>> Home Sumatera Ekspres Pendidikan Pakai Metode Pancaindra
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Pakai Metode Pancaindra

PALEMBANG – “Thank you Ms Epri and Ms Delima. See you again, I will Miss You.” Demikian Keisha, satu dari 13 murid Kingdergarten (TK) II Cipta Talenta saat memberikan ucapan perpisahan di hadapan tamu undangan dan para wali siswa Cipta Talenta, preschool and elementary, sekolah taman kanak kanak (TK), dan sekolah dasar (SD), kemarin.
Prosesi wisuda siswa sekolah yang wajib berbahasa Inggris, itu berlangsung meriah di auditorium sekolah, Jl RE Martadinata Nomor 37, Palembang. Selain pidato, para siswa mendapat kesempatan tampil di atas panggung. 
Mulai dari menyuguhkan tari-tari kreasi modern dan bernyanyi dalam bahasa Inggris. Setidaknya ada 80 siswa unjuk kebolehan. Mulai dari Toddler A, Toddler B, Preschool, Kingdergarten I-A, Kingdergarten 1-B, dan Elementary.
“Kita ingin memberikan perpisahan yang berkesan baik untuk murid, wali murid dan guru,” kata Kepala Sekolah Cipta Talenta, Dwi Aka Kavorina SPd kepada Sumatera Ekspres di sela-sela acara.
Menurut dia, tujuan diadakan wisuda dengan penampilan-penampilan adalah untuk memupuk rasa percaya diri anak di depan khalayak ramai. “Anak anak jadi percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki.”
Menajer Operasinal Cipta Talenta, Ruslan Efendi, menambahkan, Cipta Talenta sangat mengedepankan kualitas dalam pengajaran demi menghasilkan pendidikan berkualitas.  “Guru-guru di sini sangat telaten,” ujarnya.
Dijelaskan, pengajaran sekolah menggunakan metode aktif pancaindra. Tujuannya, untuk mengedepankan emosional kepada anak. “Pengantar yang diberikan bahasa Inggris.”
Ruslan berharap momen wisuda bisa menjadikan kualitas pengajaran sekolah ke depan lebih baik lagi. Terpenting, mereka yang diwisuda dapat menerapkan apa yang telah diperoles selama belajar di Cipta Talenta.     Wisuda ditutup dengan penukaran kado dan peniupan lilin. Terakhir,  lempar toga bagi murid yang diwisuda. (cj9) 


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078