| Ayam Mati Mendadak |
|
|
|
| Rabu, 02 Desember 2009 12:40 | |||||||||
Wabah flu burung terjadi di Ogan Ilir (OI). Ratusan ayam di Desa Lorok dan
Perumahan Villa Bunga Mas, Kecamatan Inderalaya Utara mati mendadak dalam dua pekan terakhir. Tak kurang 290 ayam kampung milik warga Dusun I dan II Desa Lorok, Kecamatan Inderalaya Utara mati. Rinciannya 200 ayam kampung milik warga Dusun I dan 90 ayam milik warga Dusun II Desa Lorok. Empat ekor ayam kampung milik Rusmiati di Perumahan Villa Bunga Mas Kelurahan Timbangan positif diserang flu burung. Rusmiati, warga mengatakan, ayam kampung yang dipeliharanya mati mendadak Selasa (1/12) pagi. Tak ada tanda-tanda ayam yang dipeliharanya sakit atau terserang penyakit unggas lainnya. “Biasanya ayam yang akan mati terlebih dahulu sakit dan tak mau makan. Yang terjadi justru ayam mati secara mendadak,” ujarnya. Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan OI yang dipimpin Kabid Agribisnis dan Kesehatan Hewan dan Kasi Kesehatan Hewan drh Chalikul Bahri melakukan penelitian terhadap matinya 4 ekor ayam di Perumahan Villa Bunga Mas. Pemeriksaan secara cepat (rapid test) H5N1 terhadap kotoran ayam menyimpulkan ayam yang mati di Perumahan Villa Bunga Mas mati karena flu burung. ‘’Hanya dalam hitungan menit, dua garis muncul dari alat rapid test H5N1. Artinya ayam mati positif karena terserang virus H5N1 atau virus flu burung,” kata Khalikul Bahri. Menurutnya, munculnya virus H5N1 disebabkan banyak faktor. ‘’Apakah karena cuaca atau virus ayam potong yang dibeli di pasar. Virus cepat berkembang dalam hitungan hari dan menyerang ayam kampung atau unggas lainnya. Bisa saja ayam mati mendadak karena perubahan cuaca atau tertular ayam potong yang dibeli di pasar,” kata Chalikul. Upaya yang dilakukan agar virus tak menyebar, lanjutnya, akan dilakukan dengan cara disposal. Yakni membakar bangkai ayam yang mati dan menyemprot kandang ayam milik warga. “Hari ini (kemarin, red) kita akan mensterilisasi terhadap bangkai dan kandang ayam,” cetusnya. Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes OI Hendra Kudeta SKM langsung terjun ke lokasi. Upaya penyemprotan kandang ayam dengan racun malation langsung dilakukan. “Penyemprotan dilakukan untuk membasmi serangga di sekitar kandang ayam,” kata Hendra. Hendra belum bisa memastikan penyebab ayam mati mendadak di Desa Lorok. ‘’Apakah tetelo atau virus H5N1. Namun melihat ciri-cirinya, ayam mati karena terserang virus H5N1,” tukasnya. Syafei Said, warga Dusun I Desa Lorok mengatakan, ayam yang mati ditandai keluar cairan di mulut ayam dan jengger berubah warna. “Seluruh ayam mati ada yang dibuang di pinggir dusun dan ada juga yang dibakar,” kata dia. (33) .
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
SUMSEL
-
Gudang Terancam Ditutup, Menyimpan Limbah B3
Gudang bahan kimia di Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung ...Rabu, 28 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 7 -
Rumdin Masih Terbengkalai
Sejak selesai dibangun 2009, belasan rumah dinas (rumdin) yang seharusnya...Rabu, 28 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 25 -
Tak Dibayar 100 Persen
Menanam pohon di sisi kanan dan kiri jalan yang baru dibangun ...Rabu, 28 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 14 -
Jalur Sekayu-BHL Terancam Putus
Kondisi jalan kabupaten di Desa Sukarami Kecamatan Sekayu yang menghubungkan ke Kecamatan Batang...Rabu, 28 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 28 -
Harga Sembako tak Stabil
Menjelang Ramadan, harga sembako di pasaran menunjukkan...Selasa, 27 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 26 -
Bentuk Tim Anti-Bandit
Untuk menekan aksi kriminalitas sperti curanmor dan perampokan, ...Selasa, 27 Juli 2010
By - Ledian Yostariza - Hits: 40

Terbanyak Dibaca







![]() | Hari ini | 494 |
![]() | Kemarin | 4749 |
![]() | Total | 1203892 |
Sedang Online: 36
IP Anda: 38.107.191.112
Jul 30, 2010
IP Anda: 38.107.191.112
Jul 30, 2010





Wabah flu burung terjadi di Ogan Ilir (OI). Ratusan ayam di Desa Lorok dan
Perumahan Villa Bunga Mas, Kecamatan Inderalaya Utara mati mendadak dalam dua pekan terakhir. Tak kurang 290 ayam kampung milik warga Dusun I dan II Desa Lorok, Kecamatan Inderalaya Utara mati. Rinciannya 200 ayam kampung milik warga Dusun I dan 90 ayam milik warga Dusun II Desa Lorok. Empat ekor ayam kampung milik Rusmiati di Perumahan Villa Bunga Mas Kelurahan Timbangan positif diserang flu burung. 















