Pasar 9-10 Ulu Masih Kotor PDF Cetak E-mail
Selasa, 27 Juli 2010 20:05
Kondisi pasar yang menjadi pusat perekonomian masyarakat di Kelurahan 9-10 Ulu masih perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan pengelola pasar. Di beberapa titik, masih terlihat sampah yang menumpuk di sekitar pasar. “Memang setiap hari sampah di sini selalu dibersihkan petugas. Tapi, yang namanya pasar, setelah sampah diangkut siang harinya akan kembali menumpuk,” ujar Ali, warga sekitar Pasar 9-10 Ulu, saat ditemui di lokasi parkir Pasar 9-10 Ulu kemarin.
Menurutnya, selain menyebabkan bau tidak sedap yang ditimbulkan dari tumpukan sampah, kondisi ini juga akan membuat kemacetan jalan di Pasar 10 Ulu. “Setiap hari kita harus menghirup bau tidak sedap dari sampah yang belum dibersihkan tadi. Untuk itu, kebersihan lokasi pasar harus terus menjadi perhatian,” tukasnya.
Sehubungan dengan itu, dirinya juga mengharapkan kepada dinas terkait dan juga pengelola pasar hendaknya dapat terus memerhatikan kebersihan pasar. “Kita cuma ingin agar sampah ini terus dibersihkan hingga tidak menumpuk. Dikarenakan, kita bosan dengan aroma tidak sedap dari sampah yang kerap menumpuk,” sambungnya.
Fitri (31), warga RT 14 Kelurahan 13 Ulu menyebutkan, dengan kondisi seperti ini akan mengurangi jumlah warga yang akan berbelanja ke pasar tersebut. “Bila warga yang berbelanja akan berkurang, maka akan berdampak pada keuntungan yang diraih oleh pedagang. Maka itu, kebersihan kondisi pasar juga harus terus diperhatikan oleh pedagang dan pengelola pasar,” ulasnya.
Sementara, bagi pemerintah, ia berharap agar petugas kebersihan selalu disiapkan di sekitar lokasi pasar. Bila memungkinkan, menambah armada kebersihan dan tempat sampah di sekitar areal pasar. “Mungkin selama ini telah dibersihkan. Tapi, bila dilakukan penambahan armada dan pasukan kuning, setidaknya akan mengurangi jumlah sampah,” tuturnya.
Lurah 9-10 Ulu, Gunawan menjelaskan, pihaknya terus mengimbau para pedagang dan pengelola pasar untuk terus memerhatikan kebersihan pasar. “Kita rutin memberikan imbauan ke pedagang dan pengelola pasar untuk mengingatkan agar sampah yang dibuang di dalam tempat sampah yang sudah disediakan. Jangan sampai sampah tersebut meluber hingga ke jalan,” ungkapnya.
Ia pun menyebutkan, setiap dilakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pedagang, selalu diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuang sampah ke dalam saluran air. “Bila sudah seperti ini, kita sendiri yang akan rugi. Ini akan menjadi perhatian serius dari Kelurahan 9-10 Ulu untuk menjaga kebersihan pasar ini dari sampah,” pungkasnya. (mg23)     

Comments
Add New Search
Beri Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

KECAMATAN

Stop
Play