MUARA BELITI - Tim Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengintai sejumlah oknum pelaku pungli di wilayah Kabupaten Mura dan Muratara.

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Mura Kompol Padmo Arianto ‎mengatakan, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terhadap sejumlah laporan warga. "Pungli khususnya di wilayah Kabupaten Mura dan Muratara cukup banyak, ini terbukti sebelum tim ini dibentuk. Kita sudah melakukan beberapa kali operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pungli," kata Padmo, Minggu (19/2).

Dia berharap ke depan, Tim Saber Pungli Mura akan terus melakukan penindakan terhadap oknum yang melakukan pungutan di luar ketentuan yang berlaku. Baik itu di jajaran pemerintahan maupun di masyarakat. Untuk lokasi yang saat ini terus dipantau terdapat di pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti kantor Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan pelayanan desa.

"Jelas target kami berikutnya merupakan kasus besar, tapi tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat akan ada lagi ungkap kasus. Kami tidak akan pandang bulu, jika instruksi presiden tidak boleh pungli meski Rp10 ribu, target kami Rp5 ribu saja langsung disikat," tukasnya. (cj13)

MURATARA - Potensi di Kabupaten Muratara mulai dilirik investor untuk menanamkan modalnya. ‎Juni mendatang, launching dua pabrik tebu dilakukan. Menurut Pemkab, dua investor yang memastikan berinventasi di Muratara tersebut mampu menyerap sekitar 30 ribu tenaga kerja lokal.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muratara, H Erwin Syarif menuturkan, Pemkab tidak hanya memberikan janji-janji kepada masyarakat untuk melakukan pembangunan di sektor perekonomian daerah. Menurutnya, konsep yang diterapkan oleh pemerintah daerah (Pemda), menerapkan sistem hilirisasi perindustrian padat karya.

"Ada dua grup perkebunan yang akan mendirikan pabrik di Muratara, seperti grup gula Gorontalo, dan Tene Grup‎. Setelah kita kalkulasi dengan adanya inventasi ini, mereka mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal," kata Erwin, Kamis (17/2). (cj13)

MUARA ENIM - Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar meminta para guru di Muara Enim untuk bersabar terkait belum dibayarnya uang sertifikasi guru untuk triwulan ke-empat tahun 2016. Muzakir mengatakan, Pihak Pemkab menyadari uang sertifikasi ini merupakan hak guru yang harus dibayar.

”Itu hak mereka (guru) tetap harus dibayar. Namun karena kondisi keuangan yang belum memungkinkan terpaksa belum bisa kita bayarkan,” kata Muzakir, Jumat, (17/2).

Menurut Muzakir, hal ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Muara Enim, tapi hampir di seluruh daerah. Penyebabnya sama, belum ada transfer dari pemerintah pusat. ”Kita sudah meingatkan dan menagih dana yang memang hak Pemkab Muara Enim. Kemarin saya baru terima surat dari Dirjen Keuangan. Mereka menyatakan Dana Pemkab Muara Enim memang ada, nilainya Rp220 miliar. Namun dana tersebut belum bisa ditransfer," ujar Muzakir.

Meskipun belum menerima uang sertifikasi, Muzakir berharap guru-guru tetap bekerja dengan penuh semangat. ”Kita tetap akan upayakan agar segera dibayar, Kami minta mereka bersabar dan tetap melaksanakan tugasnya dengan maksimal,”harapnya.Sementara seorang guru yang mengajar di salah satu SMPN di Muara Enim mengaku sangat berharap agar uang sertifikasi segera dibayarkan.

"Semoga segera dibayarkan. Soalnya gaji sudah habis untuk bayar utang. SK dijaminkan ke bank. Jadi uang sertifikasi itu sangat kami harapkan,”ujar guru yang tak mau disebut namanya itu.Namun dia juga mengerti jika hal ini bukan kesalahan Pemkab Muara Enim. ”Mau
diapakan lagi, kalu duit dari pusat belum turun, minta-mintalah jangan terlalu lama,” ujarnya dengan nada pasrah.

Meski demikian, dia tetap menjalankan tugas seperti biasa. ” Kami tetap mengajar seperti biasa. Kalau tidak mengajar kasihan anak didik," tukasnya.(roz)

PENDOPO - Peringatan satu tahun terpilihnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo-Ferdian Andreas Lacony, dilakukan dengan menggelar doa bersama dan pembacaan Surat Yaasin di aula kantor bupati, Jumat (17/2). 

‎Ferdian Andreas Lacony mengungkapkan, terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten PALI atas kebersamaanya membangun daerah ini. Terutama kepada seluruh pegawai yang berada di jajaranya yang telah bekerja sama hingga Kabupaten PALI bisa mengalami kemajuan dari sebelumnya.

"Kita juga berharap untuk tahun-tahun selanjutnya, Kabupaten PALI bisa semakin baik dan bisa cepat setara dengan daerah lain yang ada di Provinsi Sumsel. Dan perlu gotong royong dan kebersamaan apabila ingin maju, sebab bupati dan wakilnya tidak  bisa jalan apabila bekerja sendiri. Oleh sebab itu, jaga sinergi ini tetap berjalan agar kedepan terus semakin maju," kata Ferdian.

Dikatakanya, selain ikhtiar diperlukan juga doa serta bersyukur agar keberhasilan yang telah dicapai mendapatkan berkah dari yang Maha Kuasa. "Semoga apa yang kita cita-citakan menjadikan PALI Cemerlang dan visi misi kami yakni Serasi Nia bisa cepat tercapai. Dengan ikhtiar serta doa yang kita panjatkan dan puji syukur yang kita sampaikan mendapatkan berkah dari Allah SWT," tukasnya. (ebi)

KAYUAGUNG - Petugas Sat Pol PP Kabupaten Ogan Komering Ilir, menjaring gelandangan, pengemis dan anak jalanan yang meresahkan masyarakat. Dalam razia tersebut, ayah dan anak yang sering meminta uang di Jalan Lintas Timur (jalintim) Desa Talang Pangeran, Teluk Gelam OKI, dibawa petugas untuk diserahkan ke Dinas Sosial.

Kepala Sat Pol PP OKI Alexander Bustomi mengungkapkan bahwa giat razia tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat, apalagi terkadang membahayakan para pengendara yang melintas di Jalintim. "Apalagi anak-anak yang mereka bawa menghadang di tengah jalan dan sangat bahaya sekali," kata Alexander.

Dua warga yang terjaring yakni laki- laki berumur 53 tahun dan anaknya berumur 8 tahun. "Mereka juga kadang pindah ke tempat- tempat lain yang ada di Kayuagung," ujarnya. (gti)

MUSI RAWAS- Evaluasi gerakan Mura sempurna sehat, Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan, sindir kinerja pegawai malas. Menurut Bupati, program yang dijalankan tidak akan berjalan sempurna jika banyak petugas kesehatan tidak mau turun ke lapangan.

Permasalahan kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Mura, namun sayang selama satu tahun sudah bergulir program Mura sehat belum memberikan hasil yang maksimal. Menurut bupati, penyebab utama kemunduran itu lantaran banyak pegawai tidak menjalankan program secara maksimal.

"Kita ini daerah tertinggal jadi kita harus kompak, berikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan pelayanan terbaik, kita harus
berkorban. Petugas puskesmas harus keliling ke masyarakat, lakukan deteksi dini terhadap penyebaran penyakit. Kalau tidak mau turun ke lapangan bagaimana kita melepaskan diri dari predikat tertinggal," kata bupati saat memimpin evaluasi satu tahun gerakan Mura sempurna Sehat di hotel abadi kota lubuklinggau, Kamis (16/2).

Bupati meminta kepada setiap petugas kesehatan, harus memberikan pelayanan dengan maksimal dan jangan terpaku menunggu pasien yang datang berobat. Dia mengintruksikan kepada dinas kesehatan maupun kepala KUPT kesehatan untuk memberikan pegawasan kepada pegawai mereka, dengan sistem setor laporan. (cj13)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (17/2). 

LAHAT - Demi Indonesia damai dan suksesnya pelaksanaaan pilkada serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lahat bekerja sama dengan Polres Lahat menggelar istiqhosa, di pendopoan rumah Bupati Lahat, Rabu (15/2).

Bupati Lahat H Aswari Riva'i SE mengatakan kegiatan istiqhosa merupakan bentuk dukungan agar Pilkada yang dilaksanakn berlangsung, damai, bersih dan baik. "Ini dukungan kita agar pilkada serentak dapat berjalan damai, karena Indonesia yang damai dan baik adalah keiniginan kita semua," kata Aswari.

Dia berharap semua elemen masyarakat dapat menjunjung tinggi dan mentaati nilai-nilai luhur agama, adat dan budaya, serta perundang-undangan yang berlaku, junjung tinggi azas kesatuan, sikap tenggang rasa dan rasa saling menghormati, serta kembangkan rasa persaudaraan. (irw)

LAHAT - Lelang jabatan eselon II ramai peminat. Data pada Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lahat, ada 21 calon pelamar untuk 3 instansi di lingkungan Pemkab.

"Ada 21 calon untuk tiga jabatan," kata Kepala BKPSDM Lahat, Drs H Rakhmat Surya Effendi MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi Aparatur, Anan Aldillah SAg MSi, Selasa (14/2).

Rincinya, untuk posisi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tercatat 4 orang, Dinas Perpustakaan 10 kandidat, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (7 orang)

"Dari 21 kandidat, satu orang berasal masing-masing dari Kota Pagaralam dan Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI)," ujarnya.

Seluruh dokumen terakhir masuk pada 15 Februari tepat pukul 16.00 WIB, guna melakukan registrasi administrasi.

Anan Aldillah menambahkan, apabila semua berkas-berkas dari calon tersebut lengkap, maka, langkah selanjutnya, memverifikasi satu persatu, apakah betul memenuhi persyaratan atau tidak. (irw)

MUARA BELITI - Pelaksana tugas Sekda Pemprov Sumsel Joko Imam Santoso menginstruksikan kepada Pemkab Musi Rawas (Mura), agar lebih optimal menangani permasalahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Instruksi tersebut disampaikan Pemprov Sumsel dalam rapat langsung melalui video conference dengan seluruh Pemerintah Kabupaten di wilayah Sumsel.

"Kita minta semua kepala daerah untuk memaksimalkan upaya penanganan Karhutla, sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games. Pemerintah daerah harus jaga gawang, jangan sampai Kabupaten Mura menyumbang asap waktu pelaksanaan Asian Games," kata Joko Imam melalui video conference, Selasa (14/2).

‎Pemprov Sumsel menggelar rapat mengunakan video conference ini untuk menghemat waktu, dan mempercepat koordinasi lintas daerah di wilayah Sumsel. ke depan, pelaksanaan rapat secara langsung seperti ini, akan terus dilakukan secara berkelanjutan seperti arahan gubernur Sumsel. Untuk mengatasi semua permasalahan yang bersifat mendesak, harus dilakukan koordinasi cepat.

"Jadi pemerintah daerah tidak perlu repot-repot pergi keluar daerah. Dengan peralatan IT ini kita bisa langsung menyampaikan koordinasi lintas batas. Saat ini kita membahas kesiapan mengenai Karhutla dulu, karena pelaksanaan Asian Games diramalkan bertepatan dengan musim kemarau, semua pemerintah daerah harus kompak, jaga jangan sampai ada kebakaran," pinta Joko Imam. (cj13)

PENDOPO - Pemilihan kepala desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan digelar serentak pada 4 April 2017 mendatang, sudah mulai disosialisasikan Pemkab melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sosialisasi digelar di Gedung Pessos Kompleks Pertamina Pendopo, Senin (13/2) dan dibuka oleh Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony S Kom MM.

"Dimana, bisa kita lihat orang tanpa lengan dan kaki mampu hidup tanpa membebani orang lain. Dari situ kita harus bisa ambil hikmahnya, bahwa kita serba lengkap serta wilayah kita, dengan potensinya serba ada harus mampu bersaing lebih maju lagi dan menggerakkan serta memanfaatkan potensi kita masing-masing," kata Andreas.

Dikatakannya, kepala desa merupakan ujung tombak, karena pembangunan ada di tangan kepala desa. Untuk itu, kepala desa harus bisa bersinergi dengan pemerintah untuk mempercepat pembangunan di kabupaten ini. Sebab, bupati melalui programnya ingin menyaingi Kota Palembang dan bercita-cita menjadikan PALI salah satu kota metropolitan di Provinsi Sumatera Selatan.

"Sebagai Kabupaten yang mempunyai potensi alam yang melimpah, kita optimis cita-cita tersebut bisa terwujud. Kita punya segalanya disini, mulai dari pertanian, perkebunan serta minyak dan gas. Jadi saya yakin keinginan itu bisa terwujud, asalkan semua elemen terutama dari desa bergerak, bahu membahu dan bersinergi mendukung semua program pemerintah di bawah kepemimpinan bapak Heri Amalindo," pintanya. (ebi)

Halaman 1 dari 19

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Terkini

Suara Pembaca