>> Home Metropolis Kecamatan Sampah Menumpuk di Sungai
Cemas Omzet Turun
PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiskan biaya obat-obatan, khus...Readmore
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
  • Cemas Omzet Turun

    PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiska...

  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Sampah Menumpuk di Sungai

LEBAK MULYO – Aliran anak Sungai Bendung di Jl Lebak Mulyo II, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning, dipenuhi tumpukan sampah. Rusdianto didampingi David, warga sekitar lokasi mengatakan, tumpukan sampah tersebut telah ada sejak Juli lalu.
“Musim kemarau membuat permukaan air menjadi dangkal sehingga sampah tidak dapat mengalir,” ujar Rusdi. Parahnya lagi, di bawah jembatan terdapat banyak tonggak kayu bekas pembangunan jembatan sehingga membuat sampah tersangkut.
Ia mengaku, pihaknya telah melapor kepada sejumlah pihak terkait, mulai dari RT, kelurahan hingga Dinas Kebersihan, meminta agar sampah tersebut segera diangkut. Sayangnya, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut.
Sebelumnya, kata Rusdianto, ada petugas yang rutin membersihkan sampah menumpuk tersebut tiga kali seminggu. Namun, sejak masuk musim kemarau hingga sekarang, tidak pernah lagi. “Padahal, sampah ini tidak hanya mengganggu penglihatan dan penciuman, tapi juga kesehatan warga,” cetusnya.
Selain sampah, di lokasi tersebut juga banyak ditemukan bangkai tikus, ayam, dan hewan lainnya. “Nah, kalau terus dibiarkan, lama-lama timbul penyakit. Apalagi, sebentar lagi kan masuk musim hujan,” cetusnya.
Sementara itu, Camat Kemuning, Altur Ardiansyah, melalui Sekretaris Camat, Romli mengatakan, sampah tersebut ada karena aliran sungai yang mendangkal sehingga mengakibatkan sampah yang ada tidak mengalir maksimal. Tapi, setelah permukaan air  meninggi, maka sampah tersebut akan mengalir. “Secepatnya kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membersihkan sampah tersebut,” tukasnya. (cj4)


Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078