Ingin Akhir Manis

Marckho Sandy. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Sriwijaya FC jamu Perseru Serui, pada partai terakhir putaran pertama Liga 1 2017. Laga tunda pekan ke-12 ini akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu malam, pukul 18.30 WIB.

Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, dalam lima laga terakhirnya tampil tidak begitu baik. Tercatat Yu Hyun Koo bersama rekan-rekan hanya mampu memetik satu kemenangan. Bahkan dalam tiga laga terakhir selalu bermain imbang, termasuk ditahan Persipura 2-2 pada pekan ke-15, (30/7).

Kini klub kebanggaan masyarakat Sumsel menempati posisi ke-15 klasemen sementara dengan meraih 20 poin dari 16 laga. So, guna mengakhiri putaran pertama dengan hasil manis dan mengubah posisi klasemen lebih baik, mereka wajib mengalahkan Perseru.

Ya, jika menang pada laga pamungkas atau tambahan tiga poin skuadra Hartono Ruslan bisa finis pada posisi 13 (total 23 poin). Klub kebanggaan S-Man, Singa Mania dan Ultra Palembang ini finis di atas Semen Padang (22 poin) dan Persib Bandung (21 poin) pada tempat 14 dan 15.

Namun jika hanya mampu imbang apalagi kalah, maka tetap akan terdampar di bibir zona degradasi. “Terlebih, pertandingan akan berlangsung di stadion kita. Untuk menang pasti wajib. Tetapi semua itu perlu kerja keras,” tutur pelatih caretaker Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.

Baca Juga :  Rindu Poin Tandang

Pelatih asal Solo ini punya alasan, mengapa laga ini begitu berat untuk anak buahnya. Selain karena masih dibayangi tiga partai belum sekalipun menang, Sriwijaya FC juga dipastikan dalam kondisi pincang.

Beberapa pilar penting di line up utama, dipastikan absen. Seperti winger kiri Hilton Moreira (akumulasi kartu), bek kiri Zalnando (akumulasi kartu) dan Tijani Belaid (pulang kampung ke Tunisia). Sedangklan beberapa pemain lagi seperti Bobby Satria, Beto Goncalves, Ichsan Kurniawan, masih kelelahan lantaran jadwal padat.

“Mepetnya waktu, jadwal satu bulan ini membuat kami saat berat sekali. Bisa dibilang ini jadwal paling ekstrem untuk kita. Tetapi apa pun yang terjadi sebagi pemain kita tidak boleh mengeluh. Tetap laga besok (hari ini, red), harus tampil all out, demi kejar tiga poin menjadi target kita,” jelasnya.

Kondisi berbeda justru dialami Perseru Serui. Ini lantaran tim berjuluk Cendrawasih Jingga ini sedang mengalami tanda positif. Dalam lima pertandingan terakhir, Arthur Bonai bersama kolega berhasil meraih 2 kemenangan, 2 kali meraih hasil imbang dan 1 kali menelan kekalahan. Dimana dilaga terakhir mereka mengalahkan Persib 2-1 di Serui, (29/7).

Saat ini Perseru Serui menempati posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1 atau zona merah dengan berhasil meraih 14 poin dari 16 laga yang mereka jalani. Mereka tentu akan mencoba meraih poin dari Bumi Sriwijaya kali ini. “Perserui tim yang bagus. Itu bisa dilihat dari, rekor pertemuan mereka melawan Arema FC, Madura United, bahkan Persib Bandung selalu sulit untuk mengalahkan mereka. Ini yang harus kita antisipasi nanti,” jelasnya.

Baca Juga :  Perang Para Mantan

Sementara itu, gelandang Sriwijaya FC Ichsan Kurniawan juga tidak menampik, terporsirnya tenaga saat meladeni jadwal padat. “Pastinya kalau pemain jelas capek, untuk hadapi jadwal padat seperti ini. Tetapi semua itu, tetap kita tanggapi dengan semangat tinggi, untuk laga nanti bisa meraih hasil terbaik. Kita harus menang,” jelas alumni SONS itu.

Terpisah, Pelatih Perseru Serui, Agus Yuwono, mengakui, menghadapi Sriwijaya FC juga jadi tantangan berat. Tetapi, dengan persiapan yang sudah cukup mantang, plus modal kemenangan laga terakhir lawan Persib membuat timnya bersemangat.

“Kita cukup siap menghadapi Sriwijaya FC. Mental anak-anak pun sedang baik, paska kemenangan lawan Persib. Terget kami minimal bisa raih 1 poin, dan sangat bersyukur jika nanti bisa dapat tiga poin,” ungkapnya.

“Kami juga tidak pernah melihat kondisi tim lawan, apakah di laga terakhir seperti apa. Tidak adanya Hilton atau pemain manapun, bagi kami selalu tanamkan untuk fokus seperti menghadapi tim yang dalam kondisi full,” tambahnya.

Perserui sendiri kemungkinan tidak bisa menurunkan satu pemain utamanya, Tonny Roy Ayomi, lantaran akumulasi kartu. Tetapi itu, tidak menjadi halangan, mengingat masih ada beberapa pilar belakang dianggap Agus bisa jadi pengganti. “Yang jelas pemain harus konsentrasi di laga nanti, fokus disiplin untuk menjaga seluruh pergerakan pemain Sriwijaya,” pungkasnya. (cj11/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!