>> Home
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Pasok Bus ke Stasiun

PALEMBANG – Peningkatan arus mudik dari sejumlah terminal di kota ini, mulai meningkat pada lima hari sebelum (H-5) Idulfitri, kemarin (14/8). Prediksi, lonjakan terus terjadi hingga H-1.
Pantauan Sumatera Ekspres di stasiun kereta api (KA) misalnya. Jumlah penumpang melonjak 10 persen dibandingkan dengan saat normal sejak tiga hari lalu. Penumpang terbanyak berasal dari kelas ekonomi keberangkatan pagi.
Diprediksi, puncak arus mudik Kamis (16/8) mendatang atau H-3 Lebaran. Mengantisipasi membludaknya jumlah pemudik, manajemen PT KA Divre III.I Sumsel sudah berkoordinasi dengan Organda (organisasi pengusaha angkutan darat) dan Perum Damri.
“Jika penumpang tak tertampung dengan KA, maka pemudik dianjurkan naik bus. Dengan begitu, mereka tetap bisa mudik saat hari tersebut,” ujar Kepala Humas PT KAI Divre III.I, Sumsel, Jaka Jarkasih di Stasiun Kertapati, kemarin (14/8).
Lanjut Jaka, jika mereka tetap mau berangkat pada hari tersebut, akan disiapkan satu bus. Masing-masing, ke Tanjung Karang dan Lubuklinggau.
Soal harga tiket, tambah dia, ditentukan oleh pihak bus. “Kita hanya menyiapkan, harga tergantung mereka. Kita tak bisa menambah rangkaian untuk pemudik karena tidak ada gerbong tambahan," ungkapnya.
Gerbong tambahan yang ada, lanjut Jaka, pada KA Rajabasa dan Serelo yang memiliki fasilitas AC. "Total empat gerbong untuk KA Ekonomi AC, tujuan Tanjung Karang dan Lubuklinggau serta arah sebaliknya," jelasnya.
Saat ini, rangkaian KA Ekonomi menjadi 5 gerbong karena ada tambahan satu gerbong AC. Masing-masing gerbong, berkapasitas sekitar 100 orang. Sementara Limex Sriwijaya dan Sindang Marga, gerbong kelas eksekutif yang dioperasionalkan masing-masing hanya dua unit dan bisnis empat gerbong. Kapasitas gerbong eksekutif sebanyak 52 seat dan bisnis 64 seat.
Namun, sampai hari ketiga arus mudik lebaran, pihaknya masih sanggup mengatasi penumpang. “Karena belum puncaknya,” terangnya. Berdasarkan data per Minggu (12/8) lalu, jumlah penumpang ada 1.993 orang. Sedangkan Senin (13/8), naik hampir dua kali lipatnya mencapai 3.995 penumpang.
Selama lebaran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Brimob dan TNI. Jumlahnya sekitar 400 orang dan tersebar di setiap stasiun menjadi perlintasan dari Kertapati ke Tanjung Karang dan Lubuklinggau.
Ia mengungkapkan, usai lebaran pihaknya mendapat bantuan 10 gerbong dari pusat. “Akan dioperasionalkan 5 gerbong ke Tanjung Karang dan 5 gerbong ke Lubuklinggau untuk KA komersial.”
Bagaimana dengan angkutan di Terminal Karya Jaya? Kepala Terminal Karya Jaya, Kms Fauzi Azzali didampingi Kasubag TU Rusmaruddin mengatakan, puncak arus mudik diperkirakan H-3 nanti. Sebab, saat itu PNS sudah libur kerja dan mendekati lebaran. “Semua PO menyampaikan data ke terminal berapa jumlah penumpangnya. Jadi kita tahu berapa jumlahnya,” ujarnya.
Hanya, angkutan gelap yang tak melapor ke terminal tetap ada. Potensi cukup banyak, khususnya angkutan kota dalam provinsi (AKDP). “Jumlah AKAP (antar-kota antar-provinsi) yang memberikan data penumpang sebanyak 20 PO, sementara AKDP sekitar 30 perusahaan.”
Berdasarkan data miliknya, jumlah penumpang sejak Minggu lalu mencapai 3.123 orang atau naik 70 persen. Sementara Senin, menurun menjadi 2.989 orang. 
Bagaimana dengan transportasi udara? Sigit, Petugas Penjaga Posko Monitoring Angkutan Lebaran mengatakan, arus mudik di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang  hingga H– 5, masih tergolong normal. Bahkan, terjadi penurunan keberangkatan maupun kedatangan jika dibandingkan tahun lalu.
“Pada 2011 lalu, ada 26 pesawat yang dioperasionalkan. Sedangkan tahun ini 28 pada terminal kedatangan dan keberangkatan,” tukasnya.  Pada 2011 penumpang di-terminal kedatangan mencapai 3638 orang. Sedangkan 2012 sebanyak 3.312 orang dengan persentase penumpang hingga 73, 55 persen.
Nah untuk keberangkatan pada 2011 ada sekitar 3.563 orang dan 2012 mencapai 3.084  orang dengan persentase penumpang hingga 68.83. Terjadi  penurunan sekitar 13 persen. “Secara data ada enurunan jumlah penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan meski telah dilakukan penambahan ekstra flight. Ini untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang,” ucapnya lagi. 
Dikatakan, masih normalnya arus mudik karena lebaran berdekatan dengan hari kemerdekaan 17 Agustus. Mungkin, setelah apel atau upacara bendera, pemudik pulang kampung.
Dari informasi yang didapatkan, kedatangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengais rejeki di Malaysia akan terjadi peningkatan. Kemungkinan  pada H-3 lebaran.
Felusia Sengky Ratna, Kasubsi Lintas Batas Kantor Imigrasi Palembang mengatakan, jumlah penerbangan ke luar negeri khususnya Singapura dan Malaysia cukup banyak. Perkiraan, tujuan dua Negara tersebut untuk liburan, karena sudah trend penerbangan di SMB II tiap tahunnya. “Kalau yang mau berobat ke negara tersebut persentasenya sedikit.”
Sebaliknya, arus kedatangan TKI meningkat  pada tahun ini. Bahkan untuk hari ini pun sudah ada satu pesawat yang datang.  Namun, untuk jumlah akuratnya, Sengky, belum dapat mengatakannya secara pasti karena belum ada data rekap.
“Perkiraan ada peningkatan 30-40 persen lonjakan penumpang,” ujarnya lagi.
Dikatakan, pada H-5 kemarin, penebangan keluar negeri mengunakan pesawat Air Asia dengan tujuan ke Malaysia, ada 174 penumpang yang datang. Kemudian, 180 penumpang berangkat. 
Sementara itu, dari Singapura ada 47 penumpang yang datang dan 137 pesawat berangkat. “Saat ini, penerbangan tujuan internasional memang mengalami lonjakan dengan penerbangan keluarga negeri yakni Malaysia dan Singapura yang didominasi oleh warga keturunan,” jelasnya. (rei/cj4/gti/ce3) 



Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078