Ingat, Jangan Ada Kegaduhan Lagi

Menpora Imam Nahrawi. Foto: JPG

JAKARTA – Kemenpora menjadwalkan verifikasi proposal 40 induk cabang olahraga untuk persiapan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pekan depan. Saat ini, tinggal olahraga golf dan kabbadi yang belum mengajukan proposal. Keduanya masih ditunggu. Jika proses berjalan mulus, pelatnas atau pemusatan latihan nasional untuk Asian Games 2018 akan serentak dieksekusi 2 Januari tahun depan.

Sesmenpora Gatot Dewa Broto menjelaskan, masing-masing cabang olahraga mengajukan program pelatnas dengan anggaran bervariasi. Nilainya bergantung jumlah atlet, tempat training center (TC) dan uji coba. “Kami optimistis 2 Januari itu sudah bisa mulai Pelatnas dan anggaran tidak tersendat lagi. Pak Wapres (Jusuf Kalla) juga berpesan jangan sampai ada kegaduhan lagi, baik itu keuangan maupun administrasi,” terang Gatot.

Maklum saja, persiapan Asian Games 2018 memang penuh cerita. Sebelumnya, Sekjend Komite Olimpiade Indonesia Dody Iswandy dan bendaharanya Anjas Rivai, masuk bui karena menggelapkan uang sosialisasi Asian Games 2018 pada 2015. Sosialisasi dilakukan di beberapa kota di Indonesia. Kebetulan, mereka diberikan tugas menjadi orang yang mengatur aliran dana dari APBN kala itu. Besarannya Rp61,3 miliar. Keduanya divonis hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 3 bulan dalam kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018 di Sidang Tipikor Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis malam (26/10).

Baca Juga :  Sosialisasi Asian Games Sampai ke Luwu Timur

Pada Rabu kemarin (20/12), ada rapat Asian Games di Kantor Wapres RI Jusuf Kalla. Acara yang didahului makan siang itu dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi, Menpupera Basuki Hadi Muljono, Wakil Ketua Inasgoc Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto dan perwakilan 40 cabang olahraga. Dalam kesempatan itu, Gatot menjelaskan jika Wapres Jusuf Kalla mewanti-wanti soal target.

“Pak Wapres berpesan, menembus 10 besar itu masih menjadi fokus kita. Harus bisa. Sayang jika infrastruktur oke, tetapi prestasi tidak bagus, rakyat pasti akan sedih. Lagu Indonesia Raya harus diperdengarkan sebanyak mungkin untuk merayakan medali emas,” terang Gatot.

Pada Asian Games ke-18 tahun 2018 perebutkan 462 emas dari 40 cabang olahraga. Untuk masuk 10 besar, mengacu pada peringkat even sebelumnya Indonesia minimal harus koleksi 10 emas. Agar target mulus, pemerintah sudah dialokasikan Rp735 miliar untuk danai pelatnas Asian Games 2018.

Pria asal Jogjakarta ini menambahkan jika Wapres Jusuf Kalla juga berharap pelatnas berkelanjutan dengan kegiatan berikutnya. Toh, fasilitas termasuk infrastruktur sudah disiapkan dengan baik. Mengingat, setelah Asian Games 2018, Indonesia sudah ditunggu Olimpiade 2020 Tokyo. Karena itu, cabang olahraga harus bisa memanfaatkan momentum ini untuk bangkit karena kini semua tergantung pada keseriusan pengurus cabang olahraga setelah memberikan fasilitas secara penuh. (kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!