BATURAJA - Suryatun (34) hanya bisa terbaring di lantai rumahnya. Warga Dusun III, No 146 Desa Penyandingan, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, OKU itu menderita kanker payudara sejak tujuh bulan terakhir.

Tubuhnya kurus kering. Kaki sebelah kiri membengkak. Dua payudaranya menghitam hingga di atas perut. Sehingga membuatnya tak bisa beraktivitas dan hanya bisa terbaring di atas kasur lantai rumah.

"Lima bulan terakhir ini yang terbaring nian. Sudah dua kali dibawa ke rumah sakit umum (RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja). Katanya harus dibawa ke Palembang untuk dioperasi," kata Suryatun di rumahnya, Rabu (29/3).

Ibu Suryatun, M Yati (60) mengatakan dirinya tak sanggup membawa anaknya untuk berobat ke Palembang. Lantaran tidak ada biaya. Jangankan untuk biaya berobat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja dirinya mendapat bantuan dari keluarga dan tetangganya.

"Terutama untuk biaya nunggu di rumah sakit. Dirawat di rumah saja kami susah untuk memenuhi kebutuhan. Untuk keluarga dan tetangga masih perhatian. Kadang dikasih beras dan makanan," ucapnya.

Terlebih lanjutnya pasca anak bungsunya menderita kanker payudara, dirinya yang sebelumnya bekerja menjual sayur kini tak bisa bekerja lagi. Lantaran fokus mengurusi anaknya.

"Kami di rumah berempat. Anak saya satunya lagi keterbelakangan mental. Satu lagi anak Suryatun ini. Jadi saya yang mencari nafkahnya. Tapi sekarang tidak bekerja lagi," imbuhnya.

Dirinya berharap anaknya bisa diobati hingga sembuh. Dia berharap ada uluran tangan dari masyarakat sehingga bisa membantu pengobatan anaknya. "Kalau ada yang membantu kami sangat bersyukur," harapnya. (gsm)

MAMUJU TENGAH - Peristiwa langka terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Seorang pemuda yang diketahui bernama Akbar (25), warga Dusun Pangerang, Desa Salubiro Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, ditemukan tewas ditelan ular piton.

Petani sawit ini sempat hilang selama dua hari, sebelum ditemukan dalam perut ular piton sepanjang 7,2 meter yang dibelah warga.

Sekretaris Desa Salubiro, Junaidi menceritakan Akbar baru ditemukan pada Senin (27/3) pukul 22.00 Wita.

Dalam dua hari terakhir, rumahnya terkunci rapat.

Setelah didobrak dan tidak ditemukan, warga berinisiatif mencari Akbar ke kebun.

Namun, betapa kagetnya warga saat melihat ular piton dengan perut membesar dan tak bergerak di tengah kebun sawit. Warga pun menangkap dan membelah perut ular piton. Alangkah terkejutnya warga mengetahui di dalam perut ular, terdapat tubuh Akbar yang sudah menjadi mayat. (ilh/nas)

PALEMBANG - Anda punya impian untuk memiliki rumah sebagai investasi, tapi di kawasan prestisius di Amerika Serikat, seperti Indianapolis, Detroit, dan Chicago? Sekarang impian itu dipastikan bakal segera terwujud seiring keberadaan Helix Homes America LCC, perusahaan pengembang dan penyedia investasi properti asal Amerika, yang membidik pasar di Indonesia, salah satunya Kota Palembang.
Direktur Marketing Region Asia, Helix Homes, Hans Herwin Halim mengatakan, perusahaan membidik Kota Palembang karena menilai cukup potensial layaknya kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya.
"Indonesia merupakan negara yang sangat menarik karena memiliki populasi terbesar nomor keempat di dunia dengan jumlah di atas 250 juta jiwa. Selain itu, kelompok usia yang mendominasi saat ini ialah mereka yang berusia muda. Bisa dikatakan bahwa pasar dunia dalam 5-10 tahun ke depan akan berada di Indonesia," ungkap Hans kepada awak media di Hotel Grand Zuri, kemarin (22/3).
Keyakinan ini juga diperkuat data bahwa jumah masyarakat yang masuk kelas menengah kian bertambah setiap tahunnya.
"Dengan strategi pemasaran yang membidik kalangan muda (di bawah 40 tahun), perusahaan optimistis akan merebut pasar di Indonesia," kata dia.
Helix Homes yang telah berdiri sejak 2009 ini, untuk kali pertama melebarkan sayap ke luar negeri. Uniknya, pilihan dijatuhkan ke Indonesia karena menilai warga negara ini lebih menyukai menyimpan aset dalam bentuk properti.
Untuk itu, perusahaan menawarkan konsumen membeli rumah yang sudah dibangun di tiga kota AS dengan harga mulai Rp800 juta dengan cara membayar tunai dalam dua bulan.
Kemudian, perusahaan akan menjadi manajer sewa, yakni mencarikan penyewa sekaligus memberikan imbal hasil karena dalam perjanjian jual beli memberikan garansi rental.
"Jika dihitung-hitung, mendapatkan imbal hasil 9,25 persen per bulan dari harga beli rumah. Kelebihannya lagi, pemilik rumah akan menerima bagi hasil setiap bulan," kata dia.
Perusahaan menjanjikan rumah yang dibeli akan naik harganya sekitar 5-10 persen per tahun.
Ia menambahkan, keunggulan lainnya yakni setelah dilakukan pelunasan, bukti kepemilikan rumah dapat dijaminkan ke bank untuk membeli rumah kedua.
Salah satu strategi jitu akan menggandeng koperasi di Indonesia untuk membuat kepemilikan rumah secara bersama.
"Harga rumah ada yang Rp500 juta yang dapat dimiliki oleh lima orang. Ini salah satu strategi merebut pasar Indonesia," kata dia.
Konsultan properti asal Amerika, Dr Dolf de Ross mengatakan, berinvestasi properti di AS sangat menguntungkan jika dibanding negara lain.
"Aturan AS saat ini mempermudah warga negara lain memiliki rumah. Seperti tidak adanya pembatasan pembelian unit, bisa dijual dengan warga non-Amerika, dan yang jelas harganya juga murah. Sebagai bandingan, jika beli satu di Australia maka di AS bisa dapat empat unit," pungkasnya.
De Roos, pengarang Buku How to Rich In Property Business di AS mengatakan, ada dua hal yang menyebabkan properti Amerika memiliki prospek positif di bawah pemerintahan Trump.
Pertama, Trump sendiri adalah seorang investor real estate sukses, tentunya dirinya tidak akan membuat kebijakan yang menghambat industri properti.
Kedua, Trump berkomitmen menjaga iklim bisnis AS dengan berbagai kebijakan.(kms/ce4)

LAHAT - Lagi, jago merah mengamuk.  Setelah enam rumah di Desa Simpang Tiga Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, terbakar, Selasa malam (14/3), yang diduga akibat konsleting listrik, Kamis (23/3), sekitar pukul 10.40 WIB, kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu itu.

Lima rumah warga Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, habis terbakar. Api pertama kali muncul dari rumah warga atas nama Muhammad (80). Api pertama kali muncul dari bagian atas rumah Muhammad, yang diduga konsleting listrik. Kobaran api begitu cepat menyambar bagian rumah semi permanen itu. Setelah rata dengan tanah, api menjilat rumah lainnya.

Warga setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tapi api makin beringas, hingga menyambar empat rumah lain, masing-masing Wawan (29), Muksin (52), Rianto (40), dan Udin  (40). Letak pemukiman yang berada di kaki Gunung Dempo, sehingga kesulitan mendapatkan air,  dan mobil pemadam kebakaran yang siaga di wilayah Tanjung Sakti hanya satu unit, membuat proses pemadaman sulit dilakukan.

"Ada lima rumah (terbakar), dugaan sementara dari konsleting listrik. Korban jiwa nihil," jelas Kapolsek Tanjung Sakti, Iptu Romadhon. Akibat kejadian itu, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (Irw)

LAHAT - Rika (25), warga Desa Sukajadi, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, geger, Rabu (22/3), sekitar pukul 15.00 WIB ditemukan tak bernyawa. Rika tewas tergantung dalam rumahnya. Kuat dugaan ibu muda itu nekat menghabisi nyawanya dengan cara bunuh diri
menggunakan tali nilon yang diikatkan di kayu penyangga atap rumah.

Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui Rita Mardalena (30), warga setempat yang hendak mengantar sayuran ke rumah korban. Setibanya di rumah korban Rita mendengar anak korban bernama Marisa (1,5) menangis dari dalam rumah. Dari dalam rumah terdengar Marisa memanggil ibunya itu, namun tidak ada jawaban.

Rita langsung masuk kedalam rumah, dan mendapati korban dalam keadaan posisi tubuh kaku leher terikat tali nilon berukuran kecil warnah hijau. Sedangkan Marisa berada dibawah tubuh ibunya yang sudah terbujur itu. Kaget bercampur takut, Rita langsung memberi tahu warga di sekitar rumah korban, yang membuat suasana geger.

Warga berbondong-bondong mendatangi kediaman korban, kemudian memotong tali yang terikat di antara tubuh korban dan kayu bagian atas di dalam rumah korban.

"Saat ditemukan korban bersama dengan anak perempuannya yang berumur 1,5 tahun, suaminya bernama Bujang Musakir umur 40 tahun, sedang berada di kebun," kata Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIk, disampaikan Paur Humas Ipda Sabar Tunut. (irw)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Kamis (23/3). 

 

FLORIDA - Penangkapan terhadp gembong narkoba di Gifford, Florida, AS, Minggu (19/3) pagi waktu setempat berakhir tragis dan dramatis. 

Betapa tidak, seorang wanita yang diketahui bernama Alteria Woods (21) yang sedang hamil empat bulan tewas terkena timah panas Tim SWAT kepolisian di Florida. Alteria berada di tempat yang tidak tepat.

Alteria adalah kekasih dari Andrew Coffee IV (23). Dia dan ayahnya, Andrew Coffee III adalah target operasi. Alteria terjebak dalam baku tembak.

Ceritanya, saat Andrew III melihat polisi sudah mengepung rumah mereka di 45th Street and 35th Avenue, dia berlari keluar dari rumah. Namun, dia cepat tertangkap dan ditahan.

Nah, melihat kejadian itu, Andrew IV mempersenjatai diri dengan pistol. Entah apa yang ada di kepalanya, Andrew IV menggunakan pacarnya sebagai perisai.

Dor dor dor! Dari informasi yang dihimpun lewat sejumlah media di Negeri Paman Sam, Andrew IV yang mulai menembak ke arah polisi dari jendela kamar tidur.

Salah satu petugas menderita luka tembak di bahunya. Polisi membalas. Di situlah...diduga satu peluru menghantam Alteria Woods. Alteria tewas di tempat, pacarnya ditahan. Versi polisi, setelah penembakan itu, petugas menggeledah rumah dan diduga ditemukan narkoba.

Indian River County, Sheriff Deryl Loar mengatakan, Andrew IV memang memanfaatkan pacarnya untuk berlindung. "Itu tindakan pengecut, menggunakan dia (pacarnya) sebagai perlindungan," ujar Sheriff Loar seperti dikutip dari CBS12.
Namun Sherrif Loar juga menyatakan penyesalan atas tewasnya Alteria yang tak bersalah. "Kami meratapi kepergian Alteria Woods. Pikiran dan doa kami untuk keluarganya.

Arlene Cooper, bibi dari Alteria, mengatakan pihak keluarga sangat terkejut dengan insiden ini. "Kami baru mendengar, belum tahu apa yang harus kami lakukan. Saya sangat terkejut. Empat bulan hamil," ujarnya.

Senin (20/3) kemarin, Andrew III dan Andrew IV sudah diseret ke pengadilan dengan beragam tuduhan, termasuk percobaan pembunuhan.

Sementara warga sekitar banyak menanggapi kasus ini dengan sinis. Ini menyusul meningkatnya protes dari masyarakat kulit hitam terhadap ketidakadilan para penegak hukum. (adk/jpnn)

TANGSEL - Duka menyelimuti grup vokal JKT48. Sang manajer dikabarkan bunuh diri di rumahnya di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (21/3) malam.

Menurut Kasubbag Humas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Mansuri, korban bernama Jiro Inao (48), pertama kali ditemukan istri dan pembantunya.

“Pada Selasa 21 Maret korban atas nama Jiro Inao warga negara Jepang melakukan bunuh diri di kamar mandi,” kata Mansuri.

Mengetahui kabar tersebut, keluarga besar JKT48 pun berduka. Akun fanbase JKT48 pun ramai dengan ucapan belasungkawa.

“Turut berduka cita atas meninggalnya GM Jiro Inao Lorang yang sangat berjasa dalam karir JKT48,” tulis akun @InfoHarianJKT48.

Untuk meredakan para penggemar, akun @jkt48stuff berpesan agar para penggemar tidak mengira-ngira penyebab kematian Jiro. Yang dibutuhkan saat ini ialah doa dan dukungan terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“We really appreciate if JKT 48 fans in general could prevent themselves from creating further speculations or accusations in regards to the circumtabces surounding Mr Jiro Inao’s death as we can’t even begin to fathom what his family are going thorugh right now,” demikian akun @jkt48stuff.(ra/pojoksatu/jpnn)

DENPASAR - Gempa kembali melanda Pulau Dewata. Kali ini gempa berkekuatan 6,4 skala richter melanda Bali, Rabu (22/3) sekitar pukul 07.10 Wita.

Gempa berpusat di 8.88 LS,115.24 BT, 23 km Tenggara Denpasar pada kedalaman 117 km dan terjadi sekitar 10 detik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Warga yang akan memulai aktivitasnya, saat gempa melanda, langsung berhamburan keluar rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (tvone/dom)

PALEMBANG - Warga Palembang dan sekitarnya yang menginginkan hunian dengan keamanan dan kenyamanan maksimal tak ada salahnya untuk melirik Royal Resort Residences yang mengusung konsep hunian better home and better living.

“Royal Resort Residence di bawah naungan Terraton Property hadir di kawasan Tegal Binangun Palembang dengan mengusung tagline Sunrise Property di Ulu Palembang sebuah hunian nan canggih dengan memanfaatkan kecanggihan tekhnologi digital masa kini,” ungkap Marketing Director Royal Resort Residence, Nata Susanto di acara soft opening dengan awak media, Selasa (21/3).

Untuk pemanfaatan tekhnologi digital yang bisa dinikmati seluruh penghuni, menurut Nata pihaknya telah menjalin kerjasama dengan perusahaan Fiber Star, salah satu perusahaan penyedia layanan infrastruktur nasional berbasis kabel fiber optic.

“Untuk sistem keamanan 24 jam dengan CCTV yang berkonsep smart environment dan mulai dari gerbang masuk yang terkoneksi secara langsung baik dengan pos security maupun dengan penghuni melalui smartphone mereka masing-masing,” urai Nata.

Dikatakannya, Palembang merupakan salah satu pangsa pasar yang sangat potensial. Ini bisa terlihat dari sold out-nya penjualan unit rumah sebanyak 60 unit untuk tahap pertama dari target sebanyak 250 unit rumah hingga akhir tahun 2018 mendatang.

“Saat ini untuk 60 unit di tahap pertama sudah sold out dan ditargetkan bakal diselesaikan pada Desember 2017 mendatang dari rencana sebanyak 250 unit dengan 11 blok dengan kenaikan capital gain di Royal Resort Resindence juga sangat luar biasa. Dari harga unit Rp350 juta di perjualan tahap pertama untuk tipe Luxor 38/84 kini harganya sudah mencapai Rp415 juta,” urainya. (kms)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (22/3). 



KAYUAGUNG - Derasnya hujan disertai angin kencang, Minggu malam (19/3), mengakibatkan dua rumah di Kecamatan Pedamaran rusak berat. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua keluarga terpaksa mengungsi sementara. Dua korban tersebut diantaranya di desa Pedamaran I yang dihuni Aguscik dan rumah di desa Menang Raya yang dihuni Zakaria.

" Kejadiannya malam saat hujan. Memang dua rumah tersebut kondisinya sudah buruk," ungkap Camat Pedamaran, Hercules, Senin (20/3).

Kades Menang Raya, Supareddy mengungkapkan pihaknya telah mendata korban. Untuk saat ini korban terpaksa mengungsi sementara di tempat kerabatnya.

Kadinsos OKI, Ifna Nurlela membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah mendatangi korban dan memberikan bantuan.

"Bantuan yang diberikan seperti makanan dan selimut, sudah kita datangi," ungkap Ifna. (gti)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Selasa (21/3). 

 

Halaman 1 dari 30

Get in touch

Harian Pagi Sumatera Ekspres 
Terbesar Disumatera Selatan
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Burlian
No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : 0711 - 411768
Fax : 0711 - 420066

      

Terpopuler

Suara Pembaca