| Deprepsi, Bujang Tua Bakar Diri |
|
|
|
| Kamis, 29 Juli 2010 01:59 | |||||||||
Diduga depresi, Aswar (50) alias Angguk, warga Desa Simpur,
Kecamatan Gumay Ulu, nekat membakar dirinya sendiri sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin. Bujang tua itu pun tewas dengan kondisi tubuh gosong di dalam pondok kebun kopi miliknya, di Desa Simpur. Informasi yang dihimpun Sumatera Ekspres, korban Aswar tinggal sendirian di pondok tersebut. Saudaranya yang lain sudah bekeluarga dan menetap di Kota Lahat. Yudisah, adik ipar korban menduga korban sengaja membakar pondoknya. “Itu baru dugaan. Ketika kejadian saya bekerja di kebun dekat pondok yang terbakar itulah. Memang tidak lihat langsung kejadiannya. Sebab, agak jauh ke arah hutan. Warga yang beritahu saya kalau pondok Agguk dilalap api,” ungkapnya lagi. Ia lantas bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP). Di sana, warga sudah berkerumum dan bahu membahu memadamkan api. Setelah api dapat dikuasai, ia menemukan sosok Aswar alias Angguk dalam kondisi hangus. Seluruh tubuhnya hitam dan berbau pengat sehingga sulit mengenali fisik korban. “Saat ditemukan posisi korban tepat di bawah seng.” Lanjutnya, ia menduga penyakit depresi yang sudah lama diidap oleh anak pertama dari enam bersaudara itu, kambuh. Penyebabnya, kemungkinan karena ditinggalkan oleh adik-adiknya yang sudah berkeluarga. Ditambah lagi, korban kini masih berstatus bujang tua. Kejadian ini sebetulnya yang kedua. Sebelum ini, korban pernah membakar rumahnya di wilayah Pasar Bawah Lahat. Hanya, aksi nekat korban tersebut cepat diketahui warga. “Sejak itu, ia dimasukkan keluarganya ke dalam Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Palembang selama tiga bulan,” katanya. Kapolres Lahat AKBP Drs Iwan Yusuf Chairudin melalui Kapolsek Pulau Pinang AKP Suparman mengatakan, kejadian tersebut murni percobaan bunuh diri yang dilakukan korban. “Memang benar bahwa korban sudah lama terganggu jiwanya,” katanya. (18/jpnn)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|

BERITA UTAMA
-
Merasakan Berpuasa di Jerman
Bagaimana rasanya menjalani puasa Ramadan di ...
-
Lego Baju Panggung Pertama
Menginjak usia sembilan bulan kehamilan, tubuh ...
-
Dihibur Artis-Bintang Iklan
Menyambut Idulfitri atau Lebaran, sejumlah ...
-
Bidan Puskeskel Berkelit
Sempat sebelumnya mangkir, kemarin (7/9) bidan Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeskel) Sekip Jaya meme...
-
Keselamatan Penumpang Prioritas
Keselamatan dan kenyamanan penumpang mudik ...
-
Standar Nasional, Minim Rambu
Memastikan tak ada hambatan di jalur lintas ...
-
Brimob Amankan Mapolsek
Sedikitnya 10 personel Brimob Petanang, Kota Lubuklinggau turun mengamankan Mapolsek Rawas Ulu yang ...

Terbanyak Dibaca
- Harga Baru Mitra Bisnis Sumatera Ekspres (26025)
- Tamara Bleszynski Main Film Panas (21183)
- Harga Baru Society Biz Sumatera Ekspres (21079)
- Tamara Bleszynski Main Film Dewasa (19073)
- Kemungkinan Memang Luna Maya? (10677)
- 2010, Gaji TNI Naik Lima Persen (8731)
- Anang-Syahrini “Berjodoh” (7815)
- “YU Itu Bukan Yuniza Umirtuningsih!” (7562)





Diduga depresi, Aswar (50) alias Angguk, warga Desa Simpur,
Kecamatan Gumay Ulu, nekat membakar dirinya sendiri sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin. Bujang tua itu pun tewas dengan kondisi tubuh gosong di dalam pondok kebun kopi miliknya, di Desa Simpur. 












