>> Home Gelora Sriwijaya Persela Tak Utuh
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Persela Tak Utuh

PALEMBANG - Persela Lamongan datang ke Palembang dalam kondisi pincang. Tim berjuluk Laskar Jaka Tingkir itu harus kehilangan lima pilar terbaik ketika melawat ke kandang Sriwijaya FC pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok (20/6).
“Kami ke sini (Palembang, red) membawa 19 pemain. Lawan Sriwijaya kami kehilangan lima pemain terbaik karena mendapat sanksi larangan bermain setelah lawan PSMS Medan (23/5),” kata asisten manajer Persela, Syamsul Hadi saat ditemui di Hotel Aryaduta Palembang, kemarin (18/6).
Lima pemain yang bakal diparkir, yakni, penjaga gawang Ali Barkah, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana serta pemain asal Korea Selatan Inkyun Oh. Satu pemain lain yang terkena sanksi adalah bek asal Negeri Ginseng, Park Chul Yung.
Sebelumnya lima pemain Persela mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI setelah terlibat keributan di kandang PSMS Medan, 23 Mei lalu. Mereka divonis bersalah karena melakukan penyerangan terhadap wasit yang bertugas saat laga melawan Ayam Kinantan (julukan PSMS).
Khyun Oh mendapat sanksi paling berat, yakni larangan bermain selama setahun karena terbukti melakukan pemukulan terhadap wasit Suharto usai pluit panjang dibunyikan. Sedangkan Park Chul Yung dan Aris Alfiansyah dilarang tampil tiga partai. Sementara kapten I Gede Sukadana dan kiper Ali Barkah hanya satu laga.
Namun, meski tanpa lima pilar terbaiknya, Laskar Jaka Tingkir tak mau menyerah begitu saja terhadap Sriwijaya. Tim asal Lamongan, Jatim itu tetap berusaha untuk memberikan hasil maksimal.
“Kami datang jauh-jauh ke Palembang pasti ingin bermain maksimal dan tak mau asal-asalan. Jangan bicara soal target, terpenting anak-anak bermain maksimal dipertandingan nanti,” pungkasnya. (gsm)





.


Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078