>> Home
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Tabrak Tebing, Sukhoi Sisakan Ekor

JAKARTA - Reruntuhan pesawat Sukhoi Super Jet 100 dengan nomor registrasi penerbangan RA 36801 ditemukan di ketinggian 5.800 feet atau sekitar 1.760 meter di atas permukaan laut. Sukhoi nahas tersebut ditemukan menabrak tebing yang masuk wilayah Kampung Batu Lapak, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat.
Reruntuhan pesawat ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja, Bogor, sekitar pukul 09.05 WIB. Dua pesawat helikopter Super Puma yang dikerahkan Lanud Atang Sendjaja dan satu helikopter Bolcow milik Basarnas menelusuri jalur penerbangan Sukhoi dari lokasi kontak terakhir di koordinat 06 derajat 43 menit 08 detik lintang selatan dan 106 derajat 43 menit 15 detik bujur timur ke arah Pelabuhan Ratu.
Tak jauh dari lokasi kontak terakhir Sukhoi, Mayor Penerbang Mayor Pnb Muhammad Riza Yudha Fahlefie dari Skadron Udara 6 yang menerbangkan Helikopter Super Puma nomor regristrasi H 3214 melihat reruntuhan pesawat dalam koordinat 06 derajat 42 menit 61,3 detik lintang selatan dan 106 derajat 44 menit 41,2 detik bujur timur.
“Koordinat lokasi sudah diketahui, namun situasi di darat belum terlihat dari udara karena lebatnya vegetasi,” ujar Mayor Ali Umri Lubis, kepala penerangan Lanud Atang Sendjaja, Bogor.
Komandan Korem Bogor Kolonel Infantri AM Putranto, mengatakan, kondisi pesawat hancur. Meski demikian, Putranto berharap ada korban yang selamat. “Pesawat pecah. Kita berdoa saja penumpangnya selamat,” katanya.
Berdasarkan foto udara yang diambil Kopilot Letnan Satu (Pnb) Budiono pada pukul 09.10, terlihat reruntuhan berada di bawah tebing curam dengan ketinggian sekitar 2.500 kaki. Badan pesawat bagian depan hancur dan menyisakan bagian ekor pesawat yang berwarna biru dengan gambar logo segitiga khas Sukhoi. Diduga, pesawat menabrak tebing dengan kecepatan tinggi, sekitar 800 kilometer per jam, sehingga bagian depan pesawat hancur.
Lokasi jatuhnya pesawat hanya sekitar 2,5 kilometer dari Kawah Ratu atau tak jauh dari lokasi penemuan bangkai pesawat Cassa 212 milik TNI AU yang jatuh pada 2008 dan menewaskan 18 orang penumpangnya. Berdasarkan perhitungan Tim SAR, posisi penyelamatan paling dekat adalah Desa Cijeruk yang berada dalam jangkauan sekitar 1,7 Nautical Mile atau sekitar tiga kilometer dari desa terdekat.
Meski demikian, terdapat laporan bahwa masyarakat kampung Loji, Desa Cipelang, Bogor, juga menemukan serpihan kecil badan pesawat yang diduga milik Sukhoi naas tersebut. Karena itu, Basarnas memindahkan Posko Utama dari Cidahu di Sukabumi ke Balai Embrio Ternak di Cipelang, Bogor. Dari Posko tersebut, posisi terakhir Sukhoi diperkirakan hanya tiga kilometer.
Kemarin, petugas SAR telah membuat helipad di lapangan desa Cipelang yang rencananya akan digunakan untuk mengevakuasi korban setelah dibawa dengan jalur darat dari lokasi penemuan pesawat. Untuk keperluan evakuasi tersebut, Basarnas telah menyiapkan empat helikopter milik PMI di Sentul dan dua heli Super Puma milik TNI AU di Lanud Atang Sendjaja, Semplak, Bogor.
“Korban selamat dirujuk ke Rumah Sakit Salak dan RS PMI di Bogor. Untuk yang meninggal dunia akan langsung diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusumah untuk diautopsi di Rumah Sakit Kramatjati di Jakarta,” terang Putranto. (dim/kuh/ken/ce1)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078