warga di pengungsiaan.

Komandan Pusat Latihan Kodiklat TNI, Marsekal Pertama TNI Timbang Sembiring didampingi Direktur Latihan, Brigjen TNI Awaludin, mengatakan, latihan dan simulasi ini dimaksudkan untuk menguji kesiapsiagaan operasional personil gabungan dalam melaksanakan tugas pencegahan dan menanggulangi bencana alam Karhutla. Setelah dilatih, personel gabungan ini menurut dia akan siap diturunkan ke lapangan mengantisipasi karhutla pada 2017.

“Tahun ini, diperkirakan akan ada musim kemarau panjang. Sehingga perlu kewaspadaan yang maksimal sejak dini dari pihak-pihak terkait secara bersamaan,” kata Timbang. (gti)

KAYUAGUNG - Kendati Pilkada serentak digelar 2018 mendatang, namun persaingan memperebutkan kursi OKI 1 mulai terlihat. Beberapa nama mulai muncul yang digadang-gadang bakal ikut bersaing dalam Pilkada di Bumi Bende Seguguk tersebut. Hanya saja, beberapa partai pendukung masih belum menegaskan akan ikut serta dalam persaingan menjadi Bupati dan Wakil Bupati OKI periode mendatang.

DPD PAN OKI tegas akan tetap mendukung H Iskandar SE untuk kembali menjabat pada periode 2018-2023.

Rohmat Kurniawan, ketua DPD PAN OKI mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendukung penuh Iskandar untuk kembai menjabat. Sebelumnya, PAN mendapat dukungan dari tiga partai Yakni Hanura, Gerindra, dan PKB. PAN sendiri memiliki lima kursi di DPRD OKI, Gerindra (5), Hanura (4), dan PKB tiga kursi.

“Kalau ke depan akan berkoalisi dengan partai apa, kita belum tahu. Namun untuk OKI 1 tetap mendukung penuh Iskandar SE,” kata Rohmat.

Iskandar sendiri saat ini juga gencar meminta dukungan untuk kembali maju dalam Pilkada mendatang. Hampir di setiap kunjungan, orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini siap kembali melayani masyarakat. Menurutnya, capaian yang telah diberikan akan lebih banyak lagi bila diberi kesempatan.

Nama- nama lain yang mulai santer di kalangan masyarakat OKI, yang mulai jelas terlihat ialah dari PDI Perjuangan, yakni Abdiyanto yang juga Ketua DPC OKI. Serta H Subhan Ismail, pengurus Partai Nasdem OKI. Namun keduanya masih berkilah dan mengaku hanya melakukan sosialisasi ke masyarakat menjalankan tugas partai. PDIP OKI sendiri sebenarnya memiiki sembilan kursi di DPRD, sehingga partai berlambang benteng gemuk dalam lingkaran ini siap untuk mengusung calon sendiri.

“Kita tetap pendekatan dengan partai lain. Memang jumah kursi kita cukup sembilan,” ujar Abdiyanto. (gti)

Baca selengkapnya Sumatera Ekspres hari ini (8/3)

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertindak cepat dalam mengatasi kerusakan jalan di atas Jembatan Way Tulung Gunung, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Perbaikan sementara dilakukan dengan memasang plat baja di atas lubang menganga di atas jembatan tersebut, Selasa (7/3). Kemacetan panjang tak terhindarkan dampak dari perbaikan yang dilakukan. Sistem buka tutup lalu lintas dilakukan petugas Satuan Lantas Polres Mesuji Lampung dengan Polres OKI. (gti/dom)

Halaman 1 dari 19

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca