>> Home Home Arsip SLIDE NEWS Evaluasi Adipura 2012
Turnamen Tenis Sumeks Open 2013
PALEMBANG - Technical Meeting Turnamen Tenis Sumeks Open 2013 telah rampung digela...Readmore
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
  • Turnamen Tenis Sumeks Open 2013

    PALEMBANG - Technical Meeting Turnamen Tenis Sumeks Open ...

  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Evaluasi Adipura 2012 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Juni 2012 08:39

PALEMBANG – Menurunnya prestasi Kota Palembang dalam capaian Piala Adipura 2012 karena disalip Kota Tangerang, menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk perbaikan dalam berbagai hal. 2013 nanti, Pemkot Palembang menargetkan bisa meraih Piala Adipura Kencana yang tahun ini dipegang Kota Surabaya.
“Kita hanya kalah sedikit dari Surabaya. Tahun depan pasti dapat, Insyaallah,” ujar Wali Kota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT usai prosesi penyambutan Piala Adipura, Adiwiyata dan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2012 di bawah Jembatan Ampera, kemarin (6/6).
Banyak perbaikan yang akan dilakukan Pemkot Palembang untuk mencapai hal tersebut. penghijauan dan menambah taman menjadi salah satu program yang akan dilakukan. “Tak hanya penghiajaun dan taman, kita juga akan meningkatkan kebersihan, drainase dan udara,” kata Eddy.
Untuk peningkatan kualitas udara, pihaknya sudah menyiapkan lewat kendaraan berbahan bakar gas (BBG). Pemasangan converter kit pada angkot dan kendaraan dinas akan menjadikan kota ini lebih bersih. “Kalau sudah pasang gas, akan lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, Kota Surabaya dan Palembang menjadi nominator Adipura Kencana. Hal ini setelah dilakukannya paparan dua Wali Kota di depan Dewan Pertimbangan Adipura. “Tapi, keputusan di tangan Kementerian Lingkungan Hidup,” katanya.
Beberapa hal yang menjadi koreksi adalah, jumlah kader lingkungan yang dimiliki Surabaya lebih banyak mencapai 40 ribu lebih. “Sedeangkan Kota Palembang hanya punya 400 kader lingkungan. Tapi, kita tak berpatokan pada kader ini, semua warga saya anggap sebagai kader lingkungan, tinggal partisipasi masyarakat kita tingkatkan,” kata Eddy.
Pihaknya, tak mau membuat stempel atau SK bagi kader lingkungan ini. Ia menginginkan, kerja nyata dan peran masyarakat. “Lebih baik memberikan motivasi kepada warga agar menjadi kader lingkungan. Mulai dengan membersihkan lingkungan sendiri, sehingga ke depannya akan lebih baik,” jelas Eddy seraya akan menyosialisasikan tentang kebersihan di jalan, sungai dan udara.
“Kalau sosialisasi ini efektif, akan saya besarkan anggarannya,” kata Eddy. Ia mengharapkan kepada Wali Kota Palembang berikutnya, untuk bisa meningkatkan capaian prestasi Metropolis. “Pengganti saya nanti, harus lebih baik dari sekarang. Saya akan terus mendorong, termasuk juga akan adanya perda sustainable development sebagai panduan wali kota berikutnya dalam menjalankan program. Romi bisa melanjutkan perjuangan saya supaya kedepannya kota menjadi lebih baik,” jelasnya.
Pihaknya, berencana memberikan hadiah umroh kepada dinas yang terkait dalam capaian Adipura ini. Seperti dari pegwaai DKK, DPJPP, BLH, Satpol PP, Dishub dan lainnya. “Tapi tidak tahun ini, nggak sempat lagi karena Oktober nggak boleh lagi umroh. Kemungkinan tahun depan bisa umroh,” jelasnya.
Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (PJPP) Palembang, Andi Wijaya Busro melalui Kabid Pertamanan, Komaruddin mengatakan, akan meningkatkan fungsi taman di ruang terbuka hijau pada lahan yang dimiliki Pemkot Palembang. Termasuk di median jalan dan penambahan pot bunga di setiap jalan kota ini.
“Kita memang kurang di pertamanan, tapi kita mengusahakan perbaikan terus dilakukan. Salah satunya dengan peningkatan perbaikan taman yang ada,” ujar Komaruddin. Dari 250 taman yang dimiliki saat ini, jumlahnya akan bertambah menjadi 270 taman. Penambahan tersebut, setelah pergantian status RTH menjadi taman dan peningkatan perbaikan lahan.
“Pada 2013 diharapkan sudah selesai,” katanya. Dirincikannya, taman-taman baru yang akan dimiliki Metropolis seperti taman tiga konsep di kawasan Kampus, depan gedung AEKI, taman dekat jembatan Jl Merdeka, samping RSRK Charitas, median jalan di kawasan Seberang Ulu (SU), Simpang 16 Ulu, Monpera dan lainnya.
“Total dananya tidak sampai Rp10 M,” katanya. Menurutnya, sejumlah taman yang dibangun tersebut juga bisa dimanfaatkan warga untuk kunjungan. Baik itu olahraga, bersantai dan kegiatan lainnya. Selain itu, penambahan pot bunga di 2013 mendatang akan dilakukan.
Tahun ini, pihaknya memajang 1.000 pot bunga di sejumlah titik jalan protocol. “Tahun 2013 nanti, kita usahakan penganggarannya lagi, kemungkinan bisa 1.000 pot bunga lagi. Yang jelas, tergantung kebutuhan nanti. Pot bunga ini akan diprioritaskan pada kawasan publik Benteng Kuto Besak (BKB) dan kawasan lainnya,” jelas Komaruddin.
Selain itu, pihaknya berencana membebaskan lahan di seberrang RS Ernaldi Bahar. Saat ini, taman yang dibangun baru separuhnya. “Nah, tanah disampingnya ingin kita bebaskan. Pembebasan lahannya melalui dana Pemprov Sumsel, pembuatan tamannya kita yang lakukan,” jelasnya.
Selain itu, ada penghibahan dari warga untuk dibangun taman di kawasan Jl Kol H Barlian KM 9. “Kita memang kalah dengan Surabaya dalam penganggaran untuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan-nya, mereka dapat Rp300 M, sedangkan kita hanya Rp60 M,” ungkapnya.
Merayakan capaian tersebut, Pemkot Palembang mengarak seluruh piala yang diraihnya tahun ini. Enam Piala Adipura dan kebersihan tingkat ASEAN, Wahana Tata Nugraha (WTN), sertifikat dan piala Adiwiyata, Kadarkum, penilaian pasar dan terminal terbersih digandengkan untuk diarak.
Sebanyak 30 kendaraan ikut dalam arak-arakan tersebut, diiringi 16 motor Sriwijaya Ruby Club pimpinan Kapt Infantri Daspini AS. Klub motor yang berdiri 2010 lalu ini, sebelumnya pernah ikut sosiasalisasi SEA Games ke sejumlah daerah. “Anggota kita baru 50 orang, tapi total pemilik motor Ruby sekitar 150 orang, nggak bisa ikut semua karena kesibukan masing-masing,” jelas Daspini.
Arak-arakan mulai pukul 07.30 WIB dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang-Jl Tanjung Api-Api (TAA)-Jl Kol H Barlian-Jl Basuki Rahmat-Jl R Soekamto-Simpang Patal-Jl RA Rozak-Simpang Pusri-Jl RE Martadinata-Jl Perintis Kemerdekaan-Jl Veteran-Jl Jend Sudirman-Ampera-Jakabaring-Ampera-Bawah Jembatan Ampera.(rei)





Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078