KAYUAGUNG - Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah OKI, Daud mungungkapkan bahwa dengan kondisi keuangan saat ini, maka untuk penyaluran dana KPUD OKI tidak bisa dilakukan sekali. Sehingga dilakukan dua tahap, yakni pada tahun 2017 dan tahun 2018.

"Walaupun harapannya bisa dilakukan satu kali. Namun kita tidak bisa," kata Daud.

Untuk dana Pilkada yang disalurkan ke KPUD pada 2017 sekitar Rp16 miliar. Selanjutnya sisanya diberikan pada 2018 mendatang.

Sementara Ketua KPUD OKI Dedy Irawan SIP menyatakan bahwa dana yang diusulkan sebelumnya sebesar Rp70 miliar. Namun hasil pertemuan dengan pemerintah daerah disanggupi Rp67 miliar. Kapan pencairan belum tahu lantaran menunggu nota perjanjian hibah daerah (NPHB).

"Kalau rencananya akan disalurkan antara Juni hingga September. Namun kita berharap lebih cepat karena perkiraan bulan Juni sudah masuk tahapan Pilkada," ujarnya. (gti)

INDERALAYA - Atap instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Tanjung Senai Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir ambruk, Minggu (26/3) sekitar pukul 23.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat dari kejadian tersebut. Namun, untuk sementara pelayanan terhadap pasien dialihkan ke ruang lain RSUD bagian dalam IGD berantakan pasca ambruknya atap. Ambruknya atap gedung IGD RSUD, menarik perhatian Plt Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam yang langsung meninjau ke lokasi, Senin (27/3).

"Kita akan segera perbaiki atap IGD yang ambruk. Pelayanan IGD sementara dialihkan ke salah satu poli," kata Ilyas. (sid/dom)

‎MURATARA - Kendati banyak peminat, pengelolaan kotoran hewan ternak di wilayah Kabupaten Muratara, sampai sejauh ini masih terkendala pengelolaan manual. Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Muratara mengklaim pihaknya tengah berupaya mengadakan mesin otomatis untuk melakukan pengopenan, karena permintaan pupuk kompos saat ini tengah digandrungi masyarakat.

Koordinator pengelolaan pupuk organik dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Muratara, Januarsyah menyatakan, aktivitas pengelolaan kotoran hewan menjadi pupuk kompos, sampai sejauh ini masih terus mereka jalankan. Menurutnya, peluang bisnis pupuk kompos sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan oleh Pemkab, sehingga bisa menjadi salah satu produk unggulan dan penyumbang pendapatan asli derah (PAD).

"Peminatnya banyak tapi pemasaran kita masih sebatas wilayah lokal, kita belum bisa memenuhi permintaan partai besar karena masih gunakan cara manual," kata Januarsyah, Minggu (26/3).

Dikatakannya, pupuk kompos sebetulnya bisa menguasai pasaran. Pasalnya saat ini masyarakat lebih cenderung memanfaatkan pupuk non organik yang terbilang cukup mahal. Jika dibandingkan dengan harga pupuk kompos, sudah tentu sangat jauh lebih murah. Dia

"Kita masih terkendala pengopenan, saat ini masih pakai cara manual dijemur dengan matahari. Kalau musim hujan, jemurnya tambah lama, jadi kita belum bisa produksi skala besar," ujarnya. (cj13)

MUARA ENIM - Kabupaten Muara Enim tahun ini kembali mendapat bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) sebesar Rp3,8 miliar untuk membangun Community Based Sanitation Program atau Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Rencananya program ini akan menyasar di sembilan titik lokasi yang tersebar di kabupaten tersebut.

Program bantuan Sanimas dari IDB di Muara Enim telah berlangsung sejak tahun 2014 lalu, namun baru tahap perencanaan. Sehingga program bisa terealisasi pada 2016 dengan empat titik lokasi yang dibangun.

"Bantuan pembangunan Sanimas ini sudah dirasakan manfaatnya di empat lokasi Kota Muara Enim, yakni di Desa Muara Enim 1 unit, Desa Karang Raja 2 unit serta Desa Kapur 1 unit. Sementara di tahun 2017 ini kembali dibangun sebanyak 9 unit, namun lokasinya masih ditentukan," kata tenaga fasilitator lapangan teknik Kementerian PU Pera M Agus, di sela kegiatan pembukaan sosialisasi sanitasi IDB di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Rabu (22/3).

Agus menjelaskan, setiap titik lokasi yang ditentukan, IDB akan membiayai untuk pembuatan infrastruktur sanitasi komunal berupa sistem sanitasi bersama meliputi sarana MCK dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Adapun setiap sanitasi yang dibangun diberikan besaran bantuan rata-rata Rp425 juta di setiap lokasinya.

"Jadi totalnya Rp3,8 miliar untuk 9 unit," imbuhnya. (roz)

BATURAJA - Satpol PP OKU terus gencar melakukan sosialisasi kawasan tanpa rokok. Petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) itu memasang spanduk, stiker, dan lainnya di beberapa tempat yang menjadi kawasan tanpa rokok.

Mulai dari kantor-kantor pemerintahan. Baik kantor bupati, SKPD, kantor Camat, Lurah, sekolah, tempat ibadah, dan mal. Kemudian, rumah sakit serta tempat lainnya. Termasuk gedung DPRD OKU.

Dalam tahap sosialisasi sudah banyak kantor-kantor yang dipasang spanduk atau striker dan lainnya soal larangan merokok. "Termasuk di 13 Kecamatan juga sudah kami lakukan," kata Kasat PolPP OKU, Agus Salim saat lakukan sosialisasi dan penempelan spanduk di gedung DPRD OKU, Rabu (22/3).

Jika masyarakat sudah banyak yang tahu tentang kawasan larangan merokok, lanjut Agus Salim, pihaknya baru akan melakukan tindakan tegas. Terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten OKU nomor 7 tahun 2015. Tentang kawasan tanpa rokok. Bagi yang melanggar Perda tersebut akan dipidana kurungan atau denda maksimal Rp500.000. "Tapi bertahap dulu," ucapnya. (gsm)

MUARADUA – Rencana revitalisasi lapangan terbang Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan masih terus diupayakan oleh Pemkab. Hingga saat ini proses pemindahan aset lapangan terbang dari Pemkab ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan OKU Selatan Amroelian Thoni SSTP MSi menerangkan, terwujudnya revitalisasi lapangan, menjadi harapan besar pemerintah daerah. Terutama sebagai penunjang percepatan akses kunjungan wisatawan ke Danau Ranau. Serta menjadi pintu masuk ke Kabupaten OKU Selatan via udara.

"Saat ini status lapter masih dalam proses pemindahan aset dari Kabupaten OKU Selatan ke Kemenhub. Mudah-mudahan tidak ada hambatan, dengan begitu rencana revitalisasi lapangan terbang segera terealisasi,” kata Toni. (dwa)

TEBING TINGGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang telah menerapkan amanah UU No 6 Tahun 2014 untuk menganggarkan alokasi dana desa (ADD) sebesar 10 persen dari dana perimbangan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang M Daud melalui Kabid Anggaran, Hendra Lezi mengatakan, tahun 2017 ini anggaran ADD mencapai Rp51 miliar. "Dana perimbangan kita Rp500 miliar, ADD dianggarkan Rp51 miliar," kata Hendra, Jumat (17/3).

Menurutnya, ADD merupakan salah satu dana yang tidak boleh dikurangi porsinya sehingga pihaknya juga bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) tidak pernah mengurangi porsi. "Setiap tahun porsinya sesuai dengan UU, kita tetap komitmen," tuturnya.

Sementara ditambahkan, Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMDP3A Empat Lawang, Sobri, desa-desa memang menjadi prioritas, ADD juga akan terus naik. "Memang ADD setiap tahun sudah sesuai dengan UU," tukasnya. (eno)

SEKAYU – Satuan Kerja khusus (SKK) Migas perwakilan Sumbagsel dan PT Pertamina EP melakukan kunjungan kerja dan bersilahturahmi dengan Pj Bupati Muba, H Yusnin S Sos MSi di ruang kerjanya, Jumat (17/3). Perwakilan PT Pertamina EP, Dadang Soewargono menyampaikan progres pekerjaan survei seismik 2D Selingsing tengah dilaksanakan di Kabupaten Muba.

"Proses pencarian data lapangan sudah mencapai tahapan perekaman data walaupun baru sebagian saja,” kata Dadang didampingi Muhammad Zaki serta Haswanto Jaya, perwakilan SKK Migas Sumbagsel.

Data lapangan inilah akan dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut. 

Yusnin memberikan dukungannnya terhadap survei migas di Muba. Melalui survei diharapkan dapat ditemukan cadangan migas baru di Bumi Serasan Sekate. Melalui migas diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Muba. Karena itu dia menginstrusikan kepada seluruh jajarannya membantu kelancaran survei seismik di Muba. (yud)

PENDOPO - ‎Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lagi-lagi kembali melakukan bongkar pasang terhadap para pejabat administrator dan pengawas di dalam roda pemerintahannya. Tidak tangung-tangung, sebanyak 28 pejabat diambil sumpahnya yang dilantik oleh Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony S Kom MM di di aula perkantoran Pemkab, Selasa (14/3).

Dalam sambutanya, Wabup Ferdian Andreas Lacony mempersilahkan, kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk bisa menunjukkan kinerjanya dengan maksimal. Karena, semua pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang dipercaya mengisi jabatan tersebut.

"Silahkan tunjukkan kinerja masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kinerja lebih baik untuk masyarakat PALI. Sebab Kabupaten PALI butuh percepatan pembangunan dan butuh orang-orang yang bisa loyal serta mampu bekerja sesuai fungsinya masing-masing," kata Ferdian. (ebi)

MUSI RAWAS-Suasana objek wisata alam andalan di Kabupaten Musi Rawas (Mura), persinya di Bukit Cogong, Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Terawas, semakin terabaikan. Sejumlah sarana maupun fasilitas umum yang dibangun pemerintah daerah, semakin tidak karuan akibat tidak terawat rusak di makan zaman.

Cukup banyak dana yang digelontorkan oleh pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan serta pelestarian alam di sekitar objek wisata alam Bukit cogong. Baik itu pembangunan gazebo, fasilitas bermain anak-anak, tribun pentas, siring air terjun, dan kolam renang, mushola, lapak pedagang dan jalan setapak.

Namun semua fasilitas yang sudah tersedia tersebut, saat ini tidak digunakan lagi. Karena objek wisata alam di Bukit Cogong sudah mulai dilupakan pengunjung. Lantaran tidak terawat, sejumlah fasilitas tersebut sebagian mengalami keruskan, seperti gazebo, kandang hewan, serta fasilitas umum lainnya.

Mar, warga yang melintas di sekitar objek wisata yang sempat dibincangi, menuturkan, sepinya pengunjung Bukit Cogong bukan hanya di hari-hari kerja, namun saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu, kondisinya juga sama.

"Sejak satu tahun terakhir tidak ada lagi pengunjung yang ke sini, padahal sudah banyak fasilitas yang dibangun pemerintah. Sayang banyak bangunan yang tidak terawat," katanya, Senin (13/3).  (cj13)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (14/3). 

 

Halaman 1 dari 22

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca