| Prakarsai Hotel Syariah |
|
|
|
| Senin, 26 Juli 2010 22:05 | |||||||||
Memasuki tahun ketiganya, Hotel Duta menargetkan menjadi
yang pertama dalam menghadirkan hotel bernapaskan syariah di Palembang. Saat ini, untuk persiapan hotel syariah itu telah mencapai 95 persen dan direncanakan pada tahun ini dapat segera beroperasi.Hal tersebut disampaikan pemilik Hotel Duta, H M Sholeh pada peringatan HUT ke-3 bisnis penginapan yang dipimpinnya. “Hotel Grand Duta yang dalam tahap penyelesaian nantinya akan menganut konsep syariah,” beber pria yang lebih akrab dengan nama Cek Mamad di Ballroom Hotel Duta kemarin (25/7). Karena, menganut sistem syariah, Grand Duta kelak tidak akan bisa menerima pasangan yang bukan muhrim. Memang untuk peraturan tersebut sengaja dibuat lebih ketat agar citra hotel berbintang dua yang ada di Jl Brigjen Dhani Effendi itu tidak tercemar dengan aktivitas prostitusi. “Sementara, bagi pasangan yang tidak suami-istri tidak akan kami terima di Grand Duta. Jadi, bagi pasangan yang ingin menginap harus melampirkan surat nikah resmi yang menyatakan suami-istri,” lanjut Mamad. Jadi menurutnya, yang dibatasi adalah perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari norma-norma agama. Meskipun begitu, bukan berarti hotel tersebut diperuntukkan bagi umat muslim saja. Melainkan semua tamu apa pun agamnya tetap diterima. Hanya saja, hotel tersebut tidak diperuntukkan bagi pasangan bukan suami-istri yang ingin berbuat mesum. “Makanya, bagi tamu yang bukan suami-istri, janganlah datang ke sana (Grand Duta). Karena, sudah jelas kami akan menolak mereka apa pun alasannya,” tegas Mamad. Ia pun optimistis dengan menganut konsep syariah hotel tersebut akan tetap diminati masyarakat, khususnya dari kalangan masyarakat yang religius. Grand Duta rencananya bakal diresmikan pascalebaran. Untuk tahap pertama, hotel itu baru akan menyediakan 110 kamar. Namun, dipastikan jumlah kamarnya lebih banyak dari Hotel Duta yang ada sekarang sebanyak 140 kamar. Ditanya mengenai nilai investasinya, Mamad enggan menyebutkan, dengan alasan saat ini pihaknya belum melakukan rekapitulasi terhadap pengeluaran untuk pembangunan hotel tersebut. Pada peringatan hari jadinya itu, Hotel Duta mengundang santri dan Ponpes Al Amalul Khair dan menyantuni sebanyak 300 anak panti asuhan se-Kota Palembang.(mg15)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|

KECAMATAN
-
Kecamatan Plaju Tidak Kebagian Telur
Hari terakhir pasar murah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel untuk ...
-
PT Pos Siapkan Kartu Lebaran Gratis
Kartu lebaran mulai coba dibangkitkan kembali oleh PT Pos. Sejak era SMS ...
-
SMAN 6 Gelar Baksos
Sebagai sekolah berbasis Imtak (Iman dan Takwa) SMA Negri 6 Palembang ...
-
Pasukan Kuning Dapat Bantuan Lebaran
Pasukan kuning Kota Palembang dapat tersenyum lega. Karena Pemkot Palembang ...
-
Remajakan 6 km Pipa Minyak
Beberapa hari belakangan sejumlah petugas dari PT El Nusa Palembang sibuk ...
-
Bakar Bendera Malaysia, Polisi Berang
Demo anti Malaysia masih terus bergulir. Kemarin (3/9), puluhan warga yang menamakan ...

Terbanyak Dibaca
- Harga Baru Mitra Bisnis Sumatera Ekspres (25574)
- Tamara Bleszynski Main Film Panas (21049)
- Harga Baru Society Biz Sumatera Ekspres (20700)
- Tamara Bleszynski Main Film Dewasa (18785)
- Kemungkinan Memang Luna Maya? (10614)
- 2010, Gaji TNI Naik Lima Persen (8657)
- Anang-Syahrini “Berjodoh” (7748)
- “YU Itu Bukan Yuniza Umirtuningsih!” (7504)





Memasuki tahun ketiganya, Hotel Duta menargetkan menjadi
yang pertama dalam menghadirkan hotel bernapaskan syariah di Palembang. Saat ini, untuk persiapan hotel syariah itu telah mencapai 95 persen dan direncanakan pada tahun ini dapat segera beroperasi.












