Ini Alasan KPU Belum Tentukan Sikap

Yusri Ihza Mahendra usai sidang ajudikasi di Bawaslu, Ahad (4/3). foto: jpnn.com

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) masih pikir-pikir terhadap Keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) yang memerintahkan lembaga penyelenggara pemilu tersebut meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019. Komisioner KPU Hasyim Ashari mengaku lembaganya belum mengambil keputusan.

“Hasil pleno kali ini belum memutuskan terkait dengan apakah menindaklanjuti putusan Bawaslu untuk memenangkan PBB sebagai salah satu parpol peserta pemilu 2109. Karena sampai saat ini kami belum menerima salinan surat keputusan Bawaslu tentang itu,” ujarnya Senin (5/3) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat.

KPU menunggu surat resmi agar dalam pleno pengambilan keputusan sudah ada dasarnya. “Kita mau memutuskan apakah kemudian kita akan bisa banding, di UU sekarang kan ataupun kita memutuskan PBB sebagai peserta pemilu 2019. Selain meloloskan, KPU katanya punya opsi kedua yakni mengambil langkah banding terhadap putusan tersebut.

“Di UU kan gitu kita bisa melakukan banding atau melaksanakan putusan Bawaslu tersebut,” lanjutnya.

Hasyim tidak mau mengomentari opsi apa yang akan diambil dalam pleno. Namun KPU memiliki waktu 3 hari untuk melaksanakan perintah putusan. “Artinya kita melihat beberapa fakta-fakta persidangan dan juga putusan yang ada di surat Bawaslu tersebut. Kita sedang menunggu nih apakah akan dikirim hari ini karena kan dalam putusan Bawaslu kita harus melaksanakan paling lambat tiga hari,” ungkapnya. (ran)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!